Pentingnya Olahraga untuk Jantung bagi Anda

Pentingnya Olahraga untuk Jantung bagi Anda

Olahraga untuk jantung sangat penting dilakukan oleh Anda yang mengalami penyakit jantung. Ada beberapa jenis olahraga yang bisa Anda lakukan secara bertahap.

Olahraga yang mendukung kesehatan jantung sebenarnya penting dilakukan sejak dini untuk mencegah terjadinya penyakit jantung. Artinya, menjaga kesehatan jantung dapat dilakukan sejak usia muda.

Lalu bagaimana dengan orang tua yang sudah terkena penyakit jantung? Penyakit jantung memang bisa menyerang siapa saja dari kelompok usia apa pun, tetapi umumnya penyakit ini muncul di usia tua karena pola hidup tidak sehat yang dilakukan sejak muda.

Penyakit yang umum terjadi adalah gagal jantung, yakni suatu kondisi ketika pompa jantung melemah dan tidak dapat mengalirkan darah secara optimal ke seluruh tubuh.

Pada umumnya, orang dengan gagal jantung sudah tidak bisa beraktivitas fisik yang berat, mudah lelah, dan ngos-ngosan. Kondisi ini membuat mereka merasa olahraga untuk jantung tidak lagi penting.

Faktanya, menurut studi American Heart Association’s (AHA), olahraga juga penting dilakukan bagi pasien gagal jantung. Bahkan dengan olahraga rutin sesuai program, pasien dapat mengembalikan 70% kapasitas jantung.

Gagal jantung dan otot rangka (skeletal muscle)

Otot rangka adalah jaringan otot yang melekat pada tulang manusia dan dapat dikendalikan secara sadar. Gagal jantung kronis tidak hanya melemahkan jantung, tetapi juga memperbukur otot rangka.

Salah satu penyebabnya adalah kondisi fisik pasien yang lemah sehingga sulit berolahraga. Akibatnya otot rangka akan memburuk karena jarang digunakan.

Tidak hanya itu, ada pula perubahan tingkat sel pada otot yang membuat pasien jadi lebih lemah, bahkan rentan terhadap penyusutan otot.

Olahraga untuk membangun otot rangka

Nah Anda yang mengalami gagal jantung atau penyakit jantung lain sebaiknya tidak menghentikan olahraga. Memang pada awalnya tubuh Anda terasa lemas dan tidak bertenaga, tapi olahraga justru sangat penting.

Telah dilakukan penelitian untuk mencari tahu apakah olahraga dapat mengaktifkan sel-sel progenitor, yaitu kumpulan sel belum matang di otot rangka yang dapat membelah menjadi sel-sel dewasa untuk perbaikan otot.

Mengutip WebMD, pasien gagal jantung hanya memiliki sekitar setengah sel progenitor daripada orang sehat. Kondisi inilah yang membuat pergerakan tubuh terasa berat.

Sebuah studi di Amerika Serikat menguji 50 pasien gagal jantung selama 6 bulan, separuh kelompok diminta berolahraga dalam program khusus, sisanya tidak perlu berolahraga.

Setelah 6 bulan, terbukti bahwa sel progenitor dalam kelompok yang berolahraga telah aktif membelah untuk membentuk sel baru dan memperbaiki kerusakan otot hingga enam kali lipat.

Sementara itu, kelompok yang tidak berolahraga menunjukkan tingkat sel progenitor yang tetap sama.

Lebih lanjut, olahraga dengan program yang dirancang oleh dokter terbukti dapat memicu pembentukan pembuluh darah baru di otot rangka.

Olahraga yang bisa dilakukan oleh pasien gagal jantung

Riset telah membuktikan bahwa olahraga penting untuk pasien gagal jantung. Pertanyaannya, olahraga jenis apa yang bisa dilakukan?

Setidaknya ada tiga tipe olahraga untuk jantung yang bisa dilakukan pasien gagal jantung. Tentunya dengan tingkat bertahap, mulai rendah, menengah, hingga tinggi.

Fleksibilitas

Olahraga pertama adalah latihan fleksibilitas seperti yoga, tai chi, atau pilates. Jenis olahraga ini dapat meningkatkan keseimbangan dan membantu pergerakan Anda.

Cardio

Berikutnya, Anda perlu menempuh olahraga kardio yang dapat meningkatkan kekuatan otot jantung dan meningkatkan sirkulasi darah. Ada beberapa jenis olahraga yang masuk jenis ini, di antaranya:

  • Jalan kaki atau jalan cepat
  • Bersepeda
  • Berenang
  • Menari
  • Mendaki

Strength

Anda juga bisa melakukan latihan kekuatan sebagai bagian dari olahraga untuk jantung. CDC merekomendasikan untuk melakukan latihan kekuatan dua kali sepekan, tidak secara beruntun. 

Idealnya, Anda membidik kelompok otot tertentu di setiap sesi latihan, seperti lengan, kaki, dada, bahu, paha, punggung, dan lainnya.

Berikut beberapa contoh latihan kekuatan alias strength training yang bisa Anda coba:

  • Angkat beban
  • Push up
  • Sit up
  • Squat
  • Menggunakan resistance band

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *