Cara Mempercepat Pembukaan Persalinan dengan Gerakan Sederhana Berikut Ini

Bergerak aktif dan berolahraga ringan sangat disarankan menjelang minggu terakhir kehamilan. Olahraga dapat membantu ibu hamil mengatasi ketidak nyamanan terkait kehamilan, dan merupakan cara mempercepat pembukaan persalinan dengan efektif.

pembukaan persalinan

Berikut ini beberapa aktivitas fisik yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mempercepat pembukaan persalinan.

Berjalan kaki

Bagi ibu hamil, berjalan kaki mungkin menjadi kegiatan yang cukup sulit dilakukan. Pasalnya ibu menanggung beban dua kali lipat sehingga sulit untuk melangkahkan kaki. Namun berjalan kaki menjadi salah satu cara mempercepat pembukaan persalinan.

Ibu hamil yang rutin berjalan kaki cenderung lebih mudah melewati proses bersalin dibandingkan ibu yang hanya berdiam diri dan tetap berbaring di rumah. 

Anda tidak harus keluar rumah dan berjalan mengelilingi kompleks. Cukup berjalan beberapa langkah secara rutin di dalam rumah untuk membantu membuka serviks.

Menaiki tangga

Menaiki tangga membuat posisi tubuh Anda mengalami kemiringan 40 hingga 45 derajat. Posisi ini mendorong bayi jadi lebih rendah ke arah panggul, memberi tekanan lembut pada serviks sehingga membuat serviks menipis dan melebar.

Ketika Anda melakukan latihan ini, mintalah bantuan pasangan atau keluarga untuk menuntun Anda. Pastikan gunakan tangga yang memiliki pegangan dan berpegangan dengannya demi alasan keamanan.

Squat

Latihan squat akan memperkuat otot kaki, pinggul, dan dasar panggul. Ketika dilakukan selama masa kehamilan, squat membantu bayi turun ke jalan lahir sehingga akan mengurangi waktu persalinan.

Untuk melakukan squat, berdiri dengan tegak dengan kaki terbuka selebar bahu. Jongkok secara perlahan dengan tetap menjaga punggung dan lutut tidak terlalu menonjol. Tahan posisi ini selama 20 hingga 30 detik dan kembali ke posisi semula.

Ketika melakukan squat, mintalah bantuan pasangan Anda. Anda juga bisa menggunakan bola fitness sebagai penahan agar lebih aman.

Lunges

Gerakan ini akan membantu membuka panggul dan memperkuat paru-paru. Untuk melakukannya, berdirilah dengan kaki rapat lalu ambil satu langkah besar dengan salah satu kaki dan buatlah posisi berlutut dengan kaki lainnya menahan di belakang. 

Pastikan tulang belakang Anda lurus, lalu tahan posisi ini selama 5 hingga 10 detik. 

Latihan ini akan sangat sulit dilakukan mendekati waktu persalinan, jadi jangan ragu meminta bantuan pasangan Anda.

Peregangan kupu-kupu

Gerakan ini merupakan gerakan pemanasan yang umum dilakukan. Dibandingkan dengan latihan yang telah disebutka di atas, peregangan kupu-kupu merupakan gerakan yang paling mudah dilakukan. 

Anda tak perlu banyak bergerak, cukup duduk tegak dan tempelkan kedua telapak kaki Anda. Tekan lutut dengan lembut menyentuh lantai dan tahan posisi selama 15 hingga 30 detik. Ulangi gerakan ini 5 hingga 10 kali. 

Latihan ini berfungsi untuk meregangkan otot punggung, pinggul, panggul, dan paha dalam. Memperkuat area tubuh tersebut sangat membantu dalam melancarkan proses persalinan. 

Hal-hal yang harus diperhatikan

Berolahraga dapat menginduksi persalinan secara alami, namun ada hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memulai olahraga antara lain:

  • Minum sebelum, saat, dan setelah berolahraga. Mencukupi kebutuhan cairan sangat diperlukan ketika olahraga, terutama pada ibu hamil
  • Gunakan sport bra untuk menopang payudara Anda sepenuhnya dan membuat Anda tetap nyaman
  • Teruslah bergerak. Istirahatlah yang cukup dan tetap isi waktu luang Anda untuk melakukan aktivitas fisik yang ringan, seperti menggerakkan kaki, lengan, atau bagian tubuh lainnya. Hal ini mencegah otot Anda menjadi kaku selama proses persalinan.

Pada wanita dengan kehamilan normal, olahraga dapat dilakukan sebagai salah satu cara mempercepat pembukaan persalinan secara alami. Namun pada beberapa kondisi dokter menyarankan untuk membatasi aktivitas olahraga.

Sebelum melanjutkan rutinitas senam hamil, konsultasikan dengan dokter untuk  mendapatkan referensi yang tepat.

Perkiraan Biaya Cuci Darah Berdasarkan Rumah Sakit dan Tindakan

Bagi pasien gagal ginjal, cuci darah merupakan suatu kebutuhan untuk menjaga tubuhnya dapat beraktivitas. Sayangnya, biaya cuci darah diyakini terlalu mahal. Oleh sebab itu, banyak pasien gagal ginjal merasa enggan untuk melakukan perawatan ini. 

cuci darah

Hemodialisis atau cuci darah dibutuhkan untuk membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Kondisi ini terjadi ketika bagian ginjal yang berfungsi hanya tersisa sekitar 10-15% yang merupakan indikasi adanya gagal ginjal. 

Ketika seseorang mengalami gagal ginjal, kemungkinan besar ia akan mengalami muntah, mual, lelah, bahkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh. Ketika gejala ini mulai timbul, kondisi tersebut menandakan bahwa kadar racun dalam darah harus sesegera mungkin dikeluarkan dari tubuh. Hemodialisis atau cuci darahlah yang menjadi solusi untuk gangguan kesehatan ini.

Lalu, kira-kira berapa biaya cuci darah di Indonesia? Apakah pasien gagal ginjal dapat memperoleh bantuan keringanan biaya cuci darah?

Catat! Biaya cuci darah di Indonesia

Walaupun cuci darah tidak dapat mengatasi gagal ginjal secara keseluruhan, namun perawatan medis ini dapat membantu Anda untuk bertahan hidup dan merasa lebih nyaman terhadap kondisi kesehatan badan Anda. Hemodialisis bekerja dengan mengontrol tekanan darah dan di saat yang bersamaan juga menyeimbangkan mineral dalam darah, seperti kalsium, kalium, dan sodium. 

Berdasarkan aturan standar pemerintah, biaya cuci darah paling murah ditetapkan pada kisaran 400-600 ribu untuk tiap tindakan yang dilakukan. Biaya ini merujuk pada pelayanan di rumah sakit tipe C atau dengan menggunakan fasilitas dialisis yang paling sederhana.

Biaya cuci darah di satu rumah sakit tentu akan berbeda dengan rumah sakit lainnya. Hal ini dipengaruhi oleh peralatan yang digunakan. Sebagai contoh, biaya cuci darah di rumah sakit tipe A (rumah sakit dengan fasilitas terbaik) cenderung lebih mahal jika dibanding dengan biaya cuci darah di rumah sakit tipe B atau C. 

Gambaran lebih lanjut, Anda dapat menyimak informasi biaya cuci darah di bawah ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan:

  • Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. DR. Sulianti Saroso Jakarta: 400 ribu-1.200 juta rupiah/tindakan.
  • Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, terbagi atas tiga jenis tindakan dengan biaya cuci darah paling murah, yaitu 1-3 juta, sedang 3,050-6 juta, dan besar 6.5-11 juta rupiah/tindakan.
  • Rumah Sakit Kusta Dr. Sitanala Tangerang: 750-877 ribu/tindakan.
  • Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya: 1.1 juta/tindakan.

Intensitas perawatan cuci darah bergantung pada kondisi kesehatan tiap individu itu sendiri. Beberapa orang melakukan prosedur tersebut setidaknya dua kali dalam seminggu selama jangka waktu yang ditentukan. Namun, beberapa lainnya, seperti kasus gagal ginjal kronis, memerlukan tindakan tersebut seumur hidup.

Bantuan biaya cuci darah dari BPJS dan asuransi swasta

Peserta BPJS Kesehatan yang mengikuti program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat memperoleh bantuan biaya cuci darah. Meski begitu, prosedur administrasi untuk mendapatkan perawatan ini lebih rumit dan panjang. 

BPJS Kesehatan memberlakukan sistem pembayaran paket melalui INA-CBGs. Hal tersebut berarti bahwa seluruh tindakan cuci darah, seperti transfusi dan menebus obat, akan ditanggung oleh BPJS sesuai dengan kelas rumah sakit yang dituju. Walau demikian, tetap ada kemungkinan pasien gagal ginjal membayar beberapa perawatan atau obat yang tidak ditanggung.

Sebagai antisipasi, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan beberapa asuransi swasta di Indonesia. Dengan begitu, biaya yang tidak tertutupi oleh BPJS Kesehatan, dapat dibantu dengan asuransi swasta tersebut.

Fibrosis Kistik pada Anak, Apa Saja Gejalanya?

Fibrosis kistik atau Cystic fibrosis (CF) adalah penyakit genetik yang menurun. Atau dengan kata lain merupakan kelainan bawaan lahir yang menyebabkan lendir kental terbentuk pada paru-paru dan sistem pencernaan. Kondisi tersebut dapat memicu infeksi dan masalah dalam mencerna makanan, masalah pernapasan, serta kerusakan paru-paru.

Cystis fibrosis ini dihasilkan dari gen cacat yang diturunkan yang mencegah atau mengubah pergerakan natrium klorida atau garam yang masuk dan keluar sel-sel tubuh. Kurangnya gerakan ini dapat menyebabkan terbentuknya lender yang kental dan lengket yang akan menyumbat paru-paru seperti di jelaskan di awal. Jika si kecil didiagnosa menderita CF ini maka akan lebih baik untuk melakukan perawatan secara efektif, karena CF dapat mempengaruhi pertumbuhan.

Gejala fibrosis sistik

Umumnya, gejala pada CF ini akan sangat bervariasi. Tingkat keparahan penyakit dapat mempengaruhi gejala pada anak. Beberapa anak mungkin tidak mengalami sampai mereka lebih besar atau remaja. Nah, gejala CF yang sangat khas dapat dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu pernapasan, pencernaan, dan gagal tumbuh.

Gejala pernapasan

  • Infeksi paru-paru yang sering atau kronis
  • Batuk atau mengi, seringkali tanpa banyak aktivitas fisik
  • Sesak napas
  • Ketidakmampuan untuk berolahraga atau bermain dan merasa cepat lelah
  • Batuk terus-menerus dengan lender kentak (dahak)

Gejala pencernaan

  • Tinja berminyak
  • Sembelit kronis dan parah
  • Sering mengejan saat buang air besar

Gejala gagal tumbuh

  • Penambahan berat badan yang lambat
  • Pertumbuhan yang lambat

Skrining CF biasanya sering dilakukan untuk bayi yang baru lahir. Kemudian penyakit ini akan menyerang dalam satu bulan pertama setelah si kecil lahiratau sebelum Anda merasakan gejala apapun.

Masalah kesehatan lainnya

Berikut beberapa gejala dan masalah kesehatan lain yang mungkin terjadi pada beberapa anak dengan CF.

  • Polip hidung atau pertumbuhan abnormal dari selaput lender hidung
  • Jari tangan dan kaki. Ini adalah kondisi yang ditandai dengan pelebaran dan pembulatan pada ujung jari tangan dan kaki akibat kurangnya oksigen dalam aliran darah
  • Paru-paru yang kolaps (pneumotoraks) yang disebabkan oleh udara atau gas yang bocor ke area sekitar paru-paru
  • Batuk darah
  • Gagal jantung sisi kanan yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi jangka panjang di arteri paru-paru
  • Sakit perut
  • Gas di usus
  • Bagian rektum menonjol keluar melalui anus (rektal prolapse)
  • Penyakit hati
  • Diabetes
  • Peradangan pankreas (pankreatitis). Organ ini menghasilkan banyak hormon dan enzim yang dibutuhkan tubuh untuk bekerja dengan baik
  • Batu empedu
  • Tidak adanya vas deferens bilateral bawaan pada pria. Hal ini adalah tabung yang membawa sperma dari testis ke uretra.

Gejala pada anak akan berbeda-beda. Bayi yang lahir dengan CF sering menunjukkan gejala pada tahun pertama. Tetapi pada beberapa anak mungkin tidak menunjukkan gejala sampai di kemudian hari. Nah, gejala di bawah ini mungkin bisa mengidikasi CF dan bayi dengan gejala ini mungkin akan dilakukan tes CF. Adapun gejala pada bayi seperti:

  • Diare yang tidak kunjung sembuh
  • Kotorannya yang bau
  • Kotoran berminyak dan besar
  • Mengi yang sering atau terus menerus
  • Pneumonia yang sering
  • Batuk tak kunjung henti
  • Kulit terasa sangat asin
  • Pertambahan dan pertumbuhan berat badan yang buruk
  • Infeksi sinus kronis

Lalu bagaimana dengan kehidupan anak selanjutnya?

Fibrosis sistik dapat mengancam jiwa si kecil. Namun, angka harapan hidup pada bayi atau anak yang telah didiagnosis mengidap penyakit tersebut telah meningkat. Beberapa tahun yang lalu, rata-rata anak yang didiagnosis CF dapat berharap untuk dapat hidup hingga remaja. Namun, saat ini, banyak orang dengan CF hidup dengan baik hingga usia 30-an, 40-an, bahkan 50-an.

Cara Melakukan Pelvic Rocking

Bukan tanpa alasan mengapa otot panggul akan menjadi kekuatan utama bagi para ibu hamil ketika akan menjalani persalinan. Mulai dari tahapan pembukaan hingga momen mengejan, otot panggul harus benar-benar dalam kondisi yang kuat. Melakukan pelvic rocking dengan cara memutar pinggang dan pinggul menjadi salah satu memudahkan turunnya kepala bayi ke jalan lahir.

Sangat disarankan untuk aktif bergerak dan berolahraga selama masa kehamilan, ini akan menjadi bekal berharga saat proses persalinan. Rajin berlatih melakukan kondisi ini juga dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul pada tulang belakang. Tentunya para ibu hamil juga menginginkan bahwa kondisi persalinan berjalan lancar dan sempurna.

Pelvic Rocking

Merupakan latihan untuk menggerakan panggul ke depan dan ke belakang, gerakan yang dilakukan bisa bervariasi mulai dari bertumpu pada punggung, duduk di gym ball dan bertumpu pada tangan atau lutut. Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk berlatih gerakan dari metode ini, seperti berikut ini.

  1. Bertumpu pada Tangan dan Lutut

Sama dengan gerakan cat-cow yang dilakukan saat yoga, gerakan ini dilakukan dengan bertumpu pada tangan dan lutut. Namun, pastikan tangan lurus dengan pundak, sementara lutut sejajar lurus dengan pinggul. Setelah itu, tarik napas dan tundukkan kepala, arahkan pandangan ke perut dan tulang punggung ke atas.

Setelah ditahan selama beberapa detik, buang napas dan kembali luruskan tulang punggung, kemudian tahan selama beberapa detik. Lakukan gerakan yang sudah dilakukan tadi selama beberapa kali.

  • Berdiri

Gerakan ini juga dapat dilakukan dengan berdiri dan duduk bersandar di kursi, apabila berdiri berandar pada tembok dan menekuk lutut. Setelah itu tarik napas panjang dan gerakkan panggul ke arah tembok, tulang belakang bagian belakang nantinya akan menyenuh tembok, buang napas dan majukan pinggang ke depan secara perlahan dan ulangi.

  • Menggunakan Birth Ball

Terdapat banyak sekali manfaat dari pemakaian birth ball selama kehamilan, termasuk pengganti kursi ketika memasuki trimester ketiga kehamilan. Untuk melatih gerakan menggunakan birth ball bisa dengan duduk di atasnya dengan menggunakan kedua kaki rata di lantai.

Setelah itu goyangkan panggul ke depan dan belakang, pastikan tubuh bagian atas tetap vertikal. Gerakan ini bisa diulangi selama 10 sampai 15 kali, selain bergerak ke depan dan belakang, bisa juga melakukan gerakan seperti angka delapan dan melingkar.

Manfaat Pelvic Rocking

  1. Fokus Hadapi Kontraksi

Ketika muncul kontraksi, rasa nyeri dapat terasa begitu dominan terutama ketika interval dan durasinya semakin lama. Gerakan panggul ke depan dan ke belakang saat kontraksi dapat membantu ibu agar tetap fokus, ini merupakan distraksi yang efektif ketika harus dihadapkan dengan rasa nyeri saat kontraksi.

  • Kurangi Rasa Sakit

Munculnya distraksi dari rasa sakit saat kontraksi, gerakanini juga mampu membantu menghemat energi sang ibu. Bahkan, dalam sebuah penelitian di tahun 2016 terbukti jika gerakan ini bisa mengurangi rasa nyeri hingga membuat calon ibu merasa nyaman.

Sangat penting karena selama proses persalinan, sebisa mungkin ibu merasa nyaman karena semakin rileks seseorang maka hormon oksitosin akan mendominasi. Sehingga juga membantu agar bayi lebih cepat turun ke jalan lahir.

  • Mempercepat Tahap Pembukaan

Tahapan pembukaan laten dan aktif bisa berlangsung secara cepat atau juga lambat, tergantung pada kondisi setiap ibu hamil. Gerakan ini membantu mempercepay proses pembukaan sehingga persalinan tidak terasa melelahkan dan menguras energi.

Gejala Agranulositosis yang Perlu Dipahami

Merupakan sebuah istilah yang dipakai ketika terjadi kondisi di mana sumsum tulang gagal membentuk granulosit dinamanakan dengan agranulositosis. Kondisi ini sebagian besar terdiri dari neutrofil, merupakan jenis sel darah putih yang bertugas untuk melawan infeksi, Tubuh seseorang yang kekurangan granulosit atau neutrofil dengan mudah akan terserang infeksi.

Jika dalam keadaan normal, sumsum tulang mampu membentuk 1.500 neutrofil per mikroliter darah. Sementara pada kondisi yang tidak normal, jumlah neutrofil absolut yang terhitung tidak sampai 100 neutrofil per mikroliter darah. Apabila neutrofil yang rendah, infeksi ringan bisa berkembang menjadi infeksi serius.

Gejala dan Penyebab Agranulositosis

Kondisi ini termasuk dalam kategori yang cukup serius dan jika tidak segera mendapat penanganan, maka bisa mengakibatkan sepsis dan kematian. Orang yang mengalami gangguan ini akan mudah terserang infeksi karena minimnya jumlah sel darah putih, di mana sel ini bertugas untuk melawan serangan dari bakteri, beberapa gejala yang muncul layaknya infeksi misalnya seperti berikut.

  • Demam yang membuat seseorang merasa lemas dan disertai sakit kepala, berkeringat hingga menggigil.
  • Kemerahan di sekitar wajah, radang tenggorokan, sariawan yang tidak membaik, gusi berdarah, bisul pada kulit.
  • Infeksi yang semakin parah bisa mengakibatkan takikardia, napas menjadi cepat da tekanan darah rendah atau hipotensi.

Penyebab kondisi ini bisa terjadi karena adanya cacat dari lahir (kongenitak) atau karena akibat dari penyakit, obat  dan prosedur medis. Untuk cacat lahir pada umumnya disebabkan karena kelainan genetik langka, yakni sindrim kostmann. Berupa kelainan yang diturunkan kepada anak-anak dari para orang tua.

Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa sebanyak 70 persen kasus yang terkait dengan pemakaian obat antiseptik seperti misalnya clozapine, antimalaria, antiinflamasi dan antitoroid dapat disebabkan karena beberapa hal berikut ini.

  • Kondisi autoimun, bisa seperti lupus dan rheumatoid arthtritis, hepatitis, HIV dan tindakan kemoterapi serta tranplantasi sumsum tulang.
  • Penyakit yang menyerang sumsum tulang, misalnya anemia aplastik, leukimia dan sindrom mielodisplasia.
  • Paparan senyawa kimiawi, misalnya zat arsenik atau merkuri, lalu obat-obatan seperti antipsikotik, obat malaria, OAINS dan obat hipertiroid.

Diagnosa dan Pengobatan

Dokter akan melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik terhadap pasien, apabila diagnosa mengarah ke gangguan ini maka dokter akan langsung melakukan pemeriksaan hitung sel darah lengkap dan pemeriksaan hitung neutrofil absolut. Tindakan ini diperlukan untuk memeriksa jumlah sel darah secara keseluruhan, terutaa sel darah putih.

Hasil tes darah nantinya dipakai oleh dokter untuk memastikan tindakan diagnosis berikutnya, sementara itu pemeriksaan lain dipakai untuk mengetahui penyebab kondisi ini, seperti pemeriksaan aspirasi sumsum tulang dan biopsi umum tulang. Merupakan proses pengambilan sampel darah dan jaringan dari tulang daerah panggul.

Pengobatan yang dilakukan jika terjadi infeksi pada agranulositosis adalah dengan menggunakan antibiotik. Dokter akan memberi resep berdasarkan tingkat keparahan dari infeksi yang muncul, dalam beberap kasus antibiotik sudah diberikan kepada pasien sebelum munculnya infeksi, dengan tujuan mencegah infeksi terjadi.

Penting untuk mengetahui penyebab dari kondisi ini muncul sehingga tindakan medis yang dambil juga bisa dilakukan dengan segera. Misalnya, diduga karena obat malaria, maka akan diberikan pengganti dari obat tersebut. Bahkan, jika diperlukan pengobatan akan dihentikkan terlebih dahulu untuk sementara.

Pengobatan faktor penstimulasi koloni bisa digunakan untuk beberapa orang dengan kondisi tertentu, seperti menderita penyakit ini karena kemoterapi. Tujuan pengobatan ini dilakukan adalah mendorong sumsum tulang untuk menghasilkan lebih banyak neutrofil. Pengobatan ini juga dilakukan bersamaan dengan siklus kemoterapi.

Penyebab dan Gejala Dermatitis Perioral, Ruam Merah di Sekitar Mulut

Dermatitis perioral adalah salah satu jenis peradangan kulit yang terjadi di area sekitar mulut. Akan tetapi gejalanya bisa menyebar sampai ke hidung, dagu, mata hingga dahi.

Dermatitis memang masalah yang cukup umum terjadi di masyarakat. Peradangan kulit ini sebenarnya bisa muncul di mana saja. Namun, salah satu yang cukup umum adalah dermatitis perioral ini.

Mengenal Gejala Dermatitis Perioral

Gejala yang umum terjadi dari dermatitis perioral ini seperti ruam benjolan merah. Kadang benjolan tersebut mengandung cairan atau nanah. Bisa juga bentuknya serupa jerawat di sekitar area mulut.

Peradangan yang sudah semakin memburuk bisa memicu munculnya sensasi terbakar hingga terasa gatal. Dermatitis di area mulut ini bisa dialami oleh siapa saja tanpa mengenal umur, ras, maupun etnis. Tapi, biasanya lebih umum dialami oleh wanita rentang usia 16-45 tahun.

Dermatiti juga mungkin muncul di kelamin. Gejalanya hampir sama dengan yang ada di mulut. Tetapi, bagian kulit yang terdampak adalah kulit dekat anus, skrotum, serta labia pada perempuan.

Penyebab Dermatitis Perioral dan Faktor Risiko

Penyebab pasti dermatitis perioral belum diketahui secara pasti. Akan tetapi diperkirakan peradangan ini muncul setelah penggunaan kortikosteroid oles yang dosisnya tinggi untuk pengobatan masalah kulit lain.

Peradangan kulit di area mulut ini juga bisa dipicu oleh semprotan hidung yang mengandung kortikosteroid serta kosmetik dengan kandungan tertentu.

Dermatitis di area mulut juga bisa diperparah karena adanya kandungan base petrolatum dan parafin pada produk krim kulit yang digunakan.

Ada beberapa faktor risiko yang sering dikaitkan dengan dermatitis perioral, seperti:

  • Keluarnya air liur terus menerus
  • Infeksi jamur dan bakteri
  • Reaksi alergi
  • Penggunaan pasta gigi dengan kandungan fluoroide
  • Adanya perubahan hormon
  • Reaksi alergi
  • Adanya masalah kulit lain seperti rosacea
  • Penggunaan tabir surya
  • Penggunaan pil kontrasepsi

Pengobatan Dermatitis Perioral dengan Tindakan Medis

Jika Anda mengalami perdangan kulit di area sekitar mulut, segeralah menemui dokter kulit. Terlebih jika gejala yang muncul sudah lama dan tidak kunjung hilang.

Apabila dermatitis perioral dibiarkan begitu saja tanpa adanya pengobatan, maka gejala akan bertambah parah dan membuat kulit Anda jadi lebih sensitif dan rentan mengalami infeksi maupun iritasi. Sehingga kulit akan semakin sulit untuk sembuh dan kembali normal. Adanya pengobatan medis diperlukan untuk mengatasi dermatitis perioral ini segera.

Berikut stratgei untuk mengatasi dermatitis perioral dengan pengobatan dari dokter, yaitu:

  1. Penghentian Menggunakan Kandungan Kortikosteroid

Hal pertama yang pasti dilakukan untuk mengatasi peradangan di area mulut ini adalah dengan menghentikan penggunaan pemicu munculnya dermatitis, yaitu kostikosteroid oles maupun semprotan untuk hidung. Sebab, adanya kandungan kortikosteroid ini memperburuk kondisi kulit akibat dermatitis perioral ini.

Mungkin dokter juga akan menyarankan Anda untuk menghentikan juga penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride dan krim wajah.

Berdiskusilah dengan dokter mengenai pengobatannya agar lebih maksimal.

  • Menggunakan Obat-obatan

Dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan tertentu untuk mengobati dan mengatasi masalah dermatitis perioral ini. Berikut obat-obat yang mungkin diresepkan.

  • Antibiotik topikal seperti eritromisin dan metronidazole
  • Obat jerawat topikal seperti adapalene atau dengan asam azelat
  • Krim imunosupresif, misalnya krim pimekrolimus atau tacrolimus
  • Antibiotik oral seperti tetrasiklin, doksisiklin, minosiklin atau isotretinoin untuk pasien dengan kasus yang lebih parah.

Ruam pada area kulit merupakan gejala umum yang bisa terlihat akrena dermatitis perioral ini. Penanganan dari dokter bisa dilakukan dengan menghentikan pemicu terjadinya peradangan ini, serta memberikan pengobatan dengan obat tertentu yang diberikan dokter.

Mengenal Fungsi Penting dari Albumin

Hati memproduksi beragam jenis protein yang dapat disebar ke aliran darah. Salah satu protein utama yang diproduksi organ tubuh vital yang satu ini adalah albumin. Tugas penting dari albumin adalah mengontrol tekanan osmotik pada darah agar terjadi keseimbangan larutan.

Dengan tekanan osmotik yang terkontrol, cairan darah tersebut bisa tetap berada di alur pembuluh darah dan tidak bocor ke jaringan tubuh sekitarnya. Karena alasan inilah, keberadaan kadar albumin yang cukup sangat penting bagi manusia. Jika terjadi kekurangan albumin atau yang disebut kondisi hipoalbuminemia, berbagai fungsi penting dari albumin menjadi tidak bisa Anda peroleh. Kekurangan albumin juga menunjukkan akan adanya masalah di bagian hati maupun ginjal Anda.

Sementara jika kadar albumin rata-rata harian terpenuhi, beragam fungsi dari jenis protein yang dominan membentuk darah ini bisa Anda rasakan. Berikut ini adalah beberapa fungsi albumin yang membuat hidup Anda menjadi lebih sehat.

  1. Menjaga Keseimbangan Cairan

Tanpa albumin, darah Anda bisa terlalu encer sehingga berpotensi memicu kebocoran ke organ lain. Dengan albumin yang memadai, sel tubuh mampu menarik cairan ketika dibutuhkan. Begitu pun sebaliknya, tubuh dapat mengeluarkan cairan jika sel terlalu penuh.

  • Mendistribusikan Nutrisi

Albumin akan berpengaruh pada kondisi gizi di tubuh Anda. Pasalnya, salah satu fungsi dari protein yang beredar di darah ini adalah mengangkut nutrisi dalam darah menuju organ-organ yang membutuhkan. Kurangnya kadar albumin cenderung membuat Anda mudah kelelahan dan mengalami kekurangan gizi, meskipun sudah menyantap beragam makanan dan minuman penuh nutrisi.

  • Menjadi Antioksidan Darah

Fungsi antioksidan untuk menghindarkan Anda dari beragam penyakit akibat kerusakan sel sudah tidak perlu diragukan. Tapi, tahukah Anda bahwa albumin merupakan bagian dari antioksidan itu sendiri yang beredar dalam darah? Albumin mampu mengikat logam dan bereaksi mencegah penyerapan radikal bebas sehingga kerusakan sel mampu diminimalkan.

  • Mengangkut Hormon dan Obat-obatan

Fungsi lain dari albumin adalah sebagai pengangkut beragam zat dalam tubuh. Salah satu zat yang diangkut adalah hormone progesterone yang bermanfaat untuk sistem reproduksi. Selain itu, albumin juga mampu mengangkut obat-obatan untuk dialirkan ke bagian organ yang membutuhkan.

  • Mengikat Bilirubin

Bilirubin merupakan pigmen kuning yang memiliki manfaat untuk mengevaluasi hati sekaligus mencegah kerusakan sel darah merah. Salah satu fungsi penting albumin adalah menjadi pengikat bilirubin di dalam darah sehingga Anda tidak mengalami kekurangan bilirubin. Dengan bilirubin yang terjaga, produksi sel darah merah akan lebih terjamin guna menjaga kesegaran Anda dalam beraktivitas.

  • Menjaga Keseimbangan Asam Basa

Kadar asam basa perlu dalam tubuh perlu dijaga agar seimbang guna membuat kinerja organ-organ tubuh tidak terganggu. Tubuh manusia sendiri cenderung basa sehingga jika tidak diimbangi dengan asam akan memunculkan keluhan nyeri otot, obesitas, hingga berujung ke berbagai kondisi penyakit kronis. Adanya albumin yang pas dalam darah dapat menjaga keseimbangan asam basa tubuh. Pasalnya, jenis protein yang satu ini memiliki banyak anoda bermuatan listrik.

  • Memperbaiki Jaringan Sel Rusak

Albumin sangat erat kaitannya dengan pembentukan sel darah putih. Dengan kadar albumin yang pas, sel darah putih dapat terbentuk sesuai dengan porsi yang dibutuhkan guna menjaga kekebalan tubuh dan memperbaiki jaringan sel yang rusak. Pembentukan sel darah putih oleh albumin sendiri dapat terjadi karena jenis protein ini menjadi agen pengikat antarsel sekaligus penanda jika terjadi kerusakan sel di dalam tubuh.

***

Untuk memperoleh segala fungsi tersebut, kadar albumin yang Anda butuhkan tiap hari sekitar 3,4—4,7 gram per desiliter. Jika pada suatu saat Anda melakukan pemeriksaan kesehatan dan didapati kadar albumin lebih rendah dari seharusnya, pemberian serum albumin dapat menjadi solusi sementara.

Jenis Penyakit Hati Diatasi Dengan Obat Gangguan Hati

Hati Anda merupakan organ tubuh yang bertugas melakukan berbagai fungsi tubuh. Hati membantu mencerna makanan, mengubahnya menjadi energi, dan menyimpan energi tersebut untuk digunakan di kemudian hari. Hati juga memainkan peran penting dalam menyaring zat-zat beracun dari darah. Saat hati tidak berfungsi dengan baik karena adanya penyakit ataupun gangguan hati apapun, hal ini dapat berpotensi memengaruhi kesehatan dengan serius. Untungnya, apabila dideteksi sejak jenis, kebanyakan penyakit hati dapat diobati dengan obat gangguan hati yang tepat. Artikel ini akan membahas berbagai macam gangguan hati yang perlu diketahui.

Gejala penyakit hati bervariasi tergantung dengan penyebab utamanya. Dokter perlu melakukan pemeriksaan dan diagnosa guna dapat membuat rencana perawatan dan mengetahui obat gangguan hati yang tepat. Mengingat penyebabnya beragam, ada beberapa gejala umum yang perlu diwaspadai apabila Anda menderita penyakit hati, seperti kulit dan mata yang menguning, air seni yang berwarna gelap, kotoran berwarna pucat atau berdarah, pergelangan dan kaki yang membengkak, perut yang membengkak, mual dan muntah, hilangnya nafsu makan, kulit yang terasa gatal, dan mudah lebam. Apabila gejala tersebut dirasakan, potensi jenis penyakit gangguan hati di antaranya adalah:

  • Hepatitis

Hepatitis merupakan peradangan pada hati yang disebabkan oleh virus.  Hal ini menyebabkan peradangan dan kerusakan hati, membuat hati kesulitan berfungsi sebagai mana mestinya. Semua jenis penyakit hepatitis menular, namun Anda bisa mengurangi risiko penularan tersebut dengan mendapatkan vaksinasi tipe A dan tipe B serta melakukan tindakan pencegahan, salah satunya adalah menggunakan pengaman saat berhubungan seksual.

  • Penyakit hati berlemak

Lemak yang menumpuk di hati dapat menyebabkan penyakit hati berlemak. Ada dua jenis penyakit hati berlemak, penyakit hati berlemak alkoholik (yang disebabkan karena konsumsi alkohol berlebih) dan non-alkoholik (yang disebabkan karena faktor lain yang peneliti masih coba untuk pahami hingga saat ini). Apabila tidak mendapatkan obat gangguan hati, kedua jenis penyakit hati berlemak tersebut dapat menyebabkan kerusakan hati, menyebabkan sirosis dan kegagalan hati. Diet dan perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat dapat meringankan gejala serta mengurangi risiko komplikasi di kemudian hari.

  • Kanker

Kanker hati pertama kali berkembang di hati. Apabila kanker bermula di bagian tubuh lain kemudian menjalar ke hati, penyakit ini disebut kanker hati sekunder. Salah satu jenis kanker hati yang paling umum dijumpai adalah hepatocellular carcinoma. Komplikasi penyakit hati, terutama yang tidak mendapatkan perawatan obat gangguan hati, dapat meningkatkan risiko kanker hati.

Perawatan

Kebanyakan penyakit hati bersifat kronis, dalam berarti seseorang akan menderita penyakit ini selama bertahun-tahun dan bahkan tidak akan pernah disembuhkan. Namun, penyakit hati kronis masih dapat dikontrol dan dirawat. Bagi beberapa orang, perubahan gaya hidup sudah cukup untuk menjaga gejala yang dialami tetap terkontrol, misalnya dengan membatasi asupan alkohol, menjaga berat badan yang ideal, minum lebih banyak air putih, dan mengadopsi diet ramah hati seperti makan banyak serat dan mengurangi konsumsi lemak, gula, dan garam.

Tergantung jenis kondisi gangguan hati yang dimiliki, Anda akan membutuhkan perawatan obat gangguan hati, seperti obat antivirus untuk mengatasi hepatitis, steroid untuk mengurangi peradangan hati, obat tekanan darah, antibiotik, obat-obatan untuk merawat gejala khusus seperti kulit yang gatal, dan vitamin serta mineral untuk meningkatkan kesehatan hati. Dalam beberapa kasus tertentu, Anda membutuhkan operasi untuk mengangkat seluruh atau sebagian hati. Biasanya, transplantasi hati hanya akan dilakukan apabila pilihan perawatan lain gagal menunjukkan hasil yang memuaskan.

Hati-hati, Berbagai Obat Ini Sebabkan Gejala Ekstrapiramidal

Kalau Anda pernah mengalami kesulitan mengontrol gerakan di tubuh atau tiba-tiba mengalami tremor di tangan, bisa jadi Anda sedang terkena gejala ekstrapiramidal. Secara sederhana, gejala ekstrapiramidal merupakan gangguan kontrol motorik pada jaringan saraf di otak. Di mana jaringan saraf tempat mengatur kontrol motorik tersebut disebut sebagai ekstrapiramidal.

Gejala tidak mampu terkontrolnya motorik ini tidak boleh dipandang sepele. Jika dibiarkan, ketidakmampuan mengatur kontrol motorik bisa menimbulkan berbagai penyakit lain, seperti parkinson sampai distonia yang menyebabkan rasa nyeri tidak tertahan di otot-otot motorik Anda.

Penyebab gejala ekstrapiramidal umumnya disebabkan karena adanya penggunaan obat berjenis antipsikotik pada penderita. Obat tersebut membuat dopamin yang diperlukan oleh bagian ekstrapiramidal untuk mengatur fungsi motorik menjadi tertahan sehingga gejala-gejala tidak terkontrolnya gerakan di tubuh menjadi nyata. Berikut ini adalah beberapa jenis obat antipsikotik yang mesti diwaspadai karena sangat cepat menimbulkan gejala ekstrapiramidal.

  1. Chlorpromazine

Dokter umumnya akan meresepkan jenis obat ini kepada pasien dengan gangguan mental seperti skizofrenia ataupun bipolar. Pengonsumsian Chloripromazine terbukti bisa mengurangi perilaku agresif dan keinginan untuk menyakiti diri sendiri pada penderita gangguan mental. Pasalnya, obat ini mampu membantu penderita untuk berpikir lebih jernih.

  • Haloperidol

Obat antipsikotik yang satu ini terbukti mampu mengembalikan fungsi neutransmitter. Dengan kemampuan tersebut, Haloperidol kerap digunakan sebagai terapi anak-anak yang hiperaktif ketika pengobatan lain tidak berhasil. Walaupun memiliki efek menimbulkan gejala ekstrapiramidal, di sisi lain Haliperidol justru mampu mengobati gerakan yang tidak terkendali, yang kerap berhubungan dengan sindrom tourette.

  • Levomepromazine

Obat ini cukup kuat memberikan pengaruh penghambatan dopamin sehingga membuat penggunanya rentan terkena gejala ekstrapiramidal. Tidak seperti obat antipsikotik lainnya yang lebih ditujukan untuk penderita gangguan mental, Levomepromazine justru juga kerap diresepkan untuk orang-orang yang menderita sakit fisik yang tidak tertahan, yang kerap dialami oleh pasien-pasien penyakit kronis. Obat ini membuat otak lebih rileks sehingga rasa sakit yang tidak tertahan tersebut terasa berkurang.

  • Trifluoperazine

Trifuluoperazine umum digunakan untuk pengobatan masalah kecemasan jangka pendek. Namun dalam beberapa kasus, obat ini juga digunakan sebagai alternatif untuk mengurangi gejala penyakit gangguan mental, khususnya skizofrenia. Obat antipsikotik ini mampu mengurangi halusinasi yang dialami oleh penderita skizofrenia karena bisa membuat penderitanya berpikir lebih jernih.

  • Perphenazine

Masalah gangguan mental umumnya disebabkan tidak terkendalinya zat alami di otak khususnya di bagian neurotransmitter. Perphenazine merupakan obat antipsikotik yang dapat membantu mengembalikan keseimbangan zat alami tersebut, khususnya terkait dopamin. Dengan mengonsumsi obat ini, penderita gangguan mental bisa meminimalkan rasa gugup dan khawatirnya sehingga keinginan untuk menyakiti diri sendiri bisa diredam.

  • Flupenthixol

Flupenthixol dapat dikatakan sebagai obat antidepresi yang bisa menyeimbangkan mood. Obat ini kerap dimasukkan ke tubuh lewat suntikan bagi penderita skizofrenia yang kerap kambuh. Dengan penggunaan obat ini, penderita skizofrenia akan lebih stabil dan tidak terlalu agresif karena halusinasinya berkurang.

  • Paliperidone

Tidak hanya mampu mengendalikan dopamin sehingga membuat penderita gangguan mental lebih tenang, Paliperidone berfungsi meningkatkan serotonin pada tubuh pasien. Dengan adanya serotonin yang lebih besar, suasana hati penderita gangguan mental akan lebih baik sehingga perilaku agresifnya dapat diminimalkan. Dibandingkan jenis obat antipsikotik lainnya, paliperidone lebih sedikit menimbulkan gejala ekstrapiramidal.

  • Quetiapine

Quetiapine merupakan obat yang dapat membantu mencegah perubahan suasana hati yang parah. Obat ini kerap diresepkan kepada penderita gangguan mental karena bisa menurunkan frekuensi terjadinya perubahan suasana hati. Dengan Quetiapine, konsentrasi bisa ditingkatkan sehingga halusinasi dapat berkurang. Antipsikotik Ini juga dapat meningkatkan suasana hati, tidur, dan nafsu makan.

Obat-obat antipsikotik di atas terbukti menimbulkan gejala ekstrapiramidal yang cukup parah. Karena itu kalaupun harus mengonsumsi obat-obat di atas, Anda baiknya bersiap dengan konsekuensinya.

Penyebab Mimisan Saat Hamil dan Upaya Pencegahannya

Pernahkah Anda mengalami mimisan saat hamil? Atau orang terdekat Anda mengalaminya? Ada saja hal-hal tak terduga yang bisa terjadi selama hamil, salah satunya adalah mimisan. Penyebab mimisan saat hamil bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Banyak bumil yang merasa khawatir akan hal ini. Apakah kondisi ini adalah hal yang wajar terjadi atau mengindikasikan adanya masalah tertentu? Berikut ulasannya.

Gejala mimisan selama kehamilan.

Sering kali, mimisan terjadi pada trimester pertama kehamilan. Namun, bisa saja mimisan terjadi trimester kedua dan ketiga kehamilan. Darah yang keluar bisa saja dari salah satu atau kedua lubang hidung dan berlangsung dari beberapa detik hingga hampir 10 menit.

Kadang-kadang, darah yang keluar bisa berupa darah segar atau darah kering dan berkerak di hidung. Darah yang sudah mengering ini sering tidak disadari oleh para bumil hingga mereka bercermin atau terasa ada yang mengganggu di hidungnya.

Mimisan yang sering tidak disadari lagi adalah ketika bumil tidur atau berbaring. Sebelum keluar dari hidung, Anda akan merasakan cairan darah mengalir ke bagian belakang tenggorokan.

Apabila Anda memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi, maka segeralah temui dokter jika Anda mengalami mimisan.

Penyebab mimisan saat hamil.

Mimisan yang terjadi saat hamil mungkin akan menjadi pikiran bagi para perempuan. Apalagi jika sebelum hamil tidak pernah mengalaminya. Dikutip dari Healthline, 1 dari 5 perempuan hamil bisa mengalami mimisan.

Penyebab mimisan saat hamil adalah meningkatnya volume darah saat hamil, bahkan mencapai 50 persen. Semua aliran darah yang bertambah ini diperlukan untuk mendukung kekuatan fisik Anda dan memberi makan janin yang sedang tumbuh selama kehamilan.

Adanya peningkatan volume darah ini membuat pembuluh darah ikut melebar untuk membantu kelancaran sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Tidak terkecuali pembuluh darah yang ada di sekitar hidung Anda. Akibatnya, banyak pula darah yang ikut mengalir ke bagian hidung. Bersamaan dengan peningkatan hormon selama kehamilan, kadang-kadang bisa menyebabkan mimisan.

Cara mengatasi mimisan saat hamil.

Saat Anda mengalami mimisan, maka segeralah lakukan ini untuk menghentikan perdarahannya.

  • Ambil posisi duduk dan cubit dengan kuat bagian lembut hidung, tepat di atas lubang hidung Anda. Lakukan selama 10 – 15 menit tanpa melepaskannya.
  • Arahkan tubuh ke depan dan bernapas lewat mulut. Hal ini akan membantu darah mengalir ke hidung Anda, bukan ke belakang tenggorokan.
  • Jangan dulu berbaring, karena dapat mengurangi tekanan darah di pembuluh darah hidung Anda, sehingga menghambat aliran darah.
  • Kompres dengan es di bagian batang hidung Anda.
  • Jika pendarahan tidak berhenti juga, maka segera hubungi bidan atau dokter kandungan.
  • Hindari membuang ingus, membungkuk, atau melakukan aktivitas berat, setidaknya selama 12 jam setelah mimisan.

Upaya mencegah mimisan selama hamil.

Bisa saja, Anda mengalaminya tanpa penyebab yang pasti. Setelah mengetahui penyebab mimisan saat hamil, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan untuk meminimalisir risiko terjadinya mimisan. Menjaga tekanan darah dan tidak mengiritasi pembuluh darah sensitif di hidung adalah kunci menghindari mimisan. Langkah-langkahnya seperti ini:

  • Oleskan bagian dalam hidung dengan petroleum jelly atau lidah buaya agar kelembapannya terjaga.
  • Hindari mencubit atau menggosok hidung.
  • Tiup hidung dengan lembut jika merasa sesak atau pilek.
  • Bersin dengan mulut terbuka atau cukup tisu untuk menutupi mulut Anda.
  • Hindari kebiasaan sering mengupil.
  • Batasi penggunaan AC dan kipas angin.
  • Gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara di rumah.
  • Tidak melakukan latihan yang berat, terutama yang banyak melompat atau membungkuk.

Setelah mengetahui penyebab mimisan saat hamil dan upaya pencegahannya, maka tidak perlu lagi khawatir berlebihan jika hal ini menimpa Anda atau orang terdekat Anda. Mimisan cukup sering terjadi pada kehamilan karena perubahan hormonal. Sekilas, penyakit ini memang terlihat menakutkan, tetapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama tidak kehilangan banyak darah dan dirawat dengan baik selama di rumah.