Diare dan Muntah? Obati dengan Obat dari Interbat

Diare dan Muntah? Obati dengan Obat dari Interbat

Diare dan muntah merupakan gejala umum yang dapat terjadi pada banyak orang, tidak peduli usia, dan jenis kelamin, mulai dari bayi hingga orang dewasa. Dalam banyak kasus, kedua gejala tersebut disebabkan karena keracunan makanan dan akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari. Mendapatkan cukup istirahat dan minum banyak air untuk menghindari dehidrasi biasanya menjadi satu-satunya perawatan yang dibutuhkan. Anda juga mengonsumsi tablet kunyah yang dijual secara OTC di Interbat. Meskipun virus biasanya menjadi penyebab utama diare dan muntah, ada faktor lain yang dapat menyebabkan gejala tersebut terjadi dalam waktu yang bersamaan, misalnya kondisi medis dan penggunaan obat-obatan tertentu. 

Penyebab diare dan muntah di waktu yang bersamaan

Muntah dan diare dapat terjadi secara bersamaan karena beberapa alasan. Dalam kasus ringan, obat dari Interbat biasanya dapat mengatasi kondisi ini. Virus lambung seperti atau infeksi gastrointestinal karena bakteri biasanya merupakan penyebab utama kondisi ini terjadi pada anak-anak. Saluran gastrointestinal merupakan bagian dari sistem pencernaan. Infeksi ini juga dapat memengaruhi orang dewasa, namun ada beberapa alasan lain mengapa orang dewasa menderita kondisi ini, misalnya terlalu banyak minum alkohol atau sedang hamil. 

  • Viral gastroenteritis

Ini adalah sebuah infeksi di usus yang disebabkan karena virus. Viral gastroenteritis sering disebut flu perut, namun virus flu tidak menyebabkan infeksi ini. Virus yang biasa menyebabkan gastroenteritis di antaranya adalah norovirus, rotavirus, astrovirus, dan adenovirus. Meskipun semua jenis virus ini dapat memengaruhi semua orang usia berapapun, rotavirus, astrovirus, dan adenovirus biasanya sering menyerang bayi dan anak-anak, menurut Institut Diabetes dan Penyakit Ginjal dan Pencernaan Nasional (NIDDK). 

Virus ini ditularkan dari satu orang ke orang lain lewat hubungan kontak langsung dengan kotoran atau muntahan yang terinfeksi. Hal ini dapat terjadi ketika seseorang yang terinfeksi tidak mencuci tangan dengan benar di kamar mandi, dan kemudian menyentuh permukaan yang digunakan oleh orang lain atau menyiapkan makanan untuk orang lain. Gejala viral gastroenteritis di antaranya adalah diare yang berair, nyeri atau kram perut, mual dan muntah, dan demam. 

  • Keracunan makanan

Keracunan makanan adalah infeksi di usus yang disebabkan karena bakteri. Anda bisa menderita keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Hal ini dapat terjadi di rumah atau di restoran di mana makanan tidak dibuat atau dimasak dengan baik. Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan di antaranya adalah E. coli, Campylobacter, Salmonella, Shigella, Staphylococcus, dan Listeria. 

Gejala keracunan makanan dapat bermula dalam beberapa jam setelah makan makanan yang terkontaminasi, dan biasanya akan sembuh setelah beberapa jam atau beberapa hari. Hal ini biasanya tidak membutuhkan perawatan khusus, namun Anda bisa mengonsumsi obat tertentu untuk atasi mual dan muntah yang bisa dibeli di Interbat. Diare yang berair dan muntah adalah gejala paling umum dari keracunan makanan. Gejala lain di antaranya adalah mual, kram dan nyeri perut, diare berdarah, dan demam. 

Biasanya, mual dan muntah disebabkan karena virus atau makanan terkontaminasi dan akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari atau setelah Anda mengonsumsi obat yang dapat dibeli di Interbat. Minum banyak air dan makan makanan yang tawar dapat membantu. Perhatikan tanda-tanda dehidrasi, terutama pada bayi dan anak yang tidak dapat mengkomunikasikan apa yang sedang mereka rasakan. Konsultasi dengan dokter apabila anak Anda menderita gejala yang parah atau gejala tidak kunjung sembuh setelah beberapa hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *