5 Cara Membangun Ikatan Batin Ibu dan Bayi Selama Masa Kehamilan

Bonding ibu dan bayi salah satunya adalah dengan mengajak bayi mengobrol

Tahukah Anda bahwa bonding atau ikatan batin ibu dan bayi yang kuat memiliki banyak manfaat? Bonding akan menimbulkan perasaan sayang,aman, bahagia dan saling mencintai di antara ibu dan buah hatinya. Bonding juga akan mempengaruhi tumbuh kembang bayi baik fisik maupun psikis. 

Karena itu, ikatan batin antara ibu dan bayi  perlu dibangun sedini mungkin, bahkan sejak dalam kandungan. Pertanyaannya, bagaimana cara membangun bonding di masa kehamilan ? 

Cara Membangun Ikatan Batin Ibu dan Bayi Selama Masa Kehamilan

Secara alami ibu dan bayi memiliki ikatan cinta yang kuat karena bayi berada dalam lindungan rahim sang ibu. Namun moment kehamilan yang sangat berharga itu sebaiknya Anda manfaatkan agar ikatan batin ibu dan bayi dalam kandungan bisa optimal. Sehingga ketika bayi lahir, keintiman Anda dan si kecil sudah bisa dirasakan.  

Nah, berikut ini cara untuk membangun bonding dengan si kecil selama masa kehamilan.

1. Mengajak Bernyanyi dan Mendengarkan Lagu

Bayi berusia 23 minggu dalam kandungan sudah mulai bisa mendengarkan suara. Untuk membuatnya terikat dengan Anda, ajaklah ia berbicara, bernyanyi dan mendengarkan lagu. 

Ketika bayi lahir, ia akan bisa mengenal dan menghafal lagu yang biasa didengarkan saat dalam kandungan. Bagi muslim, Anda dapat mengajaknya mengaji atau mendengarkan murotal Al Quran. 

2. Memijat  Lembut Perut 

Bayi dalam perut sudah bisa merasakan sentuhan. Memijat perut dengan lembut akan membuat bayi merasa Anda menyapa,memperhatikan dan menyayanginya. 

Untuk keamanan, sebaiknya tindakan ini Anda lakukan setelah tiga bulan pertama kehamilan. Lakukan pemijatan dengan menggunakan minyak atau krim. Selain untuk berinteraksi dengan bayi, pemijatan juga bermanfaat merilekskan ibu hamil dan juga mencegah timbulnya stretch mark.

3. Mengenalkan Bayi dengan Anggota Keluarga

Meskipun masih berada di dalam rahim sang ibu, tidak ada salahnya untuk mengenalkan lebih dini bayi dengan anggota keluarga inti.

Libatkan ayah, kakak, kakek, nenek atau sepupu si bayi untuk mengajaknya ngobrol. Tujuannya ketika lahir nanti si kecil cepat merasa terikat dengan orang-orang yang mencintainya. 

4. Menulis Jurnal Kehamilan

Ternyata menulis jurnal selama kehamilan memiliki manfaat besar loh! Menulis sambil memikirkan bayi Anda yang ada dalam kandungan merupakan cara efektif membangun ikatan batin ibu dan bayi. 

Anda juga bisa membacakan jurnal yang Anda tulis untuk berinteraksi dan melibatkannya. Cara ini juga mengungkapkan betapa Anda mencintainya. Dengan dukungan teknologi USG Anda juga dapat membayangkan wajah si kecil. 

5. Merasakan Tendangan Bayi

Ketika bayi memasuki usia 4-5 bulan dalam kandungan, Anda mulai bisa merasakan tendangannya. Meletakkan tangan Anda di perut akan mengundang respon bayi dengan tendangannya. Cara berkomunikasi seperti ini akan membangun bonding.

Saat Anda memegang perut bayi pun merasakan kehadiran ibunya. Membangun ikatan cinta atau bonding dengan bayi Anda selama masa kehamilan akan meningkatkan tanggung jawab sebagai seorang ibu. Anda akan berusaha lebih baik dalam merawat bayi dan diri Anda. 

Kunci keberhasilan melakukan ikatan batin ibu dan bayi adalah pikiran yang tenang dan bahagia. Anda dapat mengikuti kelas yoga atau pilates untuk membantu pikiran tenang dan badan pun menjadi lebih rileks. 

Itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membangun ikatan batin ibu dan bayi sejak dalam kandungan. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan memenuhi asupan nutrisi seimbang yang dibutuhkan ibu hamil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *