Bolehkah Penderita Diabetes Mengonsumsi Gula Palem? Ini Penjelasannya

Bolehkah Penderita Diabetes Mengonsumsi Gula Palem? Ini Penjelasannya

Gula palem merupakan salah satu bahan pemanis yang banyak digunakan sebagai pengganti gula pasir. Hal ini karena gula palem diklaim lebih aman dan menyehatkan daripada gula pasir. Gula palem juga lebih rendah kalori dan dibuat dari sumber yang alami dan memiliki manfaat kesehatan yang berbeda.

Gula Palem untuk Diabetes

Gula palem bisa digunakan sebagai alternatif bahan pemanis bagi penderita diabetes. Hal ini karena gula palem memiliki skor indeks glikemik yang rendah. Selain itu, gula palem juga mengandung lebih sedikit kalori daripada sukrosa atau gula biasa yang dibuat dari getah pohon kelapa, serta terbuat tanpa bahan kimia tambahan.

Karena gula palem tidak melibatkan proses pemurnian, maka gula palem memiliki banyak manfaat kesehatan seperti menjadi sumber tembaga, seng, besi, mangan, dan kalium yang baik. Selain itu, satu sendok makan berisi gula palem mengandung 54 kalori, 0 gram protein, 0 gram lemak, 15 gram karbohidrat, 0 gram serat, dan 15 gram gula pasir. Skor indeks glikemik gula palem adalah 41 yang membuatnya sesuai untuk dikonsumsi penderita diabetes. Namun, Anda harus tetap bijak menggunakan gula palem karena sama-sama tinggi kandungan gula.

Manfaat Gula Palem untuk Diabetes

Gula palem merupakan bahan pemanis yang bisa digunakan oleh penderita diabetes tipe 2. Karena gula palem memiliki lebih sedikit kadar glukosa dan indeks glikemik yang rendah, maka seseorang yang mengonsumsi gula palem tubuhnya lebih mudah untuk mengatur gula dalam darah. Hal ini juga dipengaruhi oleh karakteristik gula palem yang tidak mudah membuat lonjakan energi atau kadar gula darah.

Bagi wanita dengan diabetes tipe 2, kandungan insulin disebut bermanfaat untuk mengontrol gula darah dan meningkatkan antioksidan. Hal ini juga akan melindungi tubuh dari penyakit, infeksi, dan kerusakan. Studi lain yang diterbitkan pada tahun 2016 menyebutkan bahwa karbohidrat yang telah difermentasi justru meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini tentu memiliki efek metabolisme yang besar bagi orang-orang yang memiliki risiko tinggi terkena diabetes.

Cara Mengonsumsi Gula Palem

Karena gula palem memiliki rasa yang nikmat, cara terbaik untuk mengonsumsinya adalah dengan mencampurnya dalam seduhan teh dan kopi. Selain itu, gula palem juga bisa digunakan untuk mengganti gula pasir saat Anda membuat kue sendiri. Anda juga bisa menambahkan gula palem di atas pancake dan waffle untuk menambah cita rasa. Gula palem juga sudah populer di masakan Asia untuk memberikan rasa pada masakan seperti olahan ayam, ikan, dan kari.

Waktu untuk Mengonsumsi Gula Palem

Karena gula palem sering digunakan sebagai bahan pengganti gula putih, maka gula palem ini bisa digunakan kapan saja sepanjang hari. Namun, Anda perlu mengingat untuk selalu menggunakan dan mengatur konsumsi gula palem dengan bijak saat memasukkan ke dalam minuman atau makanan Anda.

Risiko Konsumsi Gula Palem Secara Berlebihan

Gula palem memiliki kandungan fruktosa yang tinggi yang dapat menimbulkan kenaikan kadar gula darah secara signifikan. Meskipun gula palem disebut sebagai bahan pemanis yang lebih sehat daripada gula pasir, jika gula palem dikonsumsi secara berlebihan maka dapat menyebabkan beberapa hal sebagai berikut.

  • Penambahan berat badan yang tidak diinginkan 
  • Meningkatkan masalah bagi penderita diabetes dan obesitas
  • Menyebabkan kerusakan gigi dan infeksi gusi
  • Menyebabkan penyakit jantung
  • Memicu kegemukan
  • Menimbulkan sindrom metabolik dan penyakit jantung

Meski begitu, gula palem memiliki banyak manfaat seperti menjadi suplemen nutrisi yang baik, melancarkan pencernaan, menjadi obat alami yang bagus untuk mengatasi pilek dan sakit kepala, dan tinggi zat antioksidan. Namun, Anda tetap perlu mengatur kadar konsumsi gula palem sehingga tidak memicu dampak negatif untuk kesehatan tubuh Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *