Manfaat Probiotik yang Ada Pada Probiotism

Sesuai namanya, Probiotism adalah suplemen yang memiliki kandungan berbagai probiotik seperti Lactobacillus helveticus R0052, Bifidobacterium infantis R0033 dan Bifidobacterium bifidum R0071. Probiotism berguna untuk mengatasi masalah pencernaan seperti diare atau sembelit.

Manfaat Probiotik Pada Probiotism

Probiotik yang ada pada Probiotism mengandung berbagai bakteri baik yang membantu melawan bakteri jahat penyebab penyakit. Bakteri baik akan membantu menjaga tubuh Anda tetap sehat. Ada berbagai macam manfaat dari probiotik yaitu:

  1. Mencegah dan Mengatasi Diare

Probiotik telah dikenal karena dapat mencegah dan mengurangi tingkat keparahan diare yang Anda alami. Probiotik juga mampu menurunkan risiko seseorang terkena diare dari berbagai penyebab hingga 26 persen pada orang dewasa dan 57 persen pada anak-anak.

Begitu juga dengan diare karena antibiotik. Karena mengonsumsi antibiotik khususnya dalam waktu lama dapat berpengaruh terhadap keseimbangan bakteri jahat dan baik yang berada di dalam usus. Dalam beberapa penelitian menunjukkan jika probiotik dapat menurunkan risiko terkena diare karena mengonsumsi antibiotik hingga 42 persen.

  1. Mengurangi Gejala Gangguan Pencernaan

Beberapa jenis probiotik yaitu strain Bifidobacterium dan Lactobacillus dapat memperbaiki gejala peradangan pada usus besar ringan (kolitis ulseratif). Dalam sebuah penelitian juga menunjukkan jika probiotik bisa memperbaiki gejala sindrom iritasi usus besar (IBS).

Meski memiliki efek pada sindrom iritas usus besar (IBS), namun probiotik tidak memiliki efek untuk penyakit radang usus (IBD)

  1. Melawan Infeksi Pencernaan

Dalam pemeriksaan laboratorium ditemukan jika salah satu strain probiotik yaitu Lactobacillus paracasei dapat melindungi usus dan mengobati seseorang dari infeksi Listeria yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes.

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Produksi antibodi alami dalam tubuh dapat meningkat jika Anda mengonsumsi probiotik sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Probotik juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya di usus.

Risiko infeksi saluran kemih (ISK) pada wanita juga dapat berkurang hingga 50 persen jika mengonsumsi probotik strain Lactobacillus crispatus.

  1. Menyeimbangkan Bakteri di Usus

Terlalu banyak bakteri jahat dan sedikit bakteri baik dapat membuat ketidakseimbangan bakteri dalam usus. Hal ini bisa disebabkan oleh penggunaan antibiotik dan mengonsumsi makanan yang tidak sehat sehingga menyebabkan masalah pencernaan, alergi, obesitas hingga kesehatan mental. Mengonsumsi suplemen probiotik seperti Probiotism mampu mengembalikan keseimbangan alami bakteri pada usus.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Probiotik tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan pencernaan, namun juga dapat menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah sehingga membuat jantung tetap sehat. Dalam tinjauan dari 5 studi menunjukkan jika mengonsumsi yogurt probiotik selama 2-8 minggu dapat mengurangi risiko kolesterol total hingga 4 persen dan kolesterol LDL hingga 5 persen.

  1. Mengurangi Keparahan Alergi

Dalam sebuah studi menunjukkan jika probiotik dapat mengurangi peradangan pada orang yang menderita alergi susu. Selain itu, probiotik juga mampu mengurangi keparahan eksim pada anak-anak dan bayi. Wanita yang mengonsumsi probiotik selama kehamilan, anak-anak yang dilahirkan memiliki risiko 83 persen lebih rendah terkena eksim dalam dua tahun pertama mereka.

Namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

  1. Menurunkan Berat Badan

Mengonsumsi probiotik dapat menurunkan berat badan dengan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Beberapa jenis probiotik seperti Lactobacillus rhamnosus dapat menurunkan berat badan hingga 50 persen lebih banyak pada wanita yang mengonsumsinya selama 3 bulan. Sedangkan probiotik strain Lactobacillus gasseri dapat mengurangi lemak perut hingga 8,5 persen.

Meski memiliki manfaat, namun penggunaan Probiotism harus sesuai dosis. Selain itu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika mengalami diare berat atau disfungsi pankreas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *