Inilah Cara Mengatasi Gejala Arthralgia saat di Rumah

Arthralgia merupakan penyakit sendi mirip atritis, namun tidak mengakibatkan pembengkakan. Meskipun arthralgia juga tidak menimbulkan komplikasi penyakit lainnya, namun rasa nyeri sendinya bisa menghambat aktivitas sehari-hari dan menurunkan produktivitas kerja. Untuk meringankan tanda dan gejala arthralgia, Anda membutuhkan tindakan mudah dan cepat yang bisa dilakukan di rumah. 

arthralgia

Tanda dan gejala

Bagi penderita arthralgia, bagian-bagian tubuh yang diserang yaitu sendi tangan, lutut, dan pergelangan kaki. Jika menyerang lebih dari satu bagian dinamakan polyarthralgia. Berikut ini merupakan tanda dan gejala arthralgia:

  • Nyeri sendi
  • Sendi kaku
  • Gerak sendi terbatas
  • Kelelahan dan lemas
  • Kemerahan

Tingkat kesakitan atau nyeri sendi tergantung pada keparahan dan batas toleransi masing-masing individu. Arthralgia bukan termasuk jenis penyakit yang disebabkan kondisi inflamasi pada sendi. 

Cara mengatasi gejala arthralgia

Jika Anda mengalami tanda dan gejala di atas, selain tindakan medis, tindakan mudah dan sederhana ternyata bisa dilakukan di rumah. Berikut ini merupakan beberapa cara yang bisa membantu mengatasi tanda dan gejala arthralgia:

  1. Istirahatkan bagian sendi yang nyeri

Salah satu cara terbaik dalam meredakan nyeri yakni dengan beristirahat dan relaksasi. Hal ini bisa memulihkan energi dan memungkinkan tubuh memperbaiki sel-selnya secara alami. Atur durasi dan siklus waktu tidur yang benar. Menurut Kemenkes RI, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sebanyak 7-8 jam. Usahakan juga tidur dan bangun di jam yang sama setiap harinya. 

  1. Kompres menggunakan air dingin atau panas

Anda bisa mengguanakan kemasan kompres instan untuk meredakan nyeri sendi. Kompres bagian sendi yang nyeri selama 10 menit. Beberapa orang menggunakan bahan sprai seperti fluoromethane yang memberikan efek dingin ke kulit. Begitu pula dengan efek kompres panas yang mampu membuat sendi semakin rileks dan berkurang kekakuannya. 

  1. Mandi air panas

Sensasi panas mampu menenangkan nyeri sendi, otot kaku dan tegang, serta tubuh menjadi lebih rileks. Selain itu, sirkulasi darah juga semakin lancar, meningkatkan ruang gerak, serta mengurangi kekakuan sendi. Tak hanya dengan mandi, Anda juga bisa berendam di dalam bak air panas, kecuali jika dalam konsisi hamil, memiliki tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung, cara ini disarankan untuk tidak dilakukan.  

  1. Lakukan meditasi

Meditasi mindfullness terbukti mampu mengurangi rasa sakit sebanyak 57%. Jika kegiatan meditasi dilakukan secara rutin, maka rasa sakit bisa berkurang sebanyak 90%. Meditasi mindfullness dilakukan dengan cara memfokuskan pikiran ke setiap hembusan napas, suara, perasaan, serta sensasi tubuh yang sedang Anda alami saat meditasi tanpa memikirkan segala permasalahan atau penyakit yang sedang terjadi pada diri Anda. Lakukan saat Anda dalam keadaan rileks dan tenang. 

  1. Temukan dukungan dari orang-orang yang mengalami hal yang sama

Selain dari keluarga dan lingkungan terdekat, dukungan dari orang-orang yang senasib mampu menguatkan psikologis penderita Arthralgia. Anda bisa mencarinya di media sosial atau tanyakan kepada petugas medis yang melayani pasien-pasien dengan kondisi sama. 

  1. Olahraga rutin yang tidak memberatkan sendi

Jika sendi sedang mengalami nyeri dan kaku, sebaiknya Anda menunda olahraga terlebih dahulu dan melanjutkannya saat sendi telah terasa membaik. Beberapa olahraga yang disarankan untuk penderita nyeri sendi diantaranya yoga, pilates, berenang, bersepeda, atau sekadar jalan-jalan santai. Kuncinya, lakukan olahraga yang tidak terlalu memberatkan kerja sendi.

  1. Lakukan diet penurunan berat badan jika Anda obesitas atau overweight

Kelebihan berat badan berpotensi menimbulkan kerusakan jaringan lunak dan penyakit sendi. Setiap penambahan berat badan yang melebihi normal akan memberikan tambahan tekanan ke sendi. Penderita obesitas membutuhkan perawatan lutut 20 kali lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal. Selain melakukan perawatan mandiri di rumah serta beberapa bentuk rutinitas lainnya, penderita arthralgia sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Terlebih jika Anda memiliki penyakit penyerta atau kondisi khusus lainnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *