Nikmatnya Minuman dalam Kemasan, Sebandingkah dengan Risikonya?

Nikmatnya mengonsumsi minuman dalam kemasan yang dingin saat hari sedang terik tentu tidak ingin Anda lewatkan. Sayangnya, minuman dalam kemasan tidak baik jika dikonsumsi rutin dan sering. Mengapa demikian? Kandungan terbesar pada minuman dalam kemasan adalah air dan gula yang berupa pemanis buatan. Hal tersebut membuat minuman dalam kemasan menjadi tinggi kalori namun minim nutrisi. Jika mengonsumsi minuman kemasan terlalu sering dan rutin, risiko berbagai penyakit kronis juga semakin besar. 

Bahaya mengonsumsi minuman dalam kemasan terlalu sering

Kandungan gula dalam minuman kemasan cukup dominan. Selain itu, gula yang digunakan biasanya merupakan pemanis buatan seperti sirup jagung tinggi fruktosa atau sukrosa. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman kemasan 6 gelas setiap minggunya dapat meningkatkan risiko kematian hingga 6%. Berbagai penyakit yang mungkin ditimbulkan akibat terlalu sering mengonsumsi minuman dalam kemasan di antaranya yaitu: 

  • Obesitas
  • Kerusakan gigi
  • Penyakit jantung
  • Penyakit ginjal
  • Diabetes
  • Kolesterol tinggi
  • Risiko terkena kanker meningkat

Berbagai kandungan minuman dalam kemasan

Hampir semua minuman dalam kemasan memiliki kandungan bahan yang tidak sehat. Salah satu atau lebih dari bahan tersebut biasanya terkandung dalam minuman kemasan dan prosentasenya cukup tinggi. Berikut ini beberapa kandungan yang cukup sering ditemui dalam minuman kemasan. 

  1. Soda

Minuman kemasan yang mengandung soda atau berkarbonasi banyak dijual di pasaran dan jenisnya pun beraneka ragam. Minuman dengan kandungan soda setara dengan 10 sendok makan gula, lho! Kadar gula yang sangat tinggi tersebut dapat memicu terjadinya penyakit diabetes terutama jika dikonsumsi berlebihan. 

Selain itu, pada minuman berkarbonasi biasanya juga ditambahkan asam fosfat yang mampu meminimalkan rasa manis. Hal itulah yang membuat banyak orang tidak menyadari bahwa kandungan gula dalam minuman kemasan berkarbonasi tinggi sebab rasanya tidak terlalu manis. Asam fosfat berlebihan akan membuat terganggunya penyerapan kalsium dalam tubuh sehingga memicu berbagai penyakit seperti obesitas, diabetes, kerusakan gigi, serta osteoporosis. 

  1. Alkohol 

Kandungan alkohol juga bisa ditemui pada berbagai minuman kemasan khusus. Meski minuman beralkohol memiliki izin edar ketat dan hanya boleh dikonsumsi dengan minimal umur 21 namun bahayanya malah lebih besar dibandingkan soda. Etanol yang merupakan senyawa psikoaktif ada dalam minuman beralkohol. Etanol tersebut mampu menurunkan tingkat kesadaran orang yang mengonsumsi alkohol. 

Tidak hanya itu, minuman beralkohol juga dapat merusak organ tubuh terutama jika dikonsumsi berlebihan dan jangka panjang. Fungsi hati dan liver biasanya akan paling terkena dampak buruk dari alkohol. Hal tersebut dikarenakan adanya penebalan lemak hati yang tidak larut dalam darah. 

  1. Minuman berenergi

Banyak minuman dalam kemasan berenergi yang dijual bebas di pasaran. Secara klaim, minuman tersebut menyehatkan dan mampu meningkatkan stamina tubuh. Harga minuman berenergi yang jauh lebih murah dibandingkan vitamin seringkali menjadi alasan masyarakat mengonsumsinya. Padahal, mengonsumsi minuman energi kemasan berlebihan dapat berbahaya bagi tubuh. Efek yang timbul yaitu sulitnya berkonsentrasi, nutrisi tubuh tidak seimbang, serta memicu berbagai penyakit. 

Seseorang yang mengonsumsi memang akan merasa bugar dan semangat sepanjang hari. Hal itu dikarenakan komposisi kafein dan gula yang terkandung di dalamnya. Sayangnya, gula dan kafein rentan memicu risiko penyakit jika dikonsumsi berlebihan dan terus menerus. 

Tips membatasi konsumsi minuman dalam kemasan

Minuman dalam kemasan memang berbahaya jika dikonsumsi terlalu sering. Akan tetapi bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsinya sama sekali. Anda hanya perlu membatasi konsumsinya sehingga tidak membahayakan tubuh. Cobalah ikuti tips berikut untuk membantu membatasi konsumsi minuman kemasan. 

  • Pahami tentang batas konsumsi gula harian yang wajar. Batasan gula untuk anak-anak yaitu 12 hingga 2 gram/hari. Untuk orang dewasa yaitu tidak lebih dari 50 gram/hari (setara 509 sendok teh). Sedangkan dalam minuman dalam kemasan kadar gulanya bisa mencapai 17 gram. 
  • Imbangi dengan gaya hidup yang sehat. Agar proses tubuh mencerna minuman dalam kemasan lebih cepat, maka Anda perlu menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, istirahat cukup, serta mengendalikan berat badan. 
  • Jangan jadikan kebiasaan rutin. Anda boleh mengonsumsi minuman dalam kemasan namun selalu ingat bahwa minuman rutin yang sehat adalah air putih. Anda bisa mengonsumsi minuman kemasan dalam acara perayaan tertentu misalnya ulang tahun atau hari raya. 

Tips Menjaga Kesehatan Kulit dan Kelamin

Menjaga kesehatan kulit dan kelamin bisa dilakukan dengan menjalankan pola hidup sehat dan dan rutinitas yang tepat agar tubuh tetap sehat dan terawat. Misalnya, untuk kesehatan kulit wajah, Anda akan terhindar dari kulit kusam atau jerawat. Sedangkan untuk kebersihan kelamin bisa menjaga Anda dari berbagai infeksi dan penyakit. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan kulit dan kelamin yang bisa diterapkan.

13 Jenis Penyakit Kulit yang Paling Banyak Dialami Orang Indonesia

Rutin Mencuci Muka

Cara pertama menjaga kesehatan kulit dan kelamin adalah dengan rajin membersihkannya, termasuk mencuci muka. Mencuci muka bertujuan untuk membersihkan sisa make up, minyak, dan kotoran di wajah setelah seharian beraktivitas. Namun sebelum mencuci muka, Anda harus membersihkan wajah dulu menggunakan pembersih make up. Gunakan sabun pembersih wajah yang cocok di kulit Anda menggunakan air hangat untuk membilas. Setelahnya keringkan wajah menggunakan handuk yang lembut.

Lindungi dari Sinar Matahari Langsung

Berjemur di bawah sinar matahari memang baik untuk tubuh, tetapi jika Anda berdiam diri di bawah matahari pada pukul 10.00 – 16.00 justru bisa mengakibatkan berbagai masalah kulit seperti munculnya keriput dan bintik-bintik penuaan bahkan kanker kulit. Sebelum pergi ke luar ruangan, pastikan untuk menggunakan sunscreen yang mengandung SPF minimal 30. Oleskan ke kulit 20 menit sebelum ke luar rumah dan ulangi setiap 2 jam sekali jika Anda melakukan aktivitas outdoor.

Gunakan Produk Perawatan Kulit yang Tepat

Menggunakan produk perawatan yang tidak cocok untuk Anda justru bisa mengganggu kesehatan kulit dan kelamin. Misalnya jika Anda memiliki kulit kering, hindari pelembap dengan kandungan alkohol. Sedangkan untuk kulit berminyak, hindari pelembap berbahan dasar air. Kondisi kulit juga bisa berubah tergantung berbagai faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu penting memilih produk perawatan kulit yang tepat sesuai jenis kulit agar kulit tetap sehat dan berkilau.

Tidur yang Cukup

Selama tidur, tubuh akan meregenerasi kulit, otot, dan sel darah. Selain itu tubuh juga memproduksi kolagen baru yang dapat mencegah pengenduran kulit, menghilangkan lingkaran hitam di area mata, mencegah tanda penuaan, serta membuat kulit terlihat lebih cerah. Oleh karena itu, orang dewasa disarankan untuk tidur selama 7-8 jam setiap malamnya. 

Sedangkan untuk menjaga kesehatan kelamin, Anda bisa melakukan hal di bawah ini:

Jaga Agar Tetap Bersih dan Kering

Menjaga kebersihan tubuh merupakan hal penting untuk dilakukan agar kesehatan kulit dan kelamin tetap sehat. Baik pria maupun wanita, organ intim yang tidak terjaga bisa memicu terjadinya infeksi, mengeluarkan bau menyengat, menjadi tempat tinggal jamur dan mengakibatkan penyakit. Salah satu cara agar kelamin tetap sehat yaitu menjaga bagian tersebut tetap bersih dan kering. Terutama bagi wanita yang cenderung mudah mengalami basah karena berkeringat atau keputihan.

Hindari Sabun dengan Kandungan Pewangi

Jika ingin menggunakan produk pembersih, maka hindari sabun dengan kandungan pewangi karena bisa menyebabkan iritasi pada area kelamin. Untuk pria, hindari menggunakan bedak atau deodoran di area kelamin. Sedangkan untuk wanita, membersihkan vagina menggunakan sabun pencuci bisa mengganggu keseimbangan bakteri alami di area kewanitaan. Jika masih ingin menggunakan sabun untuk membersihkan organ intim, Anda bisa memilih sabun dengan label hypoallergenic.

Mengganti Pakaian Dalam Secara Rutin

Mengganti pakaian secara rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dan kelamin. Jarang mengganti pakaian dalam bisa menimbulkan bau tidak sedap pada area kelamin, muncul ruam kemerahan pada kulit, menimbulkan infeksi jamur hingga infeksi saluran kemih. Gunakan pakaian dalam berbahan katun atau sutra yang dapat menjaga kelembapan dan membatasi keringat.

Diare dan Muntah? Obati dengan Obat dari Interbat

Diare dan muntah merupakan gejala umum yang dapat terjadi pada banyak orang, tidak peduli usia, dan jenis kelamin, mulai dari bayi hingga orang dewasa. Dalam banyak kasus, kedua gejala tersebut disebabkan karena keracunan makanan dan akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari. Mendapatkan cukup istirahat dan minum banyak air untuk menghindari dehidrasi biasanya menjadi satu-satunya perawatan yang dibutuhkan. Anda juga mengonsumsi tablet kunyah yang dijual secara OTC di Interbat. Meskipun virus biasanya menjadi penyebab utama diare dan muntah, ada faktor lain yang dapat menyebabkan gejala tersebut terjadi dalam waktu yang bersamaan, misalnya kondisi medis dan penggunaan obat-obatan tertentu. 

Penyebab diare dan muntah di waktu yang bersamaan

Muntah dan diare dapat terjadi secara bersamaan karena beberapa alasan. Dalam kasus ringan, obat dari Interbat biasanya dapat mengatasi kondisi ini. Virus lambung seperti atau infeksi gastrointestinal karena bakteri biasanya merupakan penyebab utama kondisi ini terjadi pada anak-anak. Saluran gastrointestinal merupakan bagian dari sistem pencernaan. Infeksi ini juga dapat memengaruhi orang dewasa, namun ada beberapa alasan lain mengapa orang dewasa menderita kondisi ini, misalnya terlalu banyak minum alkohol atau sedang hamil. 

  • Viral gastroenteritis

Ini adalah sebuah infeksi di usus yang disebabkan karena virus. Viral gastroenteritis sering disebut flu perut, namun virus flu tidak menyebabkan infeksi ini. Virus yang biasa menyebabkan gastroenteritis di antaranya adalah norovirus, rotavirus, astrovirus, dan adenovirus. Meskipun semua jenis virus ini dapat memengaruhi semua orang usia berapapun, rotavirus, astrovirus, dan adenovirus biasanya sering menyerang bayi dan anak-anak, menurut Institut Diabetes dan Penyakit Ginjal dan Pencernaan Nasional (NIDDK). 

Virus ini ditularkan dari satu orang ke orang lain lewat hubungan kontak langsung dengan kotoran atau muntahan yang terinfeksi. Hal ini dapat terjadi ketika seseorang yang terinfeksi tidak mencuci tangan dengan benar di kamar mandi, dan kemudian menyentuh permukaan yang digunakan oleh orang lain atau menyiapkan makanan untuk orang lain. Gejala viral gastroenteritis di antaranya adalah diare yang berair, nyeri atau kram perut, mual dan muntah, dan demam. 

  • Keracunan makanan

Keracunan makanan adalah infeksi di usus yang disebabkan karena bakteri. Anda bisa menderita keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Hal ini dapat terjadi di rumah atau di restoran di mana makanan tidak dibuat atau dimasak dengan baik. Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan di antaranya adalah E. coli, Campylobacter, Salmonella, Shigella, Staphylococcus, dan Listeria. 

Gejala keracunan makanan dapat bermula dalam beberapa jam setelah makan makanan yang terkontaminasi, dan biasanya akan sembuh setelah beberapa jam atau beberapa hari. Hal ini biasanya tidak membutuhkan perawatan khusus, namun Anda bisa mengonsumsi obat tertentu untuk atasi mual dan muntah yang bisa dibeli di Interbat. Diare yang berair dan muntah adalah gejala paling umum dari keracunan makanan. Gejala lain di antaranya adalah mual, kram dan nyeri perut, diare berdarah, dan demam. 

Biasanya, mual dan muntah disebabkan karena virus atau makanan terkontaminasi dan akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari atau setelah Anda mengonsumsi obat yang dapat dibeli di Interbat. Minum banyak air dan makan makanan yang tawar dapat membantu. Perhatikan tanda-tanda dehidrasi, terutama pada bayi dan anak yang tidak dapat mengkomunikasikan apa yang sedang mereka rasakan. Konsultasi dengan dokter apabila anak Anda menderita gejala yang parah atau gejala tidak kunjung sembuh setelah beberapa hari.

Fakta-fakta dari Sanksi Tolak Vaksin Covid 19

Sudah tahu bahwa ada sanksi tolak vaksin covid 19? Jadi, jika Anda termasuk orang yang masih ragu-ragu untuk menerima suntikan vaksin corona virus, sebaiknya Anda berpikir ulang. Pasalnya, mau divaksin bukan hanya meningkatkan kekebalan tubuh Anda terhadap serangan virus Covid 19. Lebih daripada itu, mau menerima suntikan vaksin akan menghindarkan Anda dari berbagai sanksi tolak vaksin Covid 19 yang sudah diputuskan oleh pemerintah. 

Langkah pemberian sanksi tolak vaksin Covid 19 ini dibuat bukan tanpa sebab. Bagaimanapun, angka infeksi yang belum juga mereda membuat pemerintah harus bertindak tegas untuk menciptakan herd immunity di Indonesia. Asal tahu saja, sampai 26 Februari 2021 pukul 12.00 WIB, jumlah kasus covid 19 telah menyentuh angka 1.322.866 kasus. 

sanksi tolak vaksin covid-19

Di balik sanksi tolak vaksin Covid 19, ternyata banyak hal menarik yang bisa Anda simak. Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai penolakan terkait vaksin Covid 19 sehingga akhirnya pemerintah memutuskan menetapkan sanksi. 

  1. Herd Immunity 

Penetapan sanksi tolak Covid 19 akhirnya diputuskan pemerintah bukannya tanpa sebab. Hal ini merupakan bagian strategi pemerintah untuk membuat herd immunity dari virus corona baru di Indonesia. 

Pemerintah menargetkan setidaknya 180 juta orang mau divaksin untuk bisa membuat Indonesia memiliki herd immunity. Angka tersebut setara dengan 70 persen penduduk. Target vaksin ke ratusan juta orang tersebut diharapkan bisa terlaksana tidak sampai 15 bulan ke depan. 

  1. Penolak Vaksin Tinggi 

Pemerintah sendiri membuat penetapan sanksi tolak covid 19 karena melihat cukup tingginya angka penolakan vaksin covid 19 di nusantara. Menurut beberapa survei, persentase penolak vaksin covid 19 mencapai kisaran 16-40 persen. 

Persentase penolak vaksin di Indonesia berkali-kali lipat dibandingkan persentase penolak vaksin di dunia. Berdasarkan data World Health Organization, penolak vaksin di dunia diperkirakan berada di level 7,6 persen. Artinya, jumlah penolak vaksin di Indonesia paling buruk bisa mencapai 5 kali lipat daripada persentase penolak vaksin di seluruh dunia. 

  1. Rangkul Peragu 

Membujuk kelompok penolak vaksin covid 19 memang sulit. Bahkan adanya sanksi tolak vaksin covid 19 diperkirakan tidak akan mampu merayu para penolak ini untuk berbalik arah menjadi mau menerima vaksin covid 19. 

Aturan sanksi tolak covid 19 sebenarnya lebih ditujukan untuk merangkul masyarakat yang masih ragu mau atau tidak divaksinasi. Jumlah masyarakat yang masih ragu divaksin sendiri cukup besar, yakni mencapai 27,6 persen. Jika kelompok ini pada akhirnya menjadi penolak, rencana membuat herd immunity di Indonesia bisa gagal. 

  1. Dipayungi Perpres 

Sanksi tolak vaksin covid 19 tidak dibuat menjadi aturan langsung dari pusat. Pemerintah pusat hanya menyediakan payung hukum berupa Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi. 

Dalam Pasal  13a ayat 4 perpres tersebut termaktub, setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin Covid-19 yang tidak mengikuti vaksinasi dapat dikenakan sanksi administratif, mulai dari penghentian pemberian jaminan sosial penundaan sampai penghentian layanan administrasi pemerintahan. Ada pula aturan dalam perpres yang menyebutkan sanksi tolak vaksin covid 19 dapat berupa denda. Namun, bentuk konkretnya bergantung pemerintah daerah yang memutuskan. 

  1. Jakarta Memulai 

DKI Jakarta menjadi daerah pertama yang mulai mempertimbangkan sanksi tolak covid 19. Diputuskan bahwa penerima bantuan sosial DKI Jakarta yang terdampak covid 19 terancam tidak lagi menerima bantuan apabila menolak vaksinasi covid 19. 

Bukan hanya itu, DKI Jakarta bahkan menerapkan sanksi ganda bagi penolak vaksin Covid. Selain pemberhentian bantuan sosial, masyarakat yang tidak mau divaksin juga terancam denda. Besarannya mencapai Rp5 juta per orang. 

Sudah tahu bukan sanksi tolak vaksin covid 19? Saat ini mungkin baru Jakarta yang memutuskan dengan detail, namun daerah lain pasti segera menyesal. Jangan sampai Anda terkena dendanya karena hanya terhasut untuk tidak percaya keamanan dan keefektifan vaksin covid 19 yang sudah ada, ya.

Pyfahealth, Penuhi Multivitamin Harian Anda

Mendapatkan banyak nutrisi harian tentu tidak hanya di dapat dari makanan sehari-hari saja, tetapi Anda pun bisa mendapatkan tambahan dari suplemen atau multivitamin. Namun, sebelum Anda mengonsumsi suplemen tambahan ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu tentang kebutuhan asupan vitamin dan mineral yang tubuh Anda butuhkan. 

Jika telah berkonsultasi, Anda dapat membeli multivitamin dari Pyfahealth yang menyediakan berbagai macam obat-obatan, vitamin, suplemen, serta alat kesehatan lainnya. Namun, perlukah mengonsumsi multivitamin? Berikut penjelasannya!

Mengapa perlu mengonsumsi multivitamin?

Ketika kita tidak makan cukup buah dan sayuran, kita akan kehilangan nutrisi penting yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, kanker, dan kondisi kesehatan lainnya. Jadi, pada dasarnya kita bisa mendapatkan banyak nutrisi dari makanan, terutama buah-buahan dan sayuran, tetapi kenyataannya tidak. 

Oleh karena itulah, mengapa kita terkadang membutuhkan multivitamin tambahan. Anda bisa mendapatkan berbagai suplemen dan multivitamin di Pyfahealth. Dengan begitu Anda memastikan bahwa tubuh Anda mendapatkan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal itu pun bisa menutupi kekurangan yang terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan apa yang dibutuhkan melalui makanan. 

Alasan untuk mengonsumsi multivitamin

  • Masa tua yang sehat.  Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi kita akan meningkat. Pada saat yang sama, semakin sulit tubuh menyerap nutrisi. Pengobatan dapat semakin menguras nutrisi tubuh kita, maka dari itu multivitamin dapat mengimbangi kekurangan ini. 
  • Baik untuk jantung. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi multivitamin berkualitas tinggi dapat mengurangi penyakit kardiovaskular. Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian. Vitamin B1, B2, B6, K1, Niacin (B3), CoQ10 dan magnesium, semuanya berperan untuk jantung. 
  • Mengurangi risiko kanker. Penggunaan vitamin telah dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker. Dan, mengonsumsi multivitamin harian secara signifikan mengurangi risiko kanker total. 
  • Meningkatkan kekebalan. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dikenal untuk memperkuat sistem kekebalan. Vitamin D dan E juga meningkatkan kekebalan dan membantu mengurangi gejala alergi.  
  • Mendukung kesehatan mata. Vitamin A, C, E, Niacin (B3), dan selenium mendukung kesehatan mata. Lutein dan Zeaxanthin juga melindungi mata dari gelombang cahaya yang berbahaya. 
  • Vitamin yang larut dalam air. Kelebihan vitamin yang larut dalam lemak (A, D, E, dan K) disimpan di dalam tubuh. Vitamin yang larut dalam air (B dan C) tidak. kelebihan vitamin yang larut dalam air akan menyebar ke seluruh tubuh. Ini berarti vitamin esensial ini perlu dikonsumsi setiap hari. 
  • Rambut dan kulit yang sehat. Penelitian baru mengatakan, carilah vitamin B3 (Niacin), biotin, dan vitamin C untuk rambut yang lebih penuh dan tebal. Untuk kulit yang sehat, konsumsi vitamin A, C, E, dan CoQ10. 

Jangan mengandalkan multivitamin Anda

Hal  ini mungkin seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Jika menyangkut vitamin dan mineral, Anda bisa mendapatkan dari makanan terlebih dahulu. Jika memang dirasa kurang, maka Anda dapat mengonsumsi multivitamin. 

Pasalnya, tubuh dirancang untuk memetik nutrisi dari makanan yang kita makan, dan kita akan mendapatkan semua nutrisi yang kita  butuhkan, selama kita makan makanan yang bervariasi dan seimbang. 

Karena pada akhirnya, suplemen atau multivitamin dianggap sebagai bonus, bukan pengganti makanan harian Anda. 

Jadi, jika Anda membutuhkan multivitamin atau suplemen untuk menambahkan asupan harian Anda yang kurang dan tidak dapat dari makanan, Anda bisa langsung mengunjungi toko Pyfahealth. Di mana Pyfahealth hadir untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan obat-obatan Anda.

Tahukah Anda Jika Greek Yogurt Baik untuk Kesehatan?

Pola hidup sehat dengan mengatur jadwal rutin olahraga dan memakan makanan sehat sedang diminati oleh masyarakat. Anda mungkin menjadi salah satunya yang mulai memikirkan kesehatan tubuh. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi greek yogurt terbaik. Bukan rahasia lagi jika yogurt memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan. 

Greek yogurt merupakan salah satu jenis yogurt yang diminati. Greek yogurt ini memiliki tekstur yang lebih lembut dan kental. Berbeda dari jenis yogurt lainnya, greek yogurt ini memiliki kandungan gula yang lebih sedikit dan lebih banyak protein sehingga cocok dikonsumsi bagi Anda yang sedang menjalankan program diet.

Tapi apakah manfaat greek yogurt hanya itu? Tentunya tidak, banyak manfaat lainnya dari greek yogurt untuk kesehatan kita, loh! Nah, berikut ini adalah manfaat greek yogurt terbaik bagi kesehatan tubuh kita.

  1. Baik untuk menutrisi kulit

Greek yogurt memiliki kandungan protein yang tinggi sebanyak dua kali daripada jenis yogurt yang lain. Kandungan protein yang terdapat dalam 6 ons greek yogurt setara dengan protein dalam 3 ons daging tanpa lemak. Kandungan protein yang tinggi ini membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, fungsi saraf dan mengatur keseimbangan cairan. Tidak hanya itu, greek yogurt juga membantu untuk menjaga pertumbuhan sel agar kulit tetap sehat.

  1. Melancarkan pencernaan

Bukan rahasia umum lagi jika Anda rutin mengonsumsi yogurt maka pencernaan menjadi lebih lancar. Hal ini karena yogurt memiliki probiotik, bakteri baik yang menyehatkan saluran pencernaan. Tidak hanya itu, probiotik ini sangat baik untuk menjaga sistem pencernaan terutama bagi penderita sindrom iritasi usus dan juga bisa untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

  1. Menjaga metabolisme tubuh

Selain mengandung protein yang tinggi, greek yogurt ini juga mengandung yodium yang tinggi. Kandungan yodium dalam greek yogurt berfungsi untuk menjaga kondisi metabolisme dalam tubuh agar tetap sehat dan seimbang. 

  1. Menurunkan tekanan darah

Greek yogurt merupakan salah satu sumber untuk mendapatkan kalium yang baik. Kalium adalah mineral penting yang sering disebut sebagai elektrolit. Peran kalium dalam tubuh untuk menurunkan dan mengontrol tekanan darah. Tidak hanya itu, dengan mengonsumsi greek yogurt ini juga bisa mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskular.

  1. Menjaga kesehatan tulang

Tidak hanya kaya akan kandungan protein, kalium, dan yodium saja, greek yogurt ini juga kaya akan kalsium dan vitamin K. Kedua kandungan tersebut sangat baik untuk meningkatkan kepadatan tulang. Jadi, tidak heran jika orang lanjut usia disarankan untuk mengonsumsi greek yogurt untuk mencegah terjadinya osteoporosis. 

Ternyata banyak sekali manfaat dari mengonsumsi greek yogurt. Pilihlah greek yogurt terbaik yang sesuai dengan selera Anda. Meski greek yogurt ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, perlu diingat juga jika mungkin beberapa orang ada yang tidak cocok dengan greek yogurt. Jika memang merasakan sakit perut atau bahkan sampai diare, perlu dikonsultasikan ke dokter. Hal ini karena memang ada beberapa orang yang pencernaannya begitu sensitif dengan probiotik.

Tapi bagi Anda yang memang sangat bersahabat dengan greek yogurt ini, Anda bisa menikmati greek yogurt dengan beberapa variasi. Anda bisa mencampurkan greek yogurt dengan buah – buahan favorit seperti pisang, buah naga, apel atau buah lainnya. Anda juga bisa menjadikan greek yogurt sebagai campuran untuk membuat jus atau smoothies dan dinikmati setelah selesai berolahraga. 

Punya Gigi Sensitif? Tanya Dokter Gigi Solusinya

Pernahkah Anda merasa nyeri atau tidak nyaman setelah menggigit es krim atau makan sup yang panas? Jika iya, maka Anda tidak sendiri. Meskipun rasa sakit atau nyeri yang disebabkan karena makanan dingin atau panas dapat menjadi tanda adanya gigi berlubang, hal ini juga banyak ditemui pada mereka yang memiliki gigi yang sensitif. Sehingga, untuk memastikan apakah kondisi Anda disebabkan karena gigi berlubang atau gigi sensitif, Anda perlu tanya dokter gigi. Dikenal dengan sebutan “dentin hypersensitivity”, gigi sensitif adalah sebuah kondisi di mana rasa nyeri dan tidak nyaman di gigi terjadi sebagai respon akibat stimulus tertentu, misalnya suhu dingin atau panas. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau merupakan masalah yang kronis, dan dapat memengaruhi satu gigi, beberapa gigi, atau bahkan semua gigi yang dimiliki oleh seseorang. Penyebab gigi sensitif pun bermacam-macam, namun kebanyakan kasus gigi sensitif dapat mudah diatasi dengan mengubah rutinitas kebersihan mulut Anda. 

Image result for dokter gigi
source: rstrimitra.com

Gejala dan penyebab

Orang-orang dengan gigi sensitif dapat mengalami rasa nyeri atau tidak nyaman sebagai respon pemicu tertentu. Anda dapat merasakan sensasi nyeri tersebut di akar gigi yang terdampak. Tanya dokter gigi untuk informasi lebih lanjut serta diagnosa yang tepat tentang kondisi Anda. Pada umumnya, pemicu yang sering dijumpai adalah makanan dan minuman panas atau dingin, udara dingin, makanan dan minuman yang terlalu manis atau asam, menggosok gigi atau “flossing”, dan cairan pencuci mulut yang mengandung alkohol. Gejala yang Anda rasakan dapat datang dan pergi setelah beberapa waktu tanpa ada sebab yang jelas. Gejala tersebut dapat bersifat ringan hingga intens. 

Beberapa orang secara alami memiliki gigi yang sensitif dibandingkan orang lain karena mereka memiliki enamel yang lebih tipis. Enamel adalah lapisan luar gigi yang melindunginya. Dalam banyak kasus, enamel gigi dapat menipis akibat menyikat gigi terlalu keras, menggunakan sikat gigi yang kasar, dan sering makan makanan dan minum minuman yang asam. Terkadang, kondisi lain dapat menyebabkan gigi sensitif. Refluks gastroesofagus (GERD), misalnya, dapat menyebabkan asam naik dari lambung dan kerongkongan, dan dapat mengikis gigi setelah beberapa waktu. Kondisi yang menyebabkan sering muntah, termasuk gastroparesis dan bulimia, juga dapat menyebabkan asam untuk membuat enamel menjadi tipis. 

Gusi turun (gum recession) dapat menyebabkan sebagian gigi terlihat dan tidak terlindungi, menyebabkan sensitivitas. Gigi berlubang, gigi rusak, dan isian yang sudah usang dapat menyebabkan dentin gigi terlihat, mengakibatkan sensitivitas gigi. Apabila hal ini terjadi, Anda hanya akan merasakan sensitivitas pada bagian gigi tertentu dan bukan keseluruhan gigi. Gigi Anda juga dapat sensitif sementara setelah mendapatkan perawatan gigi, misalnya mendapatkan filling, crown, atau bahkan bleaching gigi. Dalam kasus ini, Anda akan merasa sensitif pada satu atau dua gigi yang terdampak. Kondisi ini seharusnya akan mereda setelah beberapa hari. Untuk informasi lebih lanjut seputar kondisi Anda, tanya dokter gigi. 

Jika Anda menderita gigi sensitif untuk pertama kalinya, kunjungi dan tanya dokter gigi. Mereka akan memeriksa kesehatan gigi dan melihat apakah ada potensi gangguan kesehatan gigi, misalnya gigi berlubang, filling yang lepas atau longgar, dan gusi turun yang mungkin dapat menyebabkan gigi sensitif. Dokter gigi Anda dapat melakukan hal ini pada proses pembersihan gigi rutin. Mereka akan membersihkan gigi Anda dan melakukan pemeriksaan visual. Mereka dapat menggunakan alat khusus untuk memeriksa sensitivitas, dan juga menggunakan sinar-X untuk memastikan kondisi Anda tidak disebabkan karena masalah lain, misalnya gigi berlubang. 

Pahami Manfaat Serta Efek Samping Propepsa Suspensi

Propepsa suspensi merupakan obat yang digunakan untuk mencegah tukak lambung. Dalam propepsa suspensi terdapat kandungan zat aktif sucralfate. Obat ini nantinya akan melekat pada protein di lokasi luka sehingga dapat membentuk lapisan pelindung terhadap asam lambung, garam empedu, dan enzim pencernaan pepsin. Zat sucralfate akan melindungi serta mencegah luka di lambung memburuk. Berdasarkan proses kerja dalam tubuh, propepsa suspensi memiliki status ekskresi terutama melalui urine, absorpsi yang diserap minimal dari saluran pencernaan, dan distribusi yang bertindak secara lokal di tempat luka. 

Manfaat propepsa suspensi

Secara umum propepsa suspensi digunakan untuk mencegah tukak lambung. Namun, terdapat indikasi dan manfaat obat propepsa suspensi yang lebih mendetail yaitu: 

  • Mengobati maag. 
  • Mengatasi peradangan pada lambung yang terjadi dalam waktu lama (gastritis kronis). 
  • Mengatasi sensasi seperti terbakar pada dada yang disebabkan oleh naiknya asam lambung menuju kerongkongan (GERD) selama masa kehamilan. 
  • Mengobati luka pada dinding lambung dan usus dua belas jari dalam penggunaan jangka pendek (maksimal 8 minggu).  

Petunjuk penggunaan dan dosis propepsa suspensi

Propepsa suspensi digunakan dalam keadaan perut kosong atau minimal 1 jam sebelum makan. Obat ini tergolong obat keras dan harus menggunakan resep dokter. Dalam setiap 5 mL propepsa suspensi mengandung 500 mg sucralfate. Untuk dosis propepsa suspensi, dapat berbeda tergantung kebutuhan kondisi medis seseorang. Dosis umum penggunaan propepsa suspensi seperti berikut ini. 

  • Dosis dewasa untuk tukak yaitu dua sendok takar sebanyak 4  kali sehari diminum sebelum makan dan sebelum tidur. 
  • Dosis dewasa untuk tukak profilaksis yaitu dua sendok takar sebanyak 2 kali sehari diminum saat perut kosong. 
  • Dosis dewasa untuk maag yaitu dua sendok sebanyak 4 kali sehari diminum saat perut kosong. 
  • Dosis dewasa untuk GERD yaitu dua sendok sebanyak 4 kali sehari diminum saat perut kosong. 
  • Dosis dewasa untuk hyperphosphatemia pada gagal ginjal yaitu 2 sendok takar sebanyak 2 kali sehari diminum saat perut kosong. Dosis tersebut dapat dititrasi berdasarkan tingkat fosfat serum. 

Jam minum propepsa suspensi dianjurkan sama setiap harinya agar manfaat dari obat tersebut semakin maksimal. Selain itu, propepsa suspensi tidak disarankan untuk diberikan pada anak berusia di bawah 15 tahun. Penggunaan propepsa suspensi pada anak-anak dapat dilakukan jika memang diberikan resep tersebut oleh dokter. 

Efek samping propepsa suspensi

Obat propepsa suspensi  biasanya dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh. Akan tetapi, penggunaan propepsa suspensi tetap dapat menimbulkan beberapa efek samping baik yang umum maupun jarang terjadi. Beberapa efek samping propepsa suspensi tersebut seperti berikut ini. 

  • Pasien disfungsi ginjal memiliki risiko mengalami efek samping yang lebih serius jika menggunakan propepsa suspensi seperti keracunan aluminium dan hypophosphatemia. 
  • Efek samping yang umum terjadi dari penggunaan propepsa suspensi yaitu sembelit. 
  • Efek samping propepsa suspensi lainnya yaitu diare, gangguan lambung, gangguan pencernaan, dan mual. 
  • Efek samping propepsa suspensi yang cukup jarang terjadi yaitu pusing, sakit kepala, mengantuk, vertigo, nyeri punggung, pembentukan benzoar, mulut kering, ruam, dan reaksi hipersensitivitas. 

Hentikan segera penggunaan propepsa suspensi jika muncul reaksi berupa alergi. Beberapa gejala alergi terhadap inpepsa suspensi yaitu pucat, sakit tenggorokan, ruam, gatal, nyeri sendi, dan demam. Berbagai gejala alergi lain mungkin juga muncul sehingga Anda perlu waspada dan melakukan pengamatan mendalam ketika mengonsumsi propepsa suspensi. Apabila Anda masih ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai propepsa suspensi, tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store atau Google Play. 

Faktor Risiko Alami Uveitis, Peradangan di Lapisan Uvea

Merupakan peradangan yang terjadi pada uvea atau lapisan di tengah mata disebut dengan uveitis, munculnya kondisi ini ditandai dengan salah satu atau kedua mata terlihat sangat merah. Biasanya juga disertai rasa nyeri pada mata hingga membuat penglihatan menjadi kabur, kasus peradangan uvea paling umum terjadi pada iris dan badan siliar mata.

image Uveitis

Uvea merupakan lapisan tengah di bagian mata yang terdiri atas selaput pelangi mata (iris), lapisan pembuluh darah mata atau koroid dan jaringan ikat antara iris dan koroid (badan siliar). Tepatnya, uvea terletak di antara bagian putih mata (sklera) dan bagian belakang mata yang fungsinya untuk menangkap cahaya atau juga disebut dengan retina.

Faktor Risiko Uveitis

Kondisi ini sering kali tidak diketahui apa penyebabnya dan terkadang bahkan dialami oleh orang sehat, namun sebagian besar kasusnya dikaitkan dengan gangguan autoimun. Berikut ini beberapa kondisi atau penyakit autoimun yang diduga dapat memicu uveitis yang perlu diketahui oleh banyak masyarakat.

  1. Rheumatoid arthritis atau peradangan sendi.
  2. Psoriasis, yakni peradangan kulit.
  3. Ankylosing spondylitis atau peradangan sendi pada tulang belakang.
  4. Sarkoidosis, merupakan peradangan yang muncul di berbagai bagian tubuh, seperti paru-paru, kelenjar getah bening, mata dan kulit.
  5. Penyakit kawasaki, merupakan peradangan dinding pembuluh darah.
  6. Kolitis ulseratif, yakni peradangan usus besar.
  7. Crohn’s Disease, merupakan peradangan yang terjadi di dalam saluran pencernaan mulai dari mulut hingga anus.

Penyakit lainnya seperti herpes, tuberkulosis, toksoplasmosis, sifilis, HIV/AIDS dan histoplasmosis. Selain itu ada pula kondisi yang menjadi faktor risiko seseorang mengalami penyakit ini, seperti usia seseorang di rentang 20-50 tahun, menggunakan lensa kontak, pernah melakukan operasi mata dan paparan racun atau zat kimia pada mata.

Penyakit yang muncul bisa terjadi secara bertahap dalam beberapa hari atau secara tiba-tiba, pengidap dengan gejala bertahap biasanya akan merasa daya penglihatannya menurun. Bisa disertai dengan pandangan menjadi buram, selain itu jika dilihat dari luar maka penderita tetap terlihat normal dan gejala yang tiba-tiba penderita cenderung merasa nyeri.

Kondisi yang dibiarkan tanpa penanganan bisa menimbulkan berbagai keluhan lain, maka dari itu sangat dianjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan jika mengalami beberapa gejala di atas. Selain itu, penanganan yang dilakukan bisa mencegah adanya berbagai komplikasi yang disebabkan penyakit ini, berikut di antaranya.

  1. Sinekia posterior, keadaan di mana iris yang melekat pada lensa mata karena peradangan.
  2. Katarak, keadaan yang mengganggu penglihatan dan bahkan menyebabkan kebutaan karena munculnya tekstur keruh pada lensa mata.
  3. Glaukoma, timbulnya tekanan pada mata sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada saraf otak.
  4. Ablasio retina, merupakan kondisi lepasnya dari pembuluh darah yang menyuplai darah ke mata.

Pengobatan Uveitis

  1. Konsumsi Obat-obatan
  • Kortikosteroid, merupakan jenis obat yang diresepkan dokter bagi penderita kondisi ini yang tujuannya untuk mengurangi peradangan.
  • Antibiotik atau antivirus, jika kondisi diakibatkan infeksi maka dokter akan memberi obat antibiotik atau antivirus yang tujuannya untuk mengendalikan infeksi.
  • Obat imunosupresif, umumnya diberikan ketika kondisi terjadi pada kedua mata atau pengobatan dengan kortikosteroid gagal atau kondisi semakin parah hingga pasien mengalami kebutaan.
  1. Operasi

Operasi dilakukan jika gejala yang muncul sudah cukup parah atau penanganan dengan obat tak lagi membuahkan hasil efektif. Beberapa prosedur operasi yang bisa dilakukan adalah dengan vitrektomi yakni dengan bedah mata guna mengambil cairan vitreus pada mata. Dan yang kedua operasi penanaman alat pelepas obat.

Kenali Macam-Macam Penyakit Infeksi Berdasarkan Penyebabnya

Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh serangan dari mikroorganisme, atau disebut juga dengan patogen. Mikroorganisme ini masuk ke dalam tubuh Anda dan menyebabkan kerusakan.

Ada berbagai macam mikroorganisme yang bisa menimbulkan kerusakan berupa infeksi. Beberapa di antaranya adalah virus, bakteri, parasit, jamur, dan prion.

Apa saja jenis penyakit infeksi?

Jenis penyakit infeksi ditentukan oleh mikroorganisme yang menyebabkannya. Mikroorganisme yang berbeda akan memiliki cara penyebaran yang berbeda pula. 

Berikut ini jenis-jenis infeksi berdasarkan mikroorganisme yang menyebabkannya:

  • Infeksi bakteri

Infeksi bakteri bisa terjadi karena adanya kelebihan strain bakteri berbahaya dalam tubuh. Bakteri ini bisa datang dalam berbagai macam bentuk dan ukuran. Biasanya, paparan bakteri terjadi karena faktor lingkungan.

Bakteri bisa menginfeksi bagian tubuh manapun. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa tidak semua bakteri itu berbahaya. Ada juga bakteri yang baik untuk kesehatan, seperti bakteri pada usus yang membantu sistem pencernaan.

Umumnya, infeksi bakteri bisa diobati dengan antibiotik. Antibiotik bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri, sekaligus membunuh bakteri yang sudah ada. 

Jenis antibiotik yang perlu Anda minum saat terinfeksi berbeda-beda, tergantung pada sumber infeksinya.

  • Infeksi virus

Selain bakteri, virus juga menjadi mikroorganisme yang cukup umum menyebabkan infeksi. Virus adalah mikroorganisme yang ukurannya sangat kecil, bahkan lebih kecil dari bakteri. 

Virus bersifat parasit dan memerlukan sel inang untuk melangsungkan siklus hidupnya. Setelah virus memiliki sel inang di dalam tubuh Anda, mereka bisa bereproduksi. 

Ada banyak sekali penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Beberapa penyakit infeksi virus yang paling umum adalah flu dan pilek. 

Ada juga virus yang akan terus ada di dalam tubuh Anda seumur hidup. Virus jenis ini bukanlah virus yang aktif. Atau bisa saja, virus ini pada awalnya tidak aktif, namun seiring berjalannya waktu menjadi aktif. Contohnya seperti virus herpes simpleks. 

  • Infeksi parasit

Parasit adalah mikroorganisme yang hanya bisa hidup dengan menempel dan mengambil ‘makanan’ dari organisme lain. Beberapa parasit mungkin tidak akan mengganggu kesehatan manusia, namun ada juga parasit yang akan tumbuh, berkembang biak, dan menyerang sistem organ Anda. 

Beberapa penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit adalah malaria, kudis, serta infeksi cacing pita. Kondisi ini umumnya diobati dengan obat khusus yang diresepkan oleh dokter. 

Obat yang diresepkan akan berbeda-beda bagi setiap pasien. Karena, pengobatan disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala serta jenis parasit yang menyebabkan infeksi.

  • Infeksi jamur

Jamur merupakan mikroorganisme yang sangat beragam. Biasanya, jamur bisa ditemukan di mana saja pada lingkungan Anda, termasuk di dalam tanah, di udara, di ruangan yang lembab seperti kamar mandi, dan juga di tubuh Anda sendiri.

Ukuran jamur juga beragam. Ada jamur yang bisa dilihat dengan kasat mata. Tapi, ada juga jamur yang berukuran sangat kecil, sampai Anda tidak bisa melihatnya.

Sebenarnya, tidak semua jamur bisa menyebabkan penyakit infeksi. Tapi, jamur yang menyebabkan infeksi biasanya akan membuat Anda mengalami inflamasi, salah satunya pada paru-paru.

Pengobatan untuk infeksi jamur biasanya menggunakan obat antijamur. Obat ini perlu diberikan dengan dosis yang tepat. Karena, apabila dibiarkan, infeksi jamur bisa menimbulkan efek berbahaya untuk kesehatan.

Itulah macam-macam jenis penyakit infeksi berdasarkan mikroorganisme yang menyebabkannya. Untuk mengetahui jenis infeksi yang Anda alami, Anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter.