9 Tips Merawat Kucing di Rumah

Menjadi salah satu hewan peliharaan favorit terutama untuk masyarakat Indonesia, kucing memang banyak dipelihara. Mamalia karnivora ini hadir dalam bentuk ras dan jenis yang juga menjadi salah satu alasan banyak orang memeliharanya, terdapat juga beberapa manfaat pelihara kucing. Namun sebelum itu, seseorang harus terlebih dahulu mengetahui bagaimana cara merawat dengan benar.

Sering kali tingkah kucing yang lucu membuat manusia yang memeliharanya merasa terhibur, memiliki bentuk fisik yang mungil dan berbulu juga membuat seseorang semakin gemas untuk memeluk atau sekadar mengelus tubuhnya. Meski demikian terdapat juga masyarakat yang enggan memelihara karena kucing dianggap menyebarkan penyakit toksoplasmosis.

Manfaat Pelihara Kucing

  • Menurunkan Stres

Memelihara dan sering berinteraksi dengan kucing peliharaan bisa mengurangi stres yang sedang dialami seseorang. Dengan memelihara kucing bisa melepaskan hormon oxytocin yang membuat si pemeliharanya merasa lebih santai dan mengurangi kadar stres.

  • Membantu Tubuh Bergerak

Memancing kucing bermain tidak perlu menggunakan alat mahal, cukup gunakan kertas atau tali untuk menarik perhatian kucing. Banyak bermain dengan kucing otomatis membuat tubuh seseorang juga ikut bergerak.

  • Melatih Kesabaran

Dibutuhkan kesabaran lebih bagi seseorang jika ingin memelihara kucing, seperti ketika mempersiapkan peralatan yang harus dipakai. Misalnya kandang, pasir kucing hingga makanan dan juga minumannya, semuanya ini dibutuhkan ketelatenan si pemelihara.

Masih banyak lagi manfaat yang bisa didapatkan seseorang ketika memutuskan untuk memelihara kucing. Namun, perlu diketahui bahwa untuk memelihara kucing terlebih dahulu harus mengetahui cara merawatya dengan benar. Agar nantinya tidak mengalami kesulitan seperti ketika kucing sakit atau tidak mau makan.

Cara Merawat Kucing

  • Pahami Kebutuhan Asupan

Perlu diketahui jika memelihara anak kucing, jumlah gizi yang dibutuhkan dua kali lebih besar dari kucing dewasa, namun bukan artinya memberi makan terus-menerus. Anak kucing mulai belajar makan setelah lima sampai enam minggu dan masih harus menyusu pada induknya. Berikan makanan empat kali sehari, pilih yang mengandung banyak vitamin dan nutrisi.

  • Jangan Beri Makanan Anjing

Makanan anjing tidak memiliki kandungan taurin, nutrisi yang dibutuhkan kucing untuk mencegah penyakit janting dan penglihatan kabur. Hal ini harus diperhatikan jika memang seseorang benar-benar ingin memelihara kucing.

  • Kucing Karnivora Alami

Beri kucing makanan yang berasal dari daging hewan alami, seperti ayam, sapi atau ikan dan hindari pemberian tumbuh-tumbuhan. Makanan dari tumbuh-tumbuhan tidak mampu dicerna dengan baik oleh si kucing, meskipun tidak sedikit pemilik yang memberi makanan berupa sayuran dan nasi, hal ini justru membuat kotorannya bau.

  • Mandikan Teratur

Kucing bisa bau, untuk itu perlu dimandikan secara teratur dan ketika memandikannya gunakan air dingin. Karena jika menggunakan air panas justru akan merusak bulu dan menyebabkan iritasi kulit, jika kucing rewel bisa gunakan tisu basah. Semprotkan juga pewangi agar badannya terhindar dari kutu.

  • Rutin Menyikat Bulu

Sering menyikat bulu dengan sisir khusus juga perlu dilakukan, terlebih ketika kucing peliharaan memiliki bulu yang tebal. Ini dapat membuat nyaman dan membantu menghilangkan rambut mati, kuman dan bakteri pada bulu kucing.

  • Ajak Bermain di Luar

Seperti manusia, kucing juga merupakan makhluk hidup yang memiliki rasa bosan ketika berada di dalam rumah. Ini termasuk manfaat pelihara kucing, yakni mengajaknya bermain di luar rumah, otomatis si pemilik akan menggerakan tubuhnya ketika bermain dengan kucing. Hal ini diklaim efektif untuk menurunkan stres karena beban pikiran berat.

Tips Skincare untuk Remaja Menjadi Lebih Baik

Masa remaja merupakan masa di mana hal-hal baru akan terjadi, termasuk menggunakan skincare untuk remaja. Untungnya, tidak suit sama sekali untuk merawat kulit anak remaja. Oleh karena itu, untuk mendapatkan kulit yang lebih baik, sangat bagus untuk melakukan rutinitas perawatan kulit harian yang umumnya terdiri dari pembersih, toner, dan pelembab serta perawatan lainnya untuk tetap menghidrasi kulit.

Berikut beberapa tip untuk membantu Anda memahami perawatan kulit seperti apa yang cocok untuk remaja.

  • Mencuci wajah

Mencuci wajah merupakan salah satu langkah awal yang harus dilakukan sebelum memulai perawatan lainnya, wajah yang kotor dapat membuat wajah berjerawat. Dan, jika Anda membiarkan kotoran menumpuk di kulit Anda atau pergi tidur dengan wajah kotor tentu akan membuat wajah berjerawat.

Kulit yang setiap hari terpapar oleh banyak hal yang menyumbat pori-pori, termasuk kotoran, keringat, minyak, tabir surya, dan riasan. Jadi, langkah pertama dalam rutinitas perawatan kulit remaja adalah membersihkan wajah.

  • Hindari pencuci wajah yang mengandung bahan kimia keras yang dapat mengiritasi kulit dan berdampak buruk bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.
  • Bersikaplah lembut dengan kulit Anda, jangan menggosok dengan keras atau menggunakan kain kasar. Gunakan gerakan melingkar untuk menggosokkan pembersih ke kulit Anda dan pastikan semua kotoran dan riasan telah hilang.
  • Bilas semua pembersih wajah, tanpa meninggalkan pembersih wajah. Lalu keringkan dengan handuk lembut.
  • Pelembab

Hal kedua yang perlu dalam skincare untuk remaja adalah pelembab. Pasalnya, saat mencuci muka Anda akan menghilangkan minyak “baik” yang membantu melindungi kulit Anda dan menjaganya untuk tetap lembut. Meskipun Anda telah menggunakan pembersih wajah yang lembut dan alami, namun Anda tetap harus menggunakan pelembab agar kulit tetap terlihat segar dan terus terhidrasi.

  • Bibir

Selain skincare wajah, jangan lupakan bibir Anda. Bibir merupakan bagian terpenting dan sensitif yang sering terlewatkan oleh produk perwatan kulit. Kulit bibir Anda lebih tipis dan lebih halus daripada kulit di bagian tubuh Anda yang lain.

Bibir biasanya memproduksi melanin untuk melindungi diri dari sinar matahari, dan juga memiliki kelenjar minyak yang lebih sedikit daripada kulit Anda yang lain. Untuk remaja, bisa memulai dengan menggunakan lip balm secara teratur dan dapat menghindari bibir dari pecah-pecah.

Selain beberapa tip di atas tentang bagaimana penggunaan skincare untuk remaja, berikut pun ada beberapa hal yang bisa para remaja lakukan untuk mendapatkan kulit yang bagus.

  • Minum cairan yang cukup. Mengonsumsi cairan yang cukup adalah kunci menjaga kulit Anda tetap terhidrasi dengan baik dan lembut. Anda juga bisa minum jus hijau atau smootie dengan banyak buah dan sayuran untuk memberikan vitamin yang Anda butuhkan dan membantu mengoksidasi kulit Anda, untuk menjaganya tetap sehat.
  • Makan makanan yang sehat. Ingat bagaimana tubuh Anda membutuhkan minyak dalam jumlah tertentu agara tetap lembut dan halus? Nah, untuk mendapatkan hal tersebut secara alami Anda dapat membantu mempertahankan kelembapan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3.
  • Hindari menyentuh wajah Anda. Jangan terlalu sering menyentuh wajah, kecuali saat Anda mencuci wajah dan menggunakan skincare. Pasalnya, tangan Anda dapat menyebarkan bakteri ke wajah dan menyebabkan timbulnya jerawat, tetapi juga dapat membawa kuman yang dapat membuat Anda sakit, seperti virus flu.
  • Perhatikan paparan sinar matahari. Saat anda berada di luar ruangan, jangan lupa untuk mengggunakan tabir surya atau tutupi dengan lengan panjang atau topi lebar, jadi jangan langsung terpapar sinar matahari. Selain itu, usahakan untuk tidak terlalu dekat dengan pemanas. Karena paparan panas langsun dapat menyebabkan peradangan dan menyebabkan kolagen rusak yang nantinya dapat menyebabkan keriput dini.

Skincare untuk remaja pada dasarnya boleh digunakan namun pilih produk yang memang dikhususkan untuk remaja dan jangan terlalu banyak menggunakan berbagai produk. Cukup pembersih muka, toner ataupun pelembab. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerusakan pada wajah.

Cara Minum Cuka Apel yang Benar Setiap Hari

Cuka apel telah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami yang efektif mengatasi berbagai permasalahan kesehatan. Akan tetapi, untuk bisa merasakan hasil dari pemakaian cuka apel dengan lebih baik, Anda perlu memahami cara minum cuka apel yang benar sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. 

Konsumsi cuka apel setiap hari bisa mengatasi beberapa masalah kesehatan, mulai dari kadar gula darah yang tinggi, untuk penurunan berat badan, untuk memperlancar proses pencernaan, dan lain sebagainya. Setiap manfaat tersebut bisa dirasakan dengan cara minum cuka apel yang berbeda-beda.

Cara minum cuka apel berdasarkan manfaatnya

Supaya hasil dari konsumsi cuka apel lebih efektif, sebaiknya sesuaikan cara meminumnya dengan manfaat yang Anda inginkan. Berikut ini beberapa cara meminum cuka apel berdasarkan hasilnya: 

  • Untuk menurunkan berat badan

Apabila Anda ingin menurunkan berat badan, cuka apel sebaiknya dikonsumsi sebelum makan. Anda bisa mencampurkan dua sendok makan cuka apel ke dalam segelas air lalu diminum.

Tidak hanya itu, konsumsi cuka apel juga bisa dilakukan dengan mencampurkannya ke dalam saus yang akan digunakan sebagai saus salad. Hal ini akan membantu memberikan Anda rasa kenyang yang lebih cepat dan lama.

Menurut penelitian, dua sendok makan cuka apel setiap harinya lebih efektif untuk menurunkan berat badan hingga dua kali lipat dalam tiga bulan dibandingkan dengan orang yang berdiet tanpa bantuan cuka apel. 

  • Untuk meningkatkan energi

Salah satu manfaat lainnya dari pemakaian cuka apel adalah peningkatan energi. Biasanya, manfaat ini akan lebih efektif dirasakan di pagi hari ketika Anda memerlukan energi dalam jumlah besar untuk memulai hari.

Anda bisa berhenti mengonsumsi kopi dan menggantinya dengan teh yang telah dicampurkan dengan cuka apel. 

Melalui teh dengan cuka apel ini, lemak Anda akan tersimpan dengan baik. Selain itu, asam asetat yang terkandung di dalam teh juga berperan dalam meningkatkan cara kerja otot sebagai bahan bakar sumber energi. 

  • Untuk mengendalikan kadar gula darah

Salah satu manfaat cuka apel yang paling populer adalah kemampuannya dalam mengendalikan kadar gula darah secara alami. Sebaiknya, minumlah cuka apel sebelum Anda mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat untuk mencegah atau memperlambat lonjakan gula darah yang besar.

Cara minum cuka apel untuk mengendalikan gula darah adalah dengan mengonsumsi empat sendok teh cuka apel sebelum makan. Akan lebih baik kalau Anda mencampurkan cuka apel ini dengan air. 

Akan tetapi, perlu diingat, cuka apel tidak akan menurunkan kadar gula darah secara signifikan apabila dikonsumsi sebelum Anda memakan makanan yang tinggi serat atau mengandung karbohidrat dalam jumlah rendah. 

  • Untuk mengendalikan kolesterol

Selain gula darah, cuka apel juga bisa membantu dalam mengendalikan kolesterol. Asam asetat pada cuka apel bekerja secara alami untuk menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol. 

Dengan konsumsi cuka apel yang tepat, Anda bisa menurunkan resiko kolesterol dan juga penyakit jantung lainnya. 

Anda bisa mengonsumsinya dengan mencampurkan cuka apel ke dalam salad buah. Pilihlah bahan-bahan salad yang juga efektif dalam mengendalikan risiko penyakit jantung, seperti telur, alpukat, dan lain sebagainya. 

Masih ada banyak manfaat cuka apel lainnya yang baik untuk tubuh. Sesuaikan setiap cara minum cuka apel dengan manfaat yang Anda inginkan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Mengintip Kandungan Vape vs Rokok dan Dampaknya pada Tubuh

Perdebatan mengenai profil keamanan dan bahaya vape vs rokok seperti tak ada habisnya. Para pengguna vape percaya rokok elektronik tersebut lebih aman dari rokok kovensional. Namun sebagian lainnya menganggap kedua hal itu tak ada bedanya. 

Lantas bagaimana dampak vape vs rokok terhadap kesehatan paru-paru?

Vape lebih terkenal di kalangan remaja

Vape pertama kali diperkenalkan pada tahun 2007 dan popularitasnya semakin meningkat hingga kini. Pada tahun 2008, US Surgeon General menyebut vaping sebagai wabah di Amerika Serikat karena penggunaan vape di kalangan remaja meningkat hingga lebih dari 75%.

Vape lebih disukai anak-anak karena tidak meninggalkan bau yang membekas seperti rokok. Selain itu cairan vape (e-liquid) tersedia dalam berbagai rasa yang menarik. Bentuk vape yang berbeda-beda juga menjadikan vape lebih disukai karena keberadaannya cenderung lebih mudah disamarkan.

Mengintip kandungan vape vs rokok

Terdapat kurang lebih 600 komposisi yang terkandung di dalam rokok, dengan komponen utamanya adalah tembakau. Ketika dibakar, rokok menghasilkan lebih dari 7.000 senyawa kimia beracun.

Meski telah diberi catatan peringatan bahaya rokok, konsumen rokok tetap tidak menghiraukannya. Berikut ini beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam dan yang dihasilkan oleh rokok konvensional:

  • Aseton: ditemukan juga pada penghapus cat kuku
  • Asam asetat: ditemukan dalam bahan pewarna rambut
  • Amonia: terkandung pada pembersih rumah tangga
  • Arsenik: bahan berbahaya yang ditemukan pada racun tikus
  • Benzene: ditemukan dalam bensin
  • Butana: ditemukan juga pada cairan korek api 
  • Kadmium: komponen aktif dalam asam baterai
  • Karbon monoksida: ditemukan juga pada asap knalpot 
  • Formaldehida: merupakan cairan pembalseman
  • Hexamine: ditemukan dalam cairan korek api
  • Timbal: merupakan kandungan di dalam baterai
  • Tar: bahan utama dalam untuk mengaspal jalan 
  • Methanol: komponen utama dalam bahan bakar roket
  • Nikotin: ditemukan juga pada insektisida
  • Naftalena: bahan utama dalam kapur barus
  • Toluen: digunakan untuk membuat cat

Berbeda dengan rokok konvensional yang hanya dibalut kertas dan filter, vape atau rokok elektronik terdiri dari komponen yang cukup modern meliputi:

  • Kartrid, disebut juga reservoir atau pod, untuk menampung larutan cair 
  • Atomizer atau alat penyemprot
  • Baterai untuk memanaskan cairan
  • Drip tip atau corong untuk menghisap uap vape

Pada rokok elektrik, cairan dipanaskan oleh pemanas sehingga menghasilkan uap yang disebut aerosol. Uap inilah yang dihisap oleh vapers sebagai pengganti merokok.

Sementara itu bahan kimia berbahaya yang ditemukan pada vape antara lain nikotin, karsinogen, acrolein, diacetyl, dietilen glikol, logam berat, kadmium, dan benzene.

Penelitian mengenai vape vs rokok terhadap paru-paru

Jika Anda ditanya, mana yang lebih baik antara vape vs rokok, kira-kira apa jawaban yang tepat?

Baik rokok maupun vape melibatkan proses menghirup zat yang dipanaskan. Pada awalnya vape diciptakan sebagai alternatif pengganti rokok yang aman. Namun banyak penelitian yang mengungkapkan dampak buruk vape. 

Rokok telah terbukti dapat menyebabkan komplikasi kesehatan seperti serangan jantung, stroke, dan kanker paru-paru. Efek yang sama ternyata juga diperlihatkan oleh pengguna rokok elektronik.

Bahkan dalam sebuah penelitian, menghirup uap vape tanpa nikotin dan perasa dapat memperburuk sirkulasi dan pembuluh darah.

Vaping secara rutin dalam jangka panjang juga dikaitkan dengan popcorn lung atau bronchiolitis obliterans (BO). Kondisi ini merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh kerusakan saluran udara kecil di paru-paru.

Vaping juga dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan lain seperti pneumonia lipoid dan pneumotoraks spontan primer.

Meski tampaknya dampak dari kedua rokok tersebut telah jelas, namun penelitian untuk membandingkan bahaya vape vs rokok tetap terus dilakukan. 

Catatan

Jika membicarakan profil keamanan vape vs rokok hasilnya sudah jelas bahwa kedua jenis rokok tersebut berbahaya bagi tubuh. Keduanya juga memiliki efek samping yang tak beda jauh. 

Sudah saatnya menghentikan perdebatan  vape vs rokok dan mulailah menerapkan gaya hidup sehat seperti mengonsumsi makanan gizi seimbang, berolahraga secara teratur, dan sebisa mungkin menghentikan kebiasaan merokok.

Inilah Cara Mengatasi Gejala Arthralgia saat di Rumah

Arthralgia merupakan penyakit sendi mirip atritis, namun tidak mengakibatkan pembengkakan. Meskipun arthralgia juga tidak menimbulkan komplikasi penyakit lainnya, namun rasa nyeri sendinya bisa menghambat aktivitas sehari-hari dan menurunkan produktivitas kerja. Untuk meringankan tanda dan gejala arthralgia, Anda membutuhkan tindakan mudah dan cepat yang bisa dilakukan di rumah. 

arthralgia

Tanda dan gejala

Bagi penderita arthralgia, bagian-bagian tubuh yang diserang yaitu sendi tangan, lutut, dan pergelangan kaki. Jika menyerang lebih dari satu bagian dinamakan polyarthralgia. Berikut ini merupakan tanda dan gejala arthralgia:

  • Nyeri sendi
  • Sendi kaku
  • Gerak sendi terbatas
  • Kelelahan dan lemas
  • Kemerahan

Tingkat kesakitan atau nyeri sendi tergantung pada keparahan dan batas toleransi masing-masing individu. Arthralgia bukan termasuk jenis penyakit yang disebabkan kondisi inflamasi pada sendi. 

Cara mengatasi gejala arthralgia

Jika Anda mengalami tanda dan gejala di atas, selain tindakan medis, tindakan mudah dan sederhana ternyata bisa dilakukan di rumah. Berikut ini merupakan beberapa cara yang bisa membantu mengatasi tanda dan gejala arthralgia:

  1. Istirahatkan bagian sendi yang nyeri

Salah satu cara terbaik dalam meredakan nyeri yakni dengan beristirahat dan relaksasi. Hal ini bisa memulihkan energi dan memungkinkan tubuh memperbaiki sel-selnya secara alami. Atur durasi dan siklus waktu tidur yang benar. Menurut Kemenkes RI, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sebanyak 7-8 jam. Usahakan juga tidur dan bangun di jam yang sama setiap harinya. 

  1. Kompres menggunakan air dingin atau panas

Anda bisa mengguanakan kemasan kompres instan untuk meredakan nyeri sendi. Kompres bagian sendi yang nyeri selama 10 menit. Beberapa orang menggunakan bahan sprai seperti fluoromethane yang memberikan efek dingin ke kulit. Begitu pula dengan efek kompres panas yang mampu membuat sendi semakin rileks dan berkurang kekakuannya. 

  1. Mandi air panas

Sensasi panas mampu menenangkan nyeri sendi, otot kaku dan tegang, serta tubuh menjadi lebih rileks. Selain itu, sirkulasi darah juga semakin lancar, meningkatkan ruang gerak, serta mengurangi kekakuan sendi. Tak hanya dengan mandi, Anda juga bisa berendam di dalam bak air panas, kecuali jika dalam konsisi hamil, memiliki tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung, cara ini disarankan untuk tidak dilakukan.  

  1. Lakukan meditasi

Meditasi mindfullness terbukti mampu mengurangi rasa sakit sebanyak 57%. Jika kegiatan meditasi dilakukan secara rutin, maka rasa sakit bisa berkurang sebanyak 90%. Meditasi mindfullness dilakukan dengan cara memfokuskan pikiran ke setiap hembusan napas, suara, perasaan, serta sensasi tubuh yang sedang Anda alami saat meditasi tanpa memikirkan segala permasalahan atau penyakit yang sedang terjadi pada diri Anda. Lakukan saat Anda dalam keadaan rileks dan tenang. 

  1. Temukan dukungan dari orang-orang yang mengalami hal yang sama

Selain dari keluarga dan lingkungan terdekat, dukungan dari orang-orang yang senasib mampu menguatkan psikologis penderita Arthralgia. Anda bisa mencarinya di media sosial atau tanyakan kepada petugas medis yang melayani pasien-pasien dengan kondisi sama. 

  1. Olahraga rutin yang tidak memberatkan sendi

Jika sendi sedang mengalami nyeri dan kaku, sebaiknya Anda menunda olahraga terlebih dahulu dan melanjutkannya saat sendi telah terasa membaik. Beberapa olahraga yang disarankan untuk penderita nyeri sendi diantaranya yoga, pilates, berenang, bersepeda, atau sekadar jalan-jalan santai. Kuncinya, lakukan olahraga yang tidak terlalu memberatkan kerja sendi.

  1. Lakukan diet penurunan berat badan jika Anda obesitas atau overweight

Kelebihan berat badan berpotensi menimbulkan kerusakan jaringan lunak dan penyakit sendi. Setiap penambahan berat badan yang melebihi normal akan memberikan tambahan tekanan ke sendi. Penderita obesitas membutuhkan perawatan lutut 20 kali lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal. Selain melakukan perawatan mandiri di rumah serta beberapa bentuk rutinitas lainnya, penderita arthralgia sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Terlebih jika Anda memiliki penyakit penyerta atau kondisi khusus lainnya. 

5 Cara Mencegah Timbulnya Rambut Merah

Mengecat rambut dengan warna merah memang tampak keren dan membuat gaya Anda semakin trendi. Namun, beda cerita apabila Anda akhirnya memiliki rambut merah akibat hancurnya sel-sel melanin pada rambut. Rambut merah karena melanin yang hancur justru membuat Anda tampak kusam dan tidak segar.

Banyak penyebab yang bisa membuat rambut Anda tampak kemerahan. Salah satu penyebab yang paling kuat adalah terlalu sering terpaparnya rambut Anda dengan sinar matahari. Radiasi pada sinar mataharilah yang menjadi alat penghancur melanin di rambut sehingga rambut Anda menjadi tampak kemerahan.

Rambut merah akibat sinar matahari memang menjadi masalah banyak orang, mungkin termasuk Anda. Namun, bukan berarti Anda tidka bisa mencegahnya. Berikut ini adalah beberapa cara simpel yang bisa membuat risiko rambut Anda menjadi merah karena sinar matahari dapat diminimalkan.

  • Batasi Kegiatan Luar

Semakin Anda memiliki banyak waktu berkegiatan di luar, semakin sering pula rambut Anda terpapar radiasi dari panas matahari. Risiko Anda memiliki rambut merah pun menjadi semakin besar. Jalan satu-satunya yang termudah adalah sebisa mungkin mengurangi paparan sinar matahari ke rambut Anda dengan berdiam dalam ruangan.

Batasi kegiatan Anda di luar ruangan. Siasati pula waktu kegiatan Anda pada pagi atau sore hari di mana sinar mahatari belum terlalu terik. Cara ini akan efektif menjaga pigmen di rambut Anda. Rambut Anda pun akan lebih sulit berubah warna menjadi kemerahan.

  • Tutupi Rambut

Radiasi matahari tidak hanya merusak pigmen di rambut, namun juga bisa membakar kulit. Khusus untuk kulit, penggunaan pakaian yang tertutup dapat mengurangi paparan sinar matahari yang merusak. Konsep ini sebenarnya juga dapat Anda terapkan pada rambut Anda.

Cobalah untuk selalu menutupi rambut Anda tiap kali pergi ke luar di tengah matahari yang tengah menyengat. Anda bisa menggunakan topi, syal, ataupun payung. Dengan demikian, ultraviolet yang merusak melanin rambut bisa dikurangi.

  • Rutin Pakai Conditioner

Rambut merah diawali dengan rambut kering sehingga melanin yang ada di dalamnya makin lama makin rusak. Karena itu jika ingin melindungi rambut agar tetap hitam, pastikan bahwa kelembapannya selalu terjaga.

Untuk menjaga kelembapan, Anda bisa mengambil langkah simpel dengan memakai conditioner. Mulai saat ini, biasakan membubuhkan conditioner tiap kali sehabis keramas agar rambut tidak kering dan menjadi lebih mudah kemerahan.

  • Pertimbangkan Tabir Surya

Tabir surya tidak hanya tersedia untuk kulit. Saat ini sudah banyak produk tabir surya yang bisa digunakan untuk melindungi rambut Anda dari sinar ultraviolet yang membahayakan. Anda bisa mempertimbangkan menggunakan produk ini guna mencegah timbulnya rambut merah yang membuat kepercayaan diri menurun.

Secara umum, tabir surya sebenarnya berfunsi menjaga kualitas rambut. Produk perawatan ini akan menjaga kelembapan rambut sehingga membuat rambut Anda tidak mudah kering akibat sinar matahari yang terik. Kondisi rambut yang sehat pun membuat melanin rambut tidak mudah rusak sehinga warna rambut menjadi lebih terjaga.

  • Konsumsi Makanan Bergizi

Makanan bergizi tinggi nyatanya juga berfungsi mencegah rambut merah! Salah satu nutrisi yang paling dibutuhkan untuk menjaga warna alami rambut adalah makanan-makanan yang mengandung antioksidan tinggi.

Antioksidan berfungsi menangkal radikal bebas yang dipancarkan oleh sinar matahari. Dengan adanya pelindung dari antioksidan tersebut, zat melanin pada rambut tidak akan mudah rusak dan rambut Anda bisa tetap terlihat berkilau karena sehat.

***

Tidak sulit bukan mencegah agar rambut merah tidak menimpa Anda? Coba praktikkan berbagai cara pencegahan di atas dan rasakan sendiri manfaatnya.

Cara Mempercepat Pembukaan Persalinan dengan Gerakan Sederhana Berikut Ini

Bergerak aktif dan berolahraga ringan sangat disarankan menjelang minggu terakhir kehamilan. Olahraga dapat membantu ibu hamil mengatasi ketidak nyamanan terkait kehamilan, dan merupakan cara mempercepat pembukaan persalinan dengan efektif.

pembukaan persalinan

Berikut ini beberapa aktivitas fisik yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mempercepat pembukaan persalinan.

Berjalan kaki

Bagi ibu hamil, berjalan kaki mungkin menjadi kegiatan yang cukup sulit dilakukan. Pasalnya ibu menanggung beban dua kali lipat sehingga sulit untuk melangkahkan kaki. Namun berjalan kaki menjadi salah satu cara mempercepat pembukaan persalinan.

Ibu hamil yang rutin berjalan kaki cenderung lebih mudah melewati proses bersalin dibandingkan ibu yang hanya berdiam diri dan tetap berbaring di rumah. 

Anda tidak harus keluar rumah dan berjalan mengelilingi kompleks. Cukup berjalan beberapa langkah secara rutin di dalam rumah untuk membantu membuka serviks.

Menaiki tangga

Menaiki tangga membuat posisi tubuh Anda mengalami kemiringan 40 hingga 45 derajat. Posisi ini mendorong bayi jadi lebih rendah ke arah panggul, memberi tekanan lembut pada serviks sehingga membuat serviks menipis dan melebar.

Ketika Anda melakukan latihan ini, mintalah bantuan pasangan atau keluarga untuk menuntun Anda. Pastikan gunakan tangga yang memiliki pegangan dan berpegangan dengannya demi alasan keamanan.

Squat

Latihan squat akan memperkuat otot kaki, pinggul, dan dasar panggul. Ketika dilakukan selama masa kehamilan, squat membantu bayi turun ke jalan lahir sehingga akan mengurangi waktu persalinan.

Untuk melakukan squat, berdiri dengan tegak dengan kaki terbuka selebar bahu. Jongkok secara perlahan dengan tetap menjaga punggung dan lutut tidak terlalu menonjol. Tahan posisi ini selama 20 hingga 30 detik dan kembali ke posisi semula.

Ketika melakukan squat, mintalah bantuan pasangan Anda. Anda juga bisa menggunakan bola fitness sebagai penahan agar lebih aman.

Lunges

Gerakan ini akan membantu membuka panggul dan memperkuat paru-paru. Untuk melakukannya, berdirilah dengan kaki rapat lalu ambil satu langkah besar dengan salah satu kaki dan buatlah posisi berlutut dengan kaki lainnya menahan di belakang. 

Pastikan tulang belakang Anda lurus, lalu tahan posisi ini selama 5 hingga 10 detik. 

Latihan ini akan sangat sulit dilakukan mendekati waktu persalinan, jadi jangan ragu meminta bantuan pasangan Anda.

Peregangan kupu-kupu

Gerakan ini merupakan gerakan pemanasan yang umum dilakukan. Dibandingkan dengan latihan yang telah disebutka di atas, peregangan kupu-kupu merupakan gerakan yang paling mudah dilakukan. 

Anda tak perlu banyak bergerak, cukup duduk tegak dan tempelkan kedua telapak kaki Anda. Tekan lutut dengan lembut menyentuh lantai dan tahan posisi selama 15 hingga 30 detik. Ulangi gerakan ini 5 hingga 10 kali. 

Latihan ini berfungsi untuk meregangkan otot punggung, pinggul, panggul, dan paha dalam. Memperkuat area tubuh tersebut sangat membantu dalam melancarkan proses persalinan. 

Hal-hal yang harus diperhatikan

Berolahraga dapat menginduksi persalinan secara alami, namun ada hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memulai olahraga antara lain:

  • Minum sebelum, saat, dan setelah berolahraga. Mencukupi kebutuhan cairan sangat diperlukan ketika olahraga, terutama pada ibu hamil
  • Gunakan sport bra untuk menopang payudara Anda sepenuhnya dan membuat Anda tetap nyaman
  • Teruslah bergerak. Istirahatlah yang cukup dan tetap isi waktu luang Anda untuk melakukan aktivitas fisik yang ringan, seperti menggerakkan kaki, lengan, atau bagian tubuh lainnya. Hal ini mencegah otot Anda menjadi kaku selama proses persalinan.

Pada wanita dengan kehamilan normal, olahraga dapat dilakukan sebagai salah satu cara mempercepat pembukaan persalinan secara alami. Namun pada beberapa kondisi dokter menyarankan untuk membatasi aktivitas olahraga.

Sebelum melanjutkan rutinitas senam hamil, konsultasikan dengan dokter untuk  mendapatkan referensi yang tepat.

Mengenal Fungsi Penting dari Albumin

Hati memproduksi beragam jenis protein yang dapat disebar ke aliran darah. Salah satu protein utama yang diproduksi organ tubuh vital yang satu ini adalah albumin. Tugas penting dari albumin adalah mengontrol tekanan osmotik pada darah agar terjadi keseimbangan larutan.

Dengan tekanan osmotik yang terkontrol, cairan darah tersebut bisa tetap berada di alur pembuluh darah dan tidak bocor ke jaringan tubuh sekitarnya. Karena alasan inilah, keberadaan kadar albumin yang cukup sangat penting bagi manusia. Jika terjadi kekurangan albumin atau yang disebut kondisi hipoalbuminemia, berbagai fungsi penting dari albumin menjadi tidak bisa Anda peroleh. Kekurangan albumin juga menunjukkan akan adanya masalah di bagian hati maupun ginjal Anda.

Sementara jika kadar albumin rata-rata harian terpenuhi, beragam fungsi dari jenis protein yang dominan membentuk darah ini bisa Anda rasakan. Berikut ini adalah beberapa fungsi albumin yang membuat hidup Anda menjadi lebih sehat.

  1. Menjaga Keseimbangan Cairan

Tanpa albumin, darah Anda bisa terlalu encer sehingga berpotensi memicu kebocoran ke organ lain. Dengan albumin yang memadai, sel tubuh mampu menarik cairan ketika dibutuhkan. Begitu pun sebaliknya, tubuh dapat mengeluarkan cairan jika sel terlalu penuh.

  • Mendistribusikan Nutrisi

Albumin akan berpengaruh pada kondisi gizi di tubuh Anda. Pasalnya, salah satu fungsi dari protein yang beredar di darah ini adalah mengangkut nutrisi dalam darah menuju organ-organ yang membutuhkan. Kurangnya kadar albumin cenderung membuat Anda mudah kelelahan dan mengalami kekurangan gizi, meskipun sudah menyantap beragam makanan dan minuman penuh nutrisi.

  • Menjadi Antioksidan Darah

Fungsi antioksidan untuk menghindarkan Anda dari beragam penyakit akibat kerusakan sel sudah tidak perlu diragukan. Tapi, tahukah Anda bahwa albumin merupakan bagian dari antioksidan itu sendiri yang beredar dalam darah? Albumin mampu mengikat logam dan bereaksi mencegah penyerapan radikal bebas sehingga kerusakan sel mampu diminimalkan.

  • Mengangkut Hormon dan Obat-obatan

Fungsi lain dari albumin adalah sebagai pengangkut beragam zat dalam tubuh. Salah satu zat yang diangkut adalah hormone progesterone yang bermanfaat untuk sistem reproduksi. Selain itu, albumin juga mampu mengangkut obat-obatan untuk dialirkan ke bagian organ yang membutuhkan.

  • Mengikat Bilirubin

Bilirubin merupakan pigmen kuning yang memiliki manfaat untuk mengevaluasi hati sekaligus mencegah kerusakan sel darah merah. Salah satu fungsi penting albumin adalah menjadi pengikat bilirubin di dalam darah sehingga Anda tidak mengalami kekurangan bilirubin. Dengan bilirubin yang terjaga, produksi sel darah merah akan lebih terjamin guna menjaga kesegaran Anda dalam beraktivitas.

  • Menjaga Keseimbangan Asam Basa

Kadar asam basa perlu dalam tubuh perlu dijaga agar seimbang guna membuat kinerja organ-organ tubuh tidak terganggu. Tubuh manusia sendiri cenderung basa sehingga jika tidak diimbangi dengan asam akan memunculkan keluhan nyeri otot, obesitas, hingga berujung ke berbagai kondisi penyakit kronis. Adanya albumin yang pas dalam darah dapat menjaga keseimbangan asam basa tubuh. Pasalnya, jenis protein yang satu ini memiliki banyak anoda bermuatan listrik.

  • Memperbaiki Jaringan Sel Rusak

Albumin sangat erat kaitannya dengan pembentukan sel darah putih. Dengan kadar albumin yang pas, sel darah putih dapat terbentuk sesuai dengan porsi yang dibutuhkan guna menjaga kekebalan tubuh dan memperbaiki jaringan sel yang rusak. Pembentukan sel darah putih oleh albumin sendiri dapat terjadi karena jenis protein ini menjadi agen pengikat antarsel sekaligus penanda jika terjadi kerusakan sel di dalam tubuh.

***

Untuk memperoleh segala fungsi tersebut, kadar albumin yang Anda butuhkan tiap hari sekitar 3,4—4,7 gram per desiliter. Jika pada suatu saat Anda melakukan pemeriksaan kesehatan dan didapati kadar albumin lebih rendah dari seharusnya, pemberian serum albumin dapat menjadi solusi sementara.

8 Manfaat Penting dari Jagung Rebus

Jagung merupakan salah satu sumber karbohidrat yang disebut sebagai super food. Bukan tanpa alasan, jagung dinilai sehat karena memiliki kandungan nutrisi 4—5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan jenis karbohidrat lainnya, seperti beras dan gandum.

Selain nutrisinya yang melimpah, jagung kerap dikonsumsi karena memiliki rasa yang lezat dan mudah diolah. Salah satu bentuk pengolahan yang paling mudah dan enak adalah menjadikannya sebagai jagung rebus. Dengan merebus jagung, nutrisi-nutrisi yang ada dalam bahan makanan yang satu ini diyakini pula lebih terjaga.

Beberapa kandungan nutrisi yang terdapat di jagung, seperti vitamin A, vitamin E, karoten, sampai serat yang tinggi. Dengan nutrisi yang begitu banyak, segudang manfaat di bawah ini bisa Anda rasakan dalam kenikmatan rasa jagung rebus yang menggiurkan.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Jagung yang memiliki tingkat serat tinggi sangat baik bagi kesehatan jagung. Dengan serat yang melimpah, kadar kolesterol dalam tubuh dapat dikontrol sehingga meminimalkan terjadinya plak pada aliran darah yang bisa menyebabkan penyakit jantung koroner.

  • Mengontrol Tekanan Darah

Bagi para penderita hipertensi, melahap banyak jagung rebus tidak akan menjadi masalah. Pasalnya, jagung justru bisa membantu Anda mengontrol tekanan darah. Manfaat ini bisa diperoleh dari jagung karena adanya kandungan kalium tinggi yang berfungsi menjaga tekanan darah dalam tubuh.

  • Mencegah Stroke

Jagung juga mengandung magnesium. Fungsi dari nutrisi ini tidak hanya mampu menghindarkan Anda dari penyakit jantung iskemik. Lebih daripada itu, magnesium juga bisa mengurangi tingkat risiko stroke pada seseorang. Jagung juga bermanfaat mencegah stroke karena kemampuannya mengontrol tekanan darah agar tidak terlalu tinggi.

  • Mengurangi Risiko Diabetes

Anda takut mengonsumsi jagung rebus karena rasanya yang manis? Tenang saja, rasa manis jagung nyatanya tidak akan membuat Anda mudah terserang diabetes. Justru sebaliknya, jagung memiliki kandungan polifenol yang cukup tinggi sehingga mampu mengatur insulin dan glukosa guna mencegah timbulnya ancaman diabetes.

  • Menghindarkan dari Kanker

Adalah kanker paru-paru, yang merupakan jenis kanker yang bisa dicegah ketika Anda rutin mengonsumsi jagung rebus. Menurut sebuah penelitian, zat cruptoxanthin dan kadar vitamin A yang tinggi pada komoditas yang satu ini bisa membantu mencegah perkembangan sel kanker pada paru-paru.

  • Mengatasi Anemia

Bagi Anda yang kerap mengalami kurang darah atau anemia, mengonsumsi jagung rebus sebagai camilan merupakan langkah yang tepat. Pasalnya, asam folat pada jagung bisa membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh sehingga Anda bisa terlepas dari gejala anemia. Bahkan dalam sebuah penelitian disebutkan, mengonsumsi jagung secara rutin dalam waktu sebulan bisa meningkatkan pembentukan hemoglobin sampai 50 persen.

  • Mempertahankan Kekuatan Tulang

Hindari pengeroposan tulang dengan rutin mengonsumsi jagung bisa menjadi opsi yang bijak. Ini karena jagung memiliki kandungan mangan, zinc, serta tembaga yang tinggi. Zat-zat tersebut sangat berfungsi dalam mempertahankan kekuatan tulang.

  • Memelihara Kesehatan Mata

Mata menjadi bagian tubuh yang sangat krusial guna memastikan segala aktivitas Anda berjalan baik. Untuk memelihara kesehatannya, Anda bisa mengonsumsi vitamin A, C, dan. E. Semua vitamin tersebut ternyata terkandung cukup banyak dalam sebonggol jagung. Khususnya jagung juga memiliki kandungan vitamin A yang berbentuk senyawa lutein dan zeaxanthin yang mampu mencegah degenerasi makula pada orang tua.

Jadi, jangan ragu untuk mengonsumsi jagung tiap hari untuk memperoleh berbagai manfaat penting tersebut, ya! Tentunya mengolahnya menjadi jagung rebus tetap menjadi pilihan terbaik karena bisa mengeluarkan rasa asli yang enak serta tidak menghilangkan berbagai nutrisi yang menjadi sumber manfaat sumber karbohidrat tersebut.

Penyebab Pusing saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Masalah umum yang sering dialami oleh ibu hamil adalah pusing. Tentu saja kondisi ini bikin ibu hamil merasa tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun biasanya, pusing saat hamil umumnya tidak hanya terjadi di trimester pertama kehamilan saja, tetapi juga terasa di trimester kedua dan ketiga. Hal ini disebabkan karena rahim yang membesar dan menekan pembuluh darah.

Penyebab Pusing saat Hamil

Pusing saat hamil biasanya disebabkan oleh sistem kardiovaskular yang mengalami perubahan drastis, seperti naiknya detak jantung, jantung memompa darah lebih banyak setiap menitnya, serta jumlah darah dalam tubuh meningkat 30-50 persen. Adapun penyebab lainnya yang membuat Anda merasa pusing adalah karena:

  • Morning Sickness

Mual dan muntah parah yang terjadi selama masa kehamilan dapat menyebabkan Anda merasa pusing. Biasanya ini terjadi di awal kehamilan atau disebut juga dengan hiperemesis gravidarum. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan pusing, tetapi juga menyebabkan penurunan berat badan karena kurangnya asupan yang dibutuhkan tubuh.

  • Perubahan Hormon

Selama masa kehamilan, tubuh memang mengalami perubahan hormon yang membuat pembuluh darah menjadi lebar dan lebih rileks. Hal ini memicu tekanan darah menjadi turun. Itulah mengapa ibu hamil sering merasa pusing, terlebih ketika bangun dari posisi tidur.

  • Berdiri Terlalu Cepat

Saat ibu hamil berdiri terlalu cepat dari posisi tidur atau duduk, darah tidak punya cukup waktu sampai ke otak. Inilah yang membuat kepala terasa pusing dan berputar.

  • Berbaring Telentang

Berbaring dengan posisi telentang juga dapat menyebabkan ibu hamil merasa pusing. Hal ini terjadi karena rahim yang ukurannya semakin membesar menghalangi aliran darah ke jantung dari ekstremitas bawah (anggota gerak bawah).

  • Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik adalah kondisi di mana sel telur yang dibuahi ditanam di luar rahim, biasanya di saluran tuba. Kehamilan ektopik ini juga dapat menyebabkan pusing. Hal ini karena terjadinya pendarahan vagina akibat kehamilan di luar kandungan. Selain itu, Anda juga mungkin merasakan lemas dan sakit di perut.

  • Tekanan pada Rahim

Rahim yang terus membesar dapat menyebabkan pembuluh darah tertekan dan menyebabkan Anda merasa pusing. Biasanya terjadi di trimester kedua dan ketiga. Selain pusing, Anda juga akan merasa tidak nyaman di bagian peru.

  • Dehidrasi

Pada kehamilan, dehidrasi dapat terjadi kapan saja. Hal ini dikarenakan tubuh kekurangan cairan. Padahal saat hamil, tubuh akan membutuhkan lebih banyak cairan. Selain merasa pusing, tubuh juga akan merasa kelelahan, mulut kering, mudah mengantuk, dan lainnya.

  • Rendahnya Gula Darah

Gula darah yang rendah dapat menyebabkan munculnya gejala seperti pusing, berkeringat, sakit kepala, hingga badan gemetaran.

  • Anemia

Anemia disebabkan karena turunnya sel darah merah selama kehamilan. Bisa juga disebabkan karena kekurangan zat besi dan asam folat. Selain pusing, tubuh juga merasakan gejala seperti pucat, sesak napas, hingga kelelahan.

  • Rasa Cemas

Napas akan berlebih ketika Anda merasa cemas. Kondisi ini membuat Anda lebih banyak menghirup karbondioksida dibanding oksigen. Sehingga rasa cemas juga sering menjadi penyebab pusing saat hamil.

Cara Mencegah dan Mengatasi Rasa Pusing saat Hamil

Cara mencegahnya akan tergantung pada apa penyebab yang membuat Anda merasa pusing tersebut. Namun, hal yang harus dilakukan saat merasa pusing adalah duduk. Posisi duduk akan membuat rasa pusing hilang dan menghindari Anda agar tidak terjatuh. Berikut yang bisa Anda lakukan jika merasa pusing.

  • Bangun dari Posisi Tidur Perlahan

Ketika Anda ingin bangun dari posisi berbaring atau duduk, bangunlah dengan perlahan. Jangan sampai Anda bangun terburu-buru agar mencegah rasa pusing semakin memburuk.

  • Banyak Konsumsi Air Putih

Air putih akan mencegah Anda dari dehidrasi yang menjadi penyebab pusing. Setidaknya minumlah 8-10 gelas dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

  • Makan Secara Teratur

Ibu hamil harus menjaga waktu dan pola makan secara teratur. Nutrisi dari makanan yang masuk ke tubuh haruslah memenuhi kebutuhan tubuh. Selain itu, mengkonsumsi camilan yang sehat dapat mengurangi rasa pusing saat hamil.

  • Tidur dengan Posisi Miring ke Kiri

Pusing dapat disebabkan oleh posisi tidur yang telentang. Oleh karenanya, usahakan untuk tidur menghadap ke samping agar jantung dapat memompa darah ke seluruh tubuh dengan lebih mudah.

  • Duduk dan Tenang

Ketika merasa pusing saat hamil, duduklah dengan tenang untuk membantu menghilangkan rasa pusing. Dengan duduk, Anda juga terhindar dari kondisi yang tidak diinginkan seperti terjatuh.