Dua Cerita Menarik di Balik Transplantasi Tangan

Tim dokter spesialis bedah diperlukan dalam operasi transplantasi tangan

Kehilangan salah satu atau kedua tangan mungkin akan membuat seseorang kehilangan sebagian kehidupannya. Pasalnya, tangan adalah organ tubuh yang memegang banyak peranan di dalam kehidupan manusia. Namun, berkat perkembangan, mimpi buruk tersebut bisa jadi dihindari lewat transplantasi tangan.

Konon katanya transplantasi tangan dilakukan di Ekuador pada medio 1960-an, setelah percobaan yang akhirnya gagal tersebut, sejak 1990, dunia medis mulai menjadikan tindakan ini sebagai sesuatu yang serius. Pada 1998 akhirnya terjadilah transplantasi tangan kembali setelah yang tangan pertama pada 1964 silam tersebut.

Transplantasi tangan tergolong tindakan yang amat jarang dan langka. Hingga saat ini diperkirakan baru terlaksana kurang dari 100 kali. Namun, di dalam angka tersebut ada berbagai cerita unik. Dua di antaranya akan disajikan kepada Anda:

  • Transplantasi Tangan Lintas Gender Pertama

Cerita unik pertama datang dari India. Seorang bernama Shreya Siddanagowder (18), menjadi penerima cangkok tangan lintas gender pertama. Siddanagowder mendapat donor tangan dari seorang pria berkulit gelap yang saat itu berusia 21 tahun.

Transplantasi tangan yang dijalani Siddanagowder berlangsung selama 13 jam. Tak kurang dari 36 tenaga medis mencurahkan segala daya dan upaya untuk “menghadirkan tangan” untuk Siddanagowder. Tim medis tersebut terdiri dari 20 ahli bedah dan 16 ahli anestesi. 

Satu tahun usai menjalani operasi transplantasi tangan, kondisi Siddanagowder terus membaik. Terapi fisik menolong remaja ini meningkatkan kontrol motorik pada lengan dan tangan. Hasilnya, tangan donor tersebut menjadi lebih ramping daripada yang terjadi pada saat transplantasi.

Hal unik dan tak disangka-sangka lain pun terjadi. Tangan donor tersebut mengalami perubahan warna kulit seolah menyesuaikan dengan warna kulit Siddanagowder. Tangan donor yang awalnya berwarna lebih gelap itu secara perlahan menjadi lebih terang, sehingga tak terlihat perbedaan mencolok dengan warna kulit Siddanagowder.

Menurut kepala dermatologi di Rumah Sakit King Edward Memorial di Mumbai bernama Dr. Uday Khopkar, keajaiban perubahan warna kulit itu terjadi karena tubuh penerima donor memproduksi melanin lebih sedikit daripada donornya. Namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi penyebabnya.

  • Perjuangan Si Kecil Zion untuk Mendapatkan Tangan Kembali 

Nama lengkanya adalah Zion Harvey. Zion telah berbahagia lantaran bisa kembali menyalurkan hobinya, bermain bisbol. Setelah transplantasi tangan yang dilakukannya berhasil, Zion juga telah dapat beraktivitas normal seperti anak-anak lainnya. Zion adalah bocah pertama di dunia yang sukses menjalani transplantasi tangan ganda.

Kata dokter yang menanganinya, anak lelaki yang saat menjalani operasi berusia 10 tahun tersebut bisa menulis, memberi makan, dan berpakaian sendiri. Transplantasi tangan bocah Zion baru benar-benar dinyatakan berhasil setelah 18 bulan. Meski terus melakukan penyesuaian, tetapi kondisi bocah tersebut terus membaik lantaran dahulu dia sering menjalani terapi sehari-hari untuk meningkatkan fungsi tangannya. 

Jalan panjang yang harus dilakoni Zion tersebut bermula saat tangan dan kaki bocah itu diamputasi pada usia dua tahun akibat infeksi sepsis. Infeksi itu juga memaksa Zion melakukan transplantasi ginjal. Tangan donor untuk Harvey mulai tersedia pada Juli 2015 dari anak yang telah meninggal. Dalam beberapa hari setelah operasi, ia bisa menggerakkan jari lalu menggunakan ligamen dari anggota tubuhnya yang tersisa.

Dalam proses penyembuhan, dokter yang menanganinya menyarankan untuk mengonsumsi obat untuk menekan reaksi penolakan tubuh pada ginjal barunya. Obat-obat itulah yang pada kemudian hari menjadi faktor kunci dalam operasi transplantasi tangan yang berlangsung selama lebih dari 10 jam tersebut. Secara medis, obat yang bernama imunosupresif itu memang harus dikonsumsi terus-menerus untuk mencegah tubuh pasien menolak organ yang ditransplantasi. 

Kendati demikian, jalan yang ditempuh Zion tak selalu mulus. Sejauh ini bocah yang kini telah beranjak remaja itu sudah mengalami delapan reaksi penolakan atas implantasi tangan yang dijalaninya, termasuk episode serius selama bulan keempat dan ketujuh dari transplantasi. Hingga kini, Harvey harus terus mengkonsumsi empat obat imunosupresi dan steroid.

***

Dua cerita unik mengenai transplantasi tangan di atas bisa ditarik satu kesimpulan bahwa tindak medis itu bisa bekerja dengan baik selama tubuh berhasil menerima “benda asing” tersebut. Kedua tokoh cerita di atas berhasil berdamai dengan sel, jaringan, dan segala sesuatu yang berada di tangan barunya tersebut sehingga kini keduanya mampu menjalani hidup layaknya teman-teman sebayanya.

Manfaat Mengonsumsi Trifed

Saat mengalami pilek tentu dapat mengganggu aktivitas Anda, terutama ketika daya tahan tubuh sedang tidak prima. Konsekuensinya Anda akan mengalami pilek yang tidak kunjung sembuh. Salah satu obat yang bisa mengatasinya adalah trifed. Trifed adalah obat yang tersedia dalam berbentuk sirup dan tablet. Pada setiap tabletnya, terdapat Pseudoefedrin HCI 60 mg dan Triprolidin HCI 2,5 mg. Sementara untuk sirupnya, terdapat kandungan Pseudoefedrin HCI 30 mg dan Triprolidin HCI 1,25 mg.

Apa itu pseudoefedrin?

Dekongestan merupakan istilah lain yang biasa dipakai untuk menyebut pseudoefedrin atau pelega hidung tersumbat. Kandungan ini termasuk dalam golongan amin simpatomimetik. Jenis obat ini akan bekerja dengan reseptor adrenergic di dalam mukosa saluran napas. Tujuannya untuk vasokonstriksi pembuluh darah termasuk pada rongga hidung. Ketika vasokontriksi terjadi, maka pembuluh darah bisa mengecil sehingga saluran napas tidak tersumbat lagi. Dengan demikian, pembengkakan membrane mukosa saluran napas bisa teratasi.

Apa itu triprolidine?

Sedangkan triprolidine merupakan obat golongan anti-histamin. Normalnya, triprolidine pada trifed bekerja sebagai penangkal energi. Anda sudah tahu kan, pilek identik dengan reaksi alergi? Triprolidine pada trifed ini lah yang bekerja dengan antagonis agar reaksi radang dan alergi bisa berkurang. Reaksi ini seperti gatal-gatal dan bersin-bersin.

Manfaat mengonsumsi trifed

Jika dilihat dari dua kandungan utama pada Trifed di atas, maka jelas bahwa obat ini bisa mengatasi gejala pilek yang disebabkan karena reaksi alergi. Biasanya, reaksi ini dirasakan pada saluran napas bagian atas. Jika Anda memerlukan dekongestan nasal dan antihistamin pada saat yang bersamaan, maka Trifed bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda. Berikut beberapa contoh penyakit yang bisa diatasi adalah:

  • Rhinitis alergi
  • Rhinitis vasomotor
  • Otitis media
  • Barotrauma

Meski demikian, Anda perlu tetap ingat bahwa konsultasi dengan dokter adalah hal yang tidak kalah penting. Dengan melakukan pemeriksaan secara detil, maka dokter akan membantu memberi tahu diagnosis yang tepat untuk Anda, dan apakah Trifed bisa menjadi obat yang efektif.

Kenali Jenis-Jenis Radang Otot

Sakit di bagian otot atau myalgia pasti pernah dialami oleh hampir semua orang. Biasanya penyebab dari sakit otot ini mudah dikenali, seperti akibat aktivitas fisik berat yang tidak terbiasa dilakukan, atau akibat cedera otot. Sakit pada otot juga bisa disebabkan oleh penyakit, misalnya demam berdarah atau penyakit autoimun yang menimbulkan radang otot atau myositis. Selain sakit pada otot, gejala radang otot lainnya adalah otot menjadi lemah, mudah tersandung, mudah jatuh, sulit kembali bangun saat terjatuh, sulit bangun dari posisi duduk ke posisi berdiri, merasa kelelahan luar biasa setelah berjalan atau pun berdiri.

Radang otot disebut juga sebagai penyakit autoimun, kondisi ini muncul karena sistem kekebalan tubuh mengalami masalah dan malah menyerang sel-sel otot yang sehat. Ada beberapa jenis radang otot yang dapat mempengaruhi otot:

  1. Polimiositis

Jenis ini merupakan radang di berbagai otot tubuh. Paling sering terjadi radang otot di bahu, pinggul, paha dan penderitanya lebih banyak wanita. Gejala umumnya dapat muncul pada orang berusia antara 30 sampai 60 tahun.

  • Dermatomyositis

Selain radang otot, myositis jenis ini juga dapat menimbulkan ruam-ruam pada anak. Jenis ini juga lebih banyak diderita oleh wanita serta bisa juga terjadi pada anak-anak.

  • Miositis reaktif pasca infeksi

Radang otot ini muncul setelah infeksi virus. Jenis ini biasanya cenderung ringan saja dan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan tertentu.

  • Myositis inklusi tubuh

Jenis yang menyebabkan kelemahan pada otot kedua paha, otot lengan bawah serta oto tungkai sehingga penderitanya sulit untuk mengangkat bagian depan kaki dan jika berjalan tampak seperti menyeret kakinya, radang otot jenis ini biasanya banyak dialami oleh laki-laki berusia 50 tahun ke atas.

Selain otot pada anggota gerak, peradangan juga bisa terjadi pada otot tenggorokan dan otot dada sehingga menyebabkan sulit untuk menelan serta sesak nafas. Kelemahan otot yang terkena radang ini bisa membaik dan bisa kambuh kembali, akan tetapi tanpa pengobatan kondisinya akan cenderung memburuk.

Waspada Kencing Nanah yang Tidak Muncul dengan Gejala

Selain kencing batu, ternyata ada juga penyakit kencing nanah. Istilah ini merupakan penyebutan awam dari penyakit gonorrhea. Bakteri Neisseria gonorrhoeae menyebabkan infeksi menular seksual pada manusia. infeksi bakteri ini ditularkan melalui hubungan seksual, baik secara vaginal, anal maupun oral.

Ketika menyerang pria, sebagian besar dari mereka tidak menunjukkan gejala yang signifikan. Hal tersebut juga berlaku jika infeksi bakteri ini menyerang wanita.

Oleh karena kencing nanah tidak bergejala, maka cara terbaik untuk mendeteksi apakah seseorang mengidap penyakit kencing nanah, yaitu dengan secara rutin melakukan tes infeksi menular seksual yang dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Bagi seseorang yang melakukan hubungan seksual lebih dari satu pasangan maupun pernah menderita infeksi menular seksual lain, maka pemeriksaan diri secara rutin merupakan kewajiban. Tes ini dilakukan dengan menggunakan sampel urin.

Bagi pria yang mengidap kencing nanah, biasanya gejala akan muncul sejak hari ketiga atau kelima setelah terinfeksi. Namun, gejala ini juga dapat muncul sebulan kemudian. Sementara itu, bagi wanita yang mengidap infeksi bakteri gonorrhea ini, gejala dapat muncul dalam kurun 10 hari setelah tertular.

Gejala yang dapat muncul pada pria, antara lain keluarnya cairan berwarna putih kekuningan, seperti warna nanah dari penis yang disertai dengan rasa nyeri atau sensasi terbakar ketika buang air kecil. Selain itu, penderita juga akan mengalami dorongan yang lebih kuat untuk selalu membuang air kecil. Akan muncul pula pembengkakan pada testis yang disertai rasa sakit.

Bagi wanita, gejalanya akan serupa dengan pria, yaitu keluarnya cairan berwarna putih kekuningan dari vagina l yang terkadang disertai darah, rasa sakit dan nyeri ketika buang air kecil. Khusus untuk wanita, penyakit ini dapat menyebar hingga ke tuba falopi yang mengakibatkan munculnya rasa sakit pada perut bawah dan punggung bawah.

Secara garis besar setidaknya 90% infeksi kencing nanah tidak menimbulkan gejala signifikan, namun biasanya penderita akan merasa gatal-gatal di anus dan rasa sakit ketika buang air besar.

Kenali Gejala Hipotiroidisme pada Bayi

Beberapa negara maju telah melakukan skrining hipotiroid pada bayi sesaat setelah bayi dilahirkan. Namun, di Indonesia, proses skrining ini dilakukan hanya jika ditemukan gejala dari hipotiroidisme. Apa itu sebenarnya hipotiroidisme dan apa saja gejala yang dapat muncul pada bayi?

Hipotiroidisme adalah kondisi ketika hormon tiroid yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid diproduksi dalam jumlah yang rendah. Hormon ini berperan dalam mengoptimalkan metabolisme dan perkembangan otak bayi hingga ia berusia 2-3 tahun.

Proses skrining hipotiroidisme pada bayi penting untuk dilakukan. Pasalnya, gejala hipotiroid pada bayi terkadang tidak memunculkan tanda-tanda yang spesifik. Gejala hipotiroid baru akan muncul sebulan setelah bayi dilahirkan. Ada pun gejala-gejala hipotiroid yang mungkin dapat dialami oleh bayi, antara lain:

  • Berkurangnya berat badan.
  • Mengalami kondisi stunting atau gangguan pertumbuhan.
  • Mengalami pertumbuhan tulang yang tidak normal.
  • Otot-otot terasa lemah.
  • Kondisi pusar yang menonjol atau dalam bahasa medis disebut dengan hernia umbilikus.
  • Bayi terlihat lelah dan lunglai.
  • Bayi sering tertidur.
  • Mengalami kesulitan ketika akan menyusu.
  • Bayi menangis, namun lemah atau jarang sekali menangis.
  • Adanya suara atau rintihan serak dan parau.
  • Kulit berwarna pucat dan berubah menjadi kekuningan (jaundice), terasa dingin, dan kering.
  • Terdapat pembengkakan pada daerah leher akibat dari pembesaran kelenjar tiroid.
  • Ukuran lidah terlihat lebih besar dibanding dengan ukuran normal pada umumnya.
  • Mengalami konstipasi.
  • Mengalami myxedema atau kondisi perubahan kulit pada penderita hipotiroid yang disertai dengan pembengkakan dan penebalan kulit.

Gejala yang umumnya terjadi dan sering kali mengkhawatirkan sang ibu adalah ketika bayi lebih sering tertidur dan enggan untuk menyusu. Jika Anda menemui gejala-gejala tersebut pada bayi Anda, maka segera konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter spesialis anak agar dapat diperiksa dan ditangani secara cepat dan tepat.

Ada pun risiko seorang bayi menderita hipotiroid, antara lain akibat turunan dari ibu yang memiliki penyakit serupa, namun sudah tidak terkontrol. Alasan lain mengapa bayi dapat mengalami hipotiroid, yaitu akibat dari pembentukan kelenjar tiroid yang tidak sempurna atau posisi yang tidak sesuai.

Apa Itu Obat Clozapine dan Bagaimana Efeknya?

Seseorang yang mengalami gejala gangguan jiwa (skizofrenia) dengan ciri-ciri sering berhalusinasi dan delusi, seharusnya diatasi dengan penanganan yang serius dan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Hal sederhana yang dapat dilakukan untuk merawat seseorang yang terkena penyakit skizofrenia, yaitu dengan memberikan obat khusus, seperti clozapine.

Apa itu obat clozapine?

Clozapine adalah suatu obat yang umumnya digunakan untuk mengatasi gejala gangguan jiwa (skizofrenia) maupun gejala psikotik lain. Dengan mengonsumsi obat ini, risiko bunuh diri yang dimiliki penderita penyakit kejiwaan dapat dikurangi.

Tidak hanya untuk mengatasi penyakit kejiwaan, clozapine juga dapat digunakan untuk psikosis sebagai obat penyakit Parkinson. Obat ini bekerja dengan cara memperlambat reseptor Dopamin dan Serotonin (zat alami tertentu yang terdapat pada otak).

Efek samping obat clozapine

Walaupun obat clozapine tidak dapat menyembuhkan penyakit skizofrenia secara menyeluruh, namun ia dapat membantu penderitanya untuk mengontrol gejala yang mungkin dapat terjadi. Clozapine bekerja dengan memulihkan keseimbangan zat kimia yang terdapat di dalam otak. Dengan begitu, obat ini dapat mengurangi halusinasi, menjernihkan pikiran, dan mengurangi kecemasan, sehingga penderita skizofrenia dapat melakukan aktivitasnya tanpa dengan baik.

Namun, selayaknya obat-obatan yang lain, clozapine memiliki efek samping yang mesti diwaspadai. Efek samping tersebut tidak seketika muncul setelah seseorang mengonsumsi obat, namun ketika pasien mengonsumsi obat ini secara berlebihan. Ada pun efek samping yang telah diketahui sejauh ini, misalnya produksi air liur yang meningkat, mengantuk, rasa pusing dan sakit kepala, gemetar, kenaikan berat badan, hiperkolesterolemia, hingga diabetes. Selain itu, jika hal-hal di bawah ini terjadi, maka segera cari pertolongan medis:

  • Kejang.
  • Pingsan.
  • Perubahan status mental.
  • Sindrom neuroleptic maligna.
  • Gerakan tak terkendali.
  • Gangguan pernapasan ketika tidur.
  • Gangguan irama jantung.

Seseorang yang memiliki kondisi kesehatan khusus, seperti penyakit jantung berat, gangguan ginjal berat, supresi sumsum tulang, penyakit mieloproliferatif, ileus paralitik, dan adanya riwayat penggunaan obat yang menginduksi neutropenia atau agranulositosis, tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi obat ini.

Jika memang Anda memutuskan untuk mengonsumsi clozapine, maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan yang dapat berakibat fatal terhadap kesehatan.

5 Ciri-Ciri Mata Katarak yang Harus Anda Waspadai

Salah satu penyakit mata yang kerap dialami adalah katarak. Jenis penyakit mata yang satu ini tergolong cukup berbahaya karena dapat berakhir pada kebutaan. Walaupun begitu, kebutaan yang disebabkan oleh katarak bersifat reversibel atau dapat kembali ke kondisi normal setelah katarak ditangani. Seperti apa katarak itu sebenarnya dan apa saja ciri-ciri mata katarak yang perlu Anda waspadai?

Katarak adalah penyakit mata yang disebabkan oleh proses pengeruhan pada lensa mata. Kondisi ini terjadi seiring dengan bertambahnya usia seseorang maupun karena faktor penyakit bawaan lain, seperti diabetes atau adanya trauma pada bola mata.

Pengeruhan lensa pada mata dapat mengganggu cahaya masuk mencapai bagian belakang dari bola mata, sehingga proses melihat dapat terhambat. Beberapa ciri-ciri mata katarak yang telah diketahui, antara lain:

  • Terganggunya penglihatan menjadi lebih berkabut atau berawan

Ketika proses pengeruhan pada lensa mata terjadi, Anda akan mengalami gangguan penglihatan, seperti penglihatan yang akan semakin kabur. Anda akan merasa bahwa proses penglihatan ditutupi kabut atau berawan, serupa dengan melihat suatu objek dari balik kaca yang tebal dan buram.

  • Mata lebih sensitif terhadap cahaya

Jika Anda merasa bahwa mata Anda lebih sensitif terhadap cahaya, maka hal tersebut dapat menjadi salah satu ciri mata katarak. Anda akan lebih mudah merasa silau ketika memalingkan pandangan searah dengan sumber cahaya. Sumber cahaya di sini bukan selalu berarti sinar matahari, namun juga lampu sorot pada kendaraan.

  • Penglihatan menjadi ganda atau berlipat

Seseorang yang mengalami katarak, akan mengalami penglihatan ganda atau dobel. Kondisi ini disebabkan oleh keruhnya lensa mata pada penderita katarak yang menyebabkan cahaya tersebar ke berbagai arah ketika akan masuk ke mata, sehingga cahaya tidak fokus pada satu titik.

  • Melihat halo atau lingkaran cahaya

Proses berpencarnya cahaya yang masuk ke mata tadi, dapat menyebabkan penderita katarak melihat halo atau lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya. Lingkaran cahaya tersebut serupa dengan bentuk cincin dengan memiliki berbagai warna dan berada di sekitar sumber cahaya.

  • Berubahnya pandangan menjadi kekuningan

Jika kondisi katarak menjadi lebih parah, maka penglihatan Anda berisiko akan berubah warna menjadi kekuningan. Kondisi ini disebabkan oleh gumpalan protein yang mengeruh pada lensa mata, sehingga ia berubah warna menjadi kuning atau kecokelatan. Dengan kondisi seperti ini, penderita katarak akan sulit membedakan warna.

Jaga Daya Tahan dengan Suplemen Becom Zet

Beberapa orang mengonsumsi suplemen tambahan untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat. Hal ini juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin serta mineral dalam tubuh.

Banyaknya aktivitas sehari-hari ditambah, polusi, pergantian cuaca, virus di lingkungan sekitar, dan ditambah dengan kebiasaan buruk mengonsumsi makanan yang tidak pilih-pilih, dapat berdampak buruk pada kondisi kesehatan tubuh.

Terdapat beragam suplemen yang tersedia di pasaran. Salah satu suplemen yang dipercaya oleh banyak orang, yaitu suplemen Becom Zet.

Apa saja zat baik yang dikandung oleh Becom Zet?

Sebuah produk suplemen tentu mengandung beragam vitamin dan mineral, termasuk Becom Zet. Secara lebih jelasnya, Anda dapat melihat penjabarannya di bawah ini:

  • Asam Pantotenat
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin B6
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Vitamin E
  • Niasin
  • Vitamin
  • Zinc

Beragam sekali bukan kandungan vitamin dan mineral dari suplemen Becom Zet ini? Jika Anda ingin mengonsumsi suplemen ini, Anda tidak membutuhkan resep dokter khusus, karena Becom Zet dijual secara bebas di pasaran. Walaupun begitu, Anda tetap harus memerhatikan dosis sesuai dengan aturan jika ingin mengonsumsinya.

Bebas beraktivitas tanpa khawatir sakit dengan menjaga daya tahan tubuh

Ketika seseorang jatuh sakit, maka hal tersebut dapat menghambat segala aktivitas yang perlu dilakukan. Namun, kondisi sakit ini wajar dialami. Hanya saja, kondisi tersebut dapat diatasi dengan menjaga kesehatan tubuh. Menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi suplemen tambahan, seperti Becom Zet dapat meningkatkan vitalitas tubuh.

Suplemen akan sangat membantu orang-orang yang tidak dicukupi dengan makanan bergizi dan bernutrisi. Kandungan di dalam suplemen tersebut dapat mengganti gizi yang tidak didapatkan dari makanan-makanan sehat. Walaupun begitu, memang tidak ada sumber vitamin dan mineral yang lebih baik dari sumber makanan sehat.

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus, seperti mengalami anemia Pernisiosa Addison dan penyakit defisiensi vitamin B12, Anda tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi suplemen Becom Zet karena dapat memicu gangguan fungsi majemuk dari sumsum tulang belakang.

Berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen merupakan langkah bijak yang dapat dilakukan. Dengan begitu, Anda dapat mengurangi efek samping yang mungkin terjadi.

Mengenal Barotrauma yang Membuat Telinga Nyeri di Perjalanan Udara

Barotrauma adalah cedera pada telinga yang disebabkan karena meningkatnya tekanan udara atau tekanan air. Cedera ini bisa dialami oleh penumpang pesawat terbang dan para penyelam saat terjadi ketidakseimbangan antara tekanan udara di telinga bagian tengah dan tekanan udara di luar sehingga menghalangi gendang telinga dari getaran.

Telinga bagian tengah terdiri dari gendang telinga dan area di belakangnya, pada bagian tengah telinga ini dihubungkan ke luar oleh sebuah saluran kecil yang disebut tuba eustachius. Saluran ini menghubungkan telinga ke bagian belakang mulut.

Contohnya saat kita menelan ludah, kita akan mendengar suara menelan tersebut di telinga yang sebenarnya merupakan gelembung udara bergerak melewati tuba eustachius. Gelembung-gelembung udara selalu bergerak ke telinga tengah untuk menyeimbangkan tekanan di dalam telinga kita. Barotrauma akan terjadi saat tuba eustachius tersumbat.

Kondisi yang terjadi pada penumpang pesawat, Barotrauma biasanya terjadi saat pesawat menurunkan ketinggian untuk bersiap mendarat. Tekanan udara yang mendadak berubah menyebabkan vakum atau ruang hampa udara di telinga bagian tengah sehingga gendang telinga tersebut ke arah dalam.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan rasa nyeri seperti tertusuk di telinga dan juga berkurangnya pendengaran. Biasanya, penumpang pesawat udara merasa telinganya seperti tersumbat ketika Barotrauma terjadi. Barotrauma di pesawat terbang paling sering diderita oleh penumpang yang sedang mengalami pilek, memiliki alergi tertentu, atau sedang mengalami infeksi di telinga, hidung atau tenggorokan.

Selain itu, bayi dan anak-anak juga seringkali menjadi korban barotrauma di pesawat terbang karena ukuran tuba eustachius mereka yang lebih kecil dari orang dewasa dan lebih mudah tersumbat. Cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya Barotrauma adalah dengan menjaga tuba eustachius tetap terbuka. Jika Anda sedang pilek, atau mengalami infeksi THT sebaiknya tunda dahulu jadwal bepergian dengan pesawat terbang sampai kondisi Anda membaik.

Namun jika tetap perlu terbang, konsumsilah obat dekongestan kira-kira satu jam sebelum pesawat lepas landas. Pada penerbangan durasi yang panjang, tetaplah mengonsumsi dekongestan selama penerbangan sesuai dengan dosis dan petunjuk penggunaan di kemasan obat. Anda perlu menggunakan sumbatan telinga selama penerbangan untuk memperlambat terjadinya perubahan tekanan udara di telinga.

Kenali Manfaat dan Efek Samping Arcalion

Obat arcalion sering kali digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti, depresi berat, gejala Alzheimer, kelelahan kronis dan penyakit lainnya. Jika Anda memiliki penyakit seperti disebutkan sebelumnya, maka sebaiknya Anda mengonsumsi obat ini dengan dosis 2-3 tablet per hari untuk orang dewasa. Waktu meminum arcalion pun perlu Anda perhatikan, waktu yang dianjurkan adalah pada pagi dan siang hari sesudah makan.

Usahakan untuk meminum obat ini ketika perut sudah terisi. Komposisi yang terdapat dalam obat arcalion adalah sulbutiamine. Sulbutiamine ini merupakan turunan dari thiamine yang merupakan vitamin B1. Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan setelah minum obat arcalion:

  • Meningkatkan kesehatan fisik terhadap kelelahan
  • Meningkatkan efisiensi neuromuskuler
  • Proses pembelajaran
  • Memori dan fungsi metabolisme korteks serebral

Setelah mengetahui manfaat mengonsumsi arcalion, terdapat beberapa efek samping jika Anda mengonsumsinya tidak sesuai dengan resep atau pun anjuran dari dokter. Meskipun jarang ditemukan, efek samping obat ini bisa sangat berbahaya. Oleh karena itu, sebelum mengonsumsi obat arcalion ini sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Efek samping obat arcalion

  • Tremor
  • Sakit kepala
  • Merasa mual
  • Reaksi alergi pada kulit
  • Gangguan pencernaan

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam mengonsumsi obat arcalion:

  • Simpanlah obat pada suhu ruangan dibawah 30 derajat Celsius dan jauhkan dari sinar matahari langsung
  • Konsumsi obat harus sesuai dengan resep dokter
  • Ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi arcalion karena dikhawatirkan dapat mengganggu perkembangan janin
  • Tidak disarankan dikonsumsi bersamaan dengan kafein
  • Tidak disarankan dikonsumsi bersamaan dengan alkohol
  • Tidak disarankan untuk dikonsumsi bagian Anda yang memiliki hipersensitif terhadap komposisi arcalion.
  • Karena kandungan laktosa, obat arcalion ini memiliki kontraindikasi dengan kasus galaktosemia kongenital
  • Segera hentikan penggunaan jika terjadi alergi pada kulit
  • Jika alergi berlanjut, Anda perlu segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan

Golongan obat arcalion ini termasuk ke dalam obat keras. Oleh karena itu, diperlukan obat dokter jika ingin mengonsumsinya. Kemasan arcalion berbentuk box di dalamnya terdapat isi 10 strip dan pada setiap stripnya berisi 6 tablet.