refluks asam lambung

7 Tips Mencegah Refluks Asam Lambung

Sering dipandang sepele, masalah refluks asam lambung nyatanya menjangkiti jutaan orang di dunia. Kodisi naiknya asam lambung dari lambung kembali ke kerongkongan tidak hanya membuat penderitanya merasa mual atau merasa nyeri dada. Jika Anda terlalu sering mengalami refluks asam lambung, terdapat potensi kerongkongan menjadi rusak sehingga penderitanya menjadi sulit menelan, tidak hanya makanan, tetapi juga minuman.

Ketika mengalami refluks asam lambung, Anda akan cenderung merasakan panas di area perut bagian atas. Tidak jarang penderitanya akan mengalami batuk berkelanjutan dan nyeri dada yang parah sehingga mengganggu berbagai aktivitas harian.

Banyak penyebab terkait penyakit yang berhubungan dengan pencernaan ini. Sebagian besar penyebab refluks asam lambung tak lain bersumber dari kebiasaan hidup yang salah. Karena itu, dengan melakukan beberapa perbaikan pola hidup seperti di bawah ini, kemungkinan terjadinya refluks asam lambung dapar diminimalkan.

  • Turunkan Berat Badan

Orang-orang dengan berat badan berlebih bahkan obesitas akan lebih mudah mengalami refluks asam lambung. Kondisi ini terjadi karena lemak perut yang berlebihan dapat memberi tekanan ekstra pada perut Anda. Lemak-lemak tersebut tanpa disadari mendorong cairan lambung untuk naik ke kerongkongan. Pada saat itulah, refluks asam lambung terjadi. Satu-satunya upaya untuk meredakan kondisi tersebut adalah dengan meminimalkan keberadaan lemak dengan menurunkan berat badan.

  • Makan Porsi Kecil

Kebanyakan refluks asam lambung terjadi setelah seseorang makan. Namun, aktivitas makan sendiri bukanlah penyebab masalah pencernaan ini. Anda baru akan mengalami refluks asam lambung jika makan dalam porsi besar. Banyaknya makanan tersebut cenderung memberi tekanan pada lambung. Untuk menyiasatinya, mulai sekarang makanlah dengan porsi kecil. Biasakan makan sebelum Anda merasa sangat lapar untuk menghindari terlalu banyaknya makanan yang Anda konsumsi.

  • Hindari Berbaring setelah Makan

Saat Anda beraring selepas makan, makanan yang seharusnya turun ke lambung bisa dengan mudah menjalar naik ke kerongkongan. Karena itu, sangat tidak dianjurkan Anda langsung berbaring setelah makan. Berilah jeda minimal 3 jam dari waktu makan dengan waktu Anda berbaring untuk memastikan makanan yang masuk sudah terolah dalam lambung dan sulit kembali naik ke kerongkongan.

  • Kurangi Makanan Penyebab

Beberapa makanan terbukti aktif meningkatkan risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kafein, cokelat, makanan pedas, serta makanan berlemak menjadi penyebab refluks asam lambung yang cenderung terus dikonsumsi. Jika Anda sudah mulai mengkhawatirkan kondisi refluks asam lambung yang semakin sering, mulai sekarang berusahalah mengurangi asupan makanan yang memicu kondisi tersebut.

  • Ubah Posis Tidur

Posisi rebah akan membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Jika Anda termasuk sering mengalami kenaikan asam lambung, mulai sekarang cobalah mengubah posisi tidur Anda. Anda bisa meninggikan bantal untuk mencegah refluks asam lambung. Posisi tidur menyamping pun lebih menyehatkan Anda karena bisa meminimalkan terjadinya kenaikan asam lambung yang tiba-tiba.

  • Kenaikan Pakaian Longgar

Pakaian ternyata berpengaruh pada kondisi lambung Anda. Jika terlalu ketat, khususnya di bagian pinggang, lambung akan lebih mudah tertekan dan mendorong naiknya cairan asam ke kerongkongan. Jadi jika ingin terhindar dari refluks asam lambung, cobalah mencari pakaian yang agar longgar dan tidak memberi tekanan pada pinggang Anda.

  • Berhenti Merokok

Nikotin yang terkandung pada rokok nyatanya sangat ampuh menciptakan refluks asam lambung. Pasalnya, nikotin membuat otot-otot lambung mengendur sehingga asam yang ada di dalamnya mudah naik ke kerongkongan. Nikotin pada rokok juga membuat kemampuan air liur untuk membersihkan asam di kerongkongan menjadi berkurang jauh. Jadi, masih mau merokok, walaupun Anda sudah terlalu sering mengalami refluks asam lambung?

***

Mengubah pola hidup yang simpel ternyata mampu berefek positif jauh bagi kesehatan Anda. Dengan refluks asam lambung yang bisa dikontrol, Anda pun akan lebih aktif menjalani berbagai kegiatan tanpa keluhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *