Tips Terhindar dari MERS (Middle East Respitory Syndrome)

MERS (Middles East Respitory Syndome) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus corona, yang berbeda varian dengan virus Covid 19. Penyakit ini sempat merebak di kawasan Timur Tengah dan menyebar ke beberapa negara pada tahun 2012. Sewaktu itu, MERS sangat menyita perhatian dunia karena tingkat kematiannya yang sangat tinggi. Pasalnya, 1 dari 3 orang yang terjangkit penyakit ini bisa mengalami kematian! 

World Health Organization pun menjadikan MERS sebagai salah satu penyakit yang mesti diwaspadai. Berbagai rujukan dibuat agar penyebaran virus corona dari Timur Tengah ini tidak meluas dan menjadi pandemi. Nyatanya, rujukan terkait pencegahan dan penanganan yang terpusat penuh pada kasus MERS bisa membuat penyakit ini tidak berujung seperti Covid 19 seperti sekarang. 

Tips menghindari MERS sebenarnya hampir sama seperti cara menghindari berbagai infeksi virus lainnya. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa membuat Anda terhindar dari paparan MERS sehingga tidak perlu berhadapan dengan risiko komplikasi parah, seperti gagal napas dan gagal ginjal, yang membayangi penyakit ini. 

Rajin Cuci Tangan 

Mencuci tangan adalah kunci supaya Anda bisa terhindari dari MERS maupun infeks virus lainnya. Pasalnya, virus MERS sangat mungkin terpapar di tangan Anda. Namun, virus tersebut tidak akan mampu menginfeksi apabila tidak masuk ke tubuh lewat mulut, hidung, ataupun mata. Dengan mencuci tangan sesering mungkin, risiko memindahkan virus dari tangan ke bagian dalam tubuh bisa diminimalkan. Namun ingat, Anda mesti mencuci tangan dengan benar. Setidaknya, lakukan pencucian tangan selama 20 detik tiap sesi dengan langkah-langkah yang dianjurkan WHO, yaitu seluruh bagian tangan terbilas dengan sabun antibakteri dan air.

Minimalkan Menyentuh Wajah 

Seperti yang dikatakan tadi, virus yang ada di tangan tidak bisa menginfeksi Anda selama tidak ada transfer ke bagian dalam tubuh lewat mulut, hidung, maupun mata. Karena alasan ini pulalah, minimalkan menyentuh wajah apabila mencuci tangan. Menyentuh wajah secara sembarangan hanya akan membuat virus MERS di tangan mudah berpindah dan masuk ke dalam tubuh untuk menginfeksi. 

Bersihkan Barang Umum dengan Disinfektan 

Ada banyak barang umum yang kemungkinan mengandung beragam virus, tidak terkecuali penyebab MERS (Middles East Respitory Syndrome). Permukaan meja, gagang pintu, ataupun pegangan di kendaraan umum yang Anda sentuh sehari-hari bisa jadi menjadi sumber penyakit MERS menimpa Anda. Selain mencuci tangan sesering mungkin, sangat penting untuk selalu membersihkan barang umum yang hendak Anda sentuh. Cukup semprotkan cairan disinfektan guna membuat virus-virus di permukaan barang tersebut mati dan tidak sempat menginfeksi Anda. 

Jangan Berbagi Peralatan Personal 

Berbagi peralatan personal bisa membuat risiko terkena beragam penyakit menular semakin besar, tidak terkecuali untuk MERS (Middle East Respitory Syndrome). Pasalnya, Anda tidak tahu apakah orang yang Anda pinjami atau tempat Anda meminjam peralatan personal tersebut tengah terjangkit virus MERS atau tidak. Daripada berjudi dengan masalah kesehatan Anda, lebih baik memutuskan untuk tidak berbagai peralatan personal. Peralatan makan, peralatan mandi, hingga peralatan berias merupakan barang-barang personal yang sebaiknya tidak Anda pinjamkan atau Anda meminjam dari orang lain. 

Pastikan Makanan Selalu Matang 

Virus bisa jadi ada di makanan yang Anda konsumsi, tidak terkecuali virus penyebab MERS. Lalu, apa upaya yang dapat dilakukan supaya Anda bisa makan, tapi terbeas dari risiko terkena penyakit mematikan itu? Pastikan Anda selalu mengonsumsi makanan dengan bahan-bahan yang matang. Dengan demikian, meskipun bahan dari makanan tersebut mengandung virus MERS, proses pemasakan dengan suhu tinggi akan membuat virus tersebut mati. 

Hindari Kontak dengan Unta  

Penyebab MERS pada awalnya ditemukan di Timur Tengah. Adalah unta, yang disebut-sebut sebagai hewan penular virus corona jenis ini ke manusia. Karena itu, sebaiknya Anda menghindari kontak dengan unta apabila ingin meminimalkan risiko terkena MERS. 

Selain melakukan berbagai tips di atas, pencegahan MERS (Middle East Respitory Syndrome) juga dapat dilakukan dengan meningkatkan daya tahan tubuh alias imunitas. Jika imunitas kuat, meskipun Anda terpapar virus ini, kesempatan tubuh untuk memenangi pertarungan sehingga Anda tidak jatuh sakit bisa lebih besar. 

Mengenal 5 Tipe Hepatitis, Ada yang Tergolong Hepatitis Akut dan Kronis

Salah satu penyakit yang cukup ditakuti adalah hepatitis. Ada berbagai macam jenis hepatitis serta efek kondisinya, apakah hepatitis akut atau kronis.

Hepatitis ada lima jenisnya, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E. Jenis hepatitis yang sangat berbahaya adalah hepatitis C kronis karena bisa merenggut nyawa. 

Mengenal Tipe Hepatitis

Hepatitis merupakan masalah peradangan hati yang dialami oleh seseorang. Ada 5 tipenya, yaitu:

1.Hepatitis A

Salah satu jenis hepatitis yang umum dialami adalah hepatitis A. Penyakit ini termasuk hepatitis akut karena bisa sembuh sendiri dan biasanya jangka pendek. 

Penyakit hepatitis A terjadi karena infeksi virus hepatitis A (HAV). Biasanya disebabkan karena mengonsumsi makanan atau air yang sudah terkontaminasi virus. Bahkan bisa disebabkan karena mengonsumsi hewan air bercangkang yang sudah terkontaminasi virus.

Akan tetapi penyakit hepatitis A ini bisa dicegah dengan melakukan vaksinasi. 

2.Hepatitis B

Penyakit hepatitis B ini bisa terjadi karena terjadi kontak cairan tubuh dengan pasien penderita, bisa kontak darah, cairan vagina, atau semen yang terkontaminasi virus hepatitis B (HBV). 

Hepatitis B kronis berisiko menyebabkan terjadinya kanker hati dan sirosis hati, sehingga parahnya bisa menyebabkan terjadinya kematian.

Untungnya, penyakit hepatitis B ini bisa dicegah dengan melakukan vaksinasi. 

3.Hepatitis C

Jenis hepatitis C ini adalah yang paling berbahaya. Jenis hepatitis C ini disebabkan karena infeksi virus hepatitis C (HCV). Terjadinya penularan penyakit ini bisa dari kontak langsung dengan cairan tubuh pasien, seperti saat berhubungan seksual atau dengan menggunakan jarum suntik bergantian. 

Virus hepatitis C ini memang biasanya tertular lewat darah. Infeksi hepatitis C ini sifatnya kronis, bukan hepatitis akut sehingga kemungkinan untuk sembuh jangka pendek sangat rendah. Bahkan bisa berisiko kematian.

Hepatitis C ini dapat menyebabkan terjadinya sirosis hati. Sayangnya, belum ada vaksin untuk hepatitis C ini.

4.Hepatitis D

Penyakit hepatitis D bisa terjadi karena infeksi virus hepatitis D (HDV). Infeksi virus ini terjadi lewat kontak langsung dengan darah penderita. Jenis hepatitis D ini termasuk penyakit yang langka. selain itu, penyakit tipe ini berkaitan dengan infeksi hepatitis B. Jadi tanpa hepatitis B, maka virus hepatitis D tidak akan membelah diri. 

Oleh sebab itu, penyakit hepatitis D ini bisa dicegah dengan melakukan vaksinasi hepatitis B.

5.Hepatitis E

Hepatitis E disebabkan oleh virus hepatitis E (HEV). Penularan penyakit ini terjadi melalui media air, biasanya pada area yang memiliki sanitasi buruk. 

Seseorang bisa terkena hepatitis E bila menelan air yang terkontaminasi urine atau tinja penderita hepatitis E. Seringkali ditemukan di negara Timur Tengah, Amerika Tengah, Asia, hingga Afrika.

Biasanya penyakit jenis ini akan sembuh sendiri dalam waktu 4-6 minggu karena termasuk penyakit hepatitis akut. Akan tetapi, jenis penyakit ini juga bisa berkembang jadi penyakit yang serius seperti gagal hati akut yang juga berakibat pada kematian. 

Penyebab Terjadinya Hepatitis Akut

Seperti yang dijelaskan di atas, sebenarnya hepatitis akut bisa disebabkan karena infeksi virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Namun, yang paling umum adalah karena hepatitis A dan E yang menular melalui makanan atau minuman. 

Selain itu, hepatitis yang sifatnya akut atau jangka pendek bisa karena infeksi virus lain seperti virus EBV dan cytomegalovirus, infeksi bakteri hingga parasit. Bisa juga disebabkan karena konsumsi alkohol, overdosis, dan hepatotoksin dari berbagai obat-obatan, serta karena peradangan penyakit autoimun. 

Rekomendasi Obat Herbal untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh

Salah satu manfaat dari obat herbal yang dipercaya baik untuk tubuh adalah kemampuannya yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh sehingga tubuh tidak akan mudah terserang penyakit, baik itu penyakit berbahaya atau bukan.

Belakangan ini, banyak orang yang memilih untuk mengkonsumsi obat-obatan berbahan dasar herbal untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang mereka alami. Salah satunya adalah untuk mencegah dan mengatasi virus Covid-19 pada saat ini.

Menjaga imunitas tubuh di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini merupakan salah satu langkah yang sangat penting untuk mencegah tubuh terpapar virus Covid-19. Ketika daya tahan tubuh kuat, risiko tubuh terpapar virus tersebut atau virus lainnya yang menyebabkan sakit akan semakin kecil.

Biasanya, masyarakat Indonesia mengkonsumsi obat herbal dalam bentuk teh, jamu, ataupun obat tradisional. Di zaman sekarang yang sudah serba canggih ini, telah muncul berbagai jenis obat-obatan yang terbuat dari bahan-bahan herbal. Obat herbal ini kemudian dikemas dan diproses secara modern untuk mendapatkan ekstrak dari bahan alami yang digunakan sehingga bisa dikemas dengan baik menjadi obat yang praktis untuk dikonsumsi.

Namun seperti apa herbal yang bisa berguna untuk membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit?

Kunyit

Kunyit merupakan tanaman yang dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah untuk menjaga daya tahan tubuh dengan cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Di dalam kunyit terdapat senyawa yang bernama curcumin. Senyawa ini merupakan senyawa yang memberikan warna kuning pada kunyit dan dipercaya memiliki manfaat yang sangat baik untuk meningkatkan sistem penyerapan tubuh dan memperbaiki sistem pencernaan.

Curcumin juga bersifat sebagai imunomodulator dimana senyawa ini dapat meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh dan juga bertugas sebagai anti-inflamasi.

Kunyit juga kaya akan antioksidan yang berfungsi untuk menangkal serta melawan segala radikal bebas sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Jahe

Jahe merupakan salah satu herbal yang paling disukai oleh masyarakat Indonesia dimana jahe sering diolah menjadi minuman yang dapat menghangatkan tubuh.

Jahe dapat berfungsi untuk memberikan efek antioksidan dan antiinflamasi yang kuat karena terdapat komponen senyawa gingerol dan shogaol di dalam jahe. Senyawa ini juga dapat menurunkan resiko terkena infeksi dan kemudian menghambat pertumbuhan bakteri dan virus membandel yang masuk ke dalam tubuh.

Jahe juga terkenal dengan kemampuannya untuk mengatasi gejala pilek, sehingga herbal ini menjadi pilihan ketika seseorang sudah mengalami gejala pilek. Selain itu, sifat diaforetik jahe ini juga mampu mengatasi gejala masuk angin.

Meniran

Phyllanthus niruri atau yang biasa disebut dengan meniran merupakan herbal yang banyak dimanfaatkan sebagai obat yang mampu mengatasi berbagai macam penyakit. Senyawa yang terkandung di dalam meniran seperti phyllanthin dan tannin ini dipercaya mampu bekerja sebagai antikanker, antidiabetes, antimikroba, dan antioksidan sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Meniran juga efektif untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Daun Alfalfa

Tanaman alfalfa terutama daunnya, memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan berfungsi untuk menangkal serta melawan radikal bebas berlebih di dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi herbal ini, dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh terhindar dari berbagai macam penyakit.

Salah satu minuman herbal modern yang mengandung sari daun alfalfa adalah K-Liquid Chlorophyll. Anda bisa menikmati sari daun alfalfa yang sudah diolah dengan praktis untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi K-Liquid Chlorophyll.

Komposisi yang terkandung di dalam K-Liquid Chlorophyll ini adalah medicago sativa atau sari daun alfalfa yang merupakan salah satu tanaman herbal dengan nutrisi tinggi untuk menjaga daya tahan tubuh.

Daun alfalfa yang terkandung di dalam K-Liquid Chlorophyll ini sangat kaya akan antioksidan sehingga mampu menangkal segala radikal bebas. Antioksidan tersebut memiliki peranan yang penting untuk melancarkan dan membersihkan darah dari racun yang ada di dalam tubuh.

Selain itu, antioksidan yang ada di dalam K-Liquid Chlorophyll juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menstimulasi regenerasi atau pertumbuhan sel-sel di dalam tubuh dengan maksimal.

Yang menarik dari K-Liquid Chlorophyll adalah, minuman herbal ini dikemas dengan memadukan air UIE (Universe Induced Energy). Perpaduan manis ini mampu menjaga keseimbangan hormon di dalam tubuh, meningkatkan proses penyerapan energi dan nutrisi, serta mempercepat penyembuhan luka sehingga meminimalisir kemungkinan luka akan terkena infeksi.

Untuk pembelian K-Liquid Chlorophyll dengan harga terbaik, Anda bisa menemukannya di toko SehatQ yang tersedia di website atau aplikasi SehatQ.

Fakta-fakta Penyakit Acute Necrotizing Encephalopathy

Ensefalopati nekrotikans akut (acute necrotizing encephalopathy) ialah penyakit langka yang ditandai dengan kerusakan otak atau ensefalopati. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh faktor genetik dan faktor lingkungan. Pada umumnya acute necrotizing encephalopathy berkembang akibat infeksi virus.

Diagnosis Penyakit

Diagnosis dibuat berdasarkan adanya infeksi virus sebelum penyakit ANE berkembang, hasil pemindaian otak (khususnya lesi multifokal simetris), tanda-tanda perburukan neurologis yang cepat, dan pengujian CSF (cerebrospinal fluid) serta menyingkirkan penyakit yang serupa.

Genetika dan Kerentanan

Pada sebagian besar anak acute necrotizing encephalopathy adalah kejadian yang acak. Penyakit ANE tidak kambuh dan tidak ada kerentanan yang melekat. Namun, perlu diingat bahwa pada beberapa anak, ANE yang berulang terjadi karena kecenderungan genetik.

Gen yang paling umum dikaitkan dengan pewarisan ANE disebut RANBP2. Gen ini terlibat dalam metabolisme energi di sel-sel otak. Bentuk genetik ANE ini disebut sebagai ANE1 dan dapat diturunkan dari orangtua. Selain itu bentuk genetic ini dapat terjadi sebagai mutasi genetik baru pada anak-anak tanpa riwayat keluarga ANE sebelumnya.

Prognosis Acute Necrotizing Encephalopathy

Perjalanan klinis dan prognosis bervariasi dari pasien satu ke pasien lain. Mulai dari bentuk ringan dengan pemulihan lengkap hingga bentuk parah dengan mortalitas yang tinggi. Sebagian besar yang bertahan hidup memiliki gejala sisa neurologis (misalnya epilepsi, keterlambatan perkembangan, defisit motorik).

Perawatan setelah ICU dan Rumah Sakit

Setelah pasien melewati masa sakit dan sudah cukup stabil untuk keluar dari perawatan intensif, mereka harus menjalani masa rehabilitasi. Tim rehabilitasi (terapis, ahli gizi, dokter rehabilitasi) akan mengevaluasi potensi peningkatan dan akan sering memberikan beberapa panduan kepada keluarga mengenai potensi pemulihan dan keterlibatan yang signifikan.

Fakta Penyakit Acute Necrotizing Encephalopathy

Beberapa fakta tentang penyakit acute necrotizing encephalopathy yang perlu Anda ketahui adalah ANE dapat bersifat genetik dan non genetik, penyakit ini merupakan penyakit langka dan progresif cepat. Selain itu, ANE biasanya dipicu oleh virus influenza, rotavirus, enterovirus, HSV6, varicella, coxsackie 9, rubella, campak, dan COVID-19.

Penyakit ini kurang dikenal, sehingga sering mengakibatkan salah diagnosis. Kemudian risiko kematian yang dimiliki oleh pasien ANE cukup tinggi dan hamper semua yang selamat akan mengalami cedera otak.

Organisasi Acute Necrotizing Encephalopathy

Kelompok ataupun komunitas dukungan dan advokasi dapat membantu pasien terhubung dengan pasien dan keluarga lain. Selain itu, mereka dapat memberikan layanan yang berharga.

Organisasi-organisasi dukungan ini dapat mengarahkan pasien dan keluarga ke penelitian, sumber daya, dan layanan yang ada. Beberapa organisasi juga memiliki ahli yang bertugas sebagai penasihat medis atau memberikan daftar dokter maupun klinik untuk pasien.

Salah satu organisasi yang terkenal dalam mendukung pasien ANE adalah ANE International yang berdiri di awal 2016. Saat ini ANE International memiliki banyak anggota dan terus bertambah. Anggotanya berasal dari berbagai penjuru dunia, mulai dari Amerika, Eropa, Afrika, Asia hingga Oseania.

Apabila membutuhkan bantuan dan pendampingan Anda dapat menghubungi ANE International pada [email protected], facebook ANE International, dan telepon 519-803-4022 (Kanada). Anda juga dapat mencari tahu tentang penyakit ANE lebih lanjut melalui situs resmi mereka yakni aneinternational.org.

Penyakit acute necrotizing encephalopathy memang merupakan salah satu penyakit langka dan berbahaya. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bagi pasien untuk sembuh dari penyakit ini. Pasien dan keluarga perlu untuk terus melakukan perawatan intensif dan bergabung dengan organisasi ANE untuk mendapat dukungan lebih.

5 Cara Membangun Ikatan Batin Ibu dan Bayi Selama Masa Kehamilan

Bonding ibu dan bayi salah satunya adalah dengan mengajak bayi mengobrol

Tahukah Anda bahwa bonding atau ikatan batin ibu dan bayi yang kuat memiliki banyak manfaat? Bonding akan menimbulkan perasaan sayang,aman, bahagia dan saling mencintai di antara ibu dan buah hatinya. Bonding juga akan mempengaruhi tumbuh kembang bayi baik fisik maupun psikis. 

Karena itu, ikatan batin antara ibu dan bayi  perlu dibangun sedini mungkin, bahkan sejak dalam kandungan. Pertanyaannya, bagaimana cara membangun bonding di masa kehamilan ? 

Cara Membangun Ikatan Batin Ibu dan Bayi Selama Masa Kehamilan

Secara alami ibu dan bayi memiliki ikatan cinta yang kuat karena bayi berada dalam lindungan rahim sang ibu. Namun moment kehamilan yang sangat berharga itu sebaiknya Anda manfaatkan agar ikatan batin ibu dan bayi dalam kandungan bisa optimal. Sehingga ketika bayi lahir, keintiman Anda dan si kecil sudah bisa dirasakan.  

Nah, berikut ini cara untuk membangun bonding dengan si kecil selama masa kehamilan.

1. Mengajak Bernyanyi dan Mendengarkan Lagu

Bayi berusia 23 minggu dalam kandungan sudah mulai bisa mendengarkan suara. Untuk membuatnya terikat dengan Anda, ajaklah ia berbicara, bernyanyi dan mendengarkan lagu. 

Ketika bayi lahir, ia akan bisa mengenal dan menghafal lagu yang biasa didengarkan saat dalam kandungan. Bagi muslim, Anda dapat mengajaknya mengaji atau mendengarkan murotal Al Quran. 

2. Memijat  Lembut Perut 

Bayi dalam perut sudah bisa merasakan sentuhan. Memijat perut dengan lembut akan membuat bayi merasa Anda menyapa,memperhatikan dan menyayanginya. 

Untuk keamanan, sebaiknya tindakan ini Anda lakukan setelah tiga bulan pertama kehamilan. Lakukan pemijatan dengan menggunakan minyak atau krim. Selain untuk berinteraksi dengan bayi, pemijatan juga bermanfaat merilekskan ibu hamil dan juga mencegah timbulnya stretch mark.

3. Mengenalkan Bayi dengan Anggota Keluarga

Meskipun masih berada di dalam rahim sang ibu, tidak ada salahnya untuk mengenalkan lebih dini bayi dengan anggota keluarga inti.

Libatkan ayah, kakak, kakek, nenek atau sepupu si bayi untuk mengajaknya ngobrol. Tujuannya ketika lahir nanti si kecil cepat merasa terikat dengan orang-orang yang mencintainya. 

4. Menulis Jurnal Kehamilan

Ternyata menulis jurnal selama kehamilan memiliki manfaat besar loh! Menulis sambil memikirkan bayi Anda yang ada dalam kandungan merupakan cara efektif membangun ikatan batin ibu dan bayi. 

Anda juga bisa membacakan jurnal yang Anda tulis untuk berinteraksi dan melibatkannya. Cara ini juga mengungkapkan betapa Anda mencintainya. Dengan dukungan teknologi USG Anda juga dapat membayangkan wajah si kecil. 

5. Merasakan Tendangan Bayi

Ketika bayi memasuki usia 4-5 bulan dalam kandungan, Anda mulai bisa merasakan tendangannya. Meletakkan tangan Anda di perut akan mengundang respon bayi dengan tendangannya. Cara berkomunikasi seperti ini akan membangun bonding.

Saat Anda memegang perut bayi pun merasakan kehadiran ibunya. Membangun ikatan cinta atau bonding dengan bayi Anda selama masa kehamilan akan meningkatkan tanggung jawab sebagai seorang ibu. Anda akan berusaha lebih baik dalam merawat bayi dan diri Anda. 

Kunci keberhasilan melakukan ikatan batin ibu dan bayi adalah pikiran yang tenang dan bahagia. Anda dapat mengikuti kelas yoga atau pilates untuk membantu pikiran tenang dan badan pun menjadi lebih rileks. 

Itulah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membangun ikatan batin ibu dan bayi sejak dalam kandungan. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan memenuhi asupan nutrisi seimbang yang dibutuhkan ibu hamil.

Kenali Pengobatan dan Pencegahan Moebius Syndrome

Memiliki bayi yang sehat tanpa kurang apapun menjadi harapan setiap orang tua. Akan tetapi, ada pula bayi yang harus terlahir dengan penyakit atau kelainan tertentu, misalnya Moebius syndrome, yakni sebuah kelainan neurologis langka yang menyerang saraf kranial ke-6 dan 7 sehingga menyebabkan kelumpuhan pada otot-otot yang mengatur ekspresi wajah dan gerakan mata seseorang. Umumnya, penderita sindrom ini tidak memiliki ekspresi, seperti tersenyum, cemberut, menaikan alis, dan ekspresi lainnya. Oleh karena itu, penderita Moebius syndrome ini sering dijuluki wajah topeng atau patung. 

Hingga saat ini sindrom yang juga dikenal dengan nama congenital facial diplegia ini belum diketahui penyebab pastinya. Para ahli menduga kelainan ini disebabkan karena adanya gangguan aliran darah pada batang otak bagian bawah yang mengandung inti saraf kranial saat bayi masih dalam kandungan. Apakah Moebius syndrome ini bisa diobati? Berikut ulasan selengkapnya.

Pengobatan Moebius Syndrome

Seperti yang dikutip dari Cleveland Clinic, belum ada obat untuk sindrom langka ini, tapi serangkaian perawatan dapat mengurangi beberapa tanda dan gejala dari Moebius syndrome ini. 

Dalam pengobatan sindrom ini akan melibatkan sejumlah tim medis yang terdiri dari: 

  • Audiolog untuk menangani gangguan pendengaran
  • Dokter gigi
  • Terapis okupasi, yang akan membantu penderita berlatih melakukan kegiatan sehari-hari, seperti memegang sendok, mengunyah makanan, dan lain-lain
  • Dokter spesialis mata
  • Dokter THT 
  • Terapis fisik yang akan membantu penderita untuk bergerak lebih aktif
  • Terapis wicara yang akan membantu penderita dalam mengatasi kesulitan berbicara
  • Dokter mata, yang berspesialisasi dalam mata.
  • Ahli bedah, termasuk ahli bedah umum, ahli bedah plastik dan ahli bedah ortopedi untuk memperbaiki mata juling, wajah, anggota tubuh, dan rahang.

Adapun pengobatan yang akan dilakukan pada penderita Moebius syndrome, antara lain :

  • Pencangkokan saraf dari bagian tubuh lain untuk menggantikan saraf kranial yang lumpuh untuk pasien dengan gejala berat.
  • Operasi pada mata atau kelopak mata untuk memperbaiki penglihatan dan mata juling.
  • Operasi mulut untuk mengatasi masalah gigi.
  • Terapi okupasi untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
  • Terapi wicara untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi pasien.
  • Terapi fisik untuk mengatasi gangguan pergerakan akibat kelainan pada tulang dan sendi.  

Selain itu, pasien juga dapat menjalani prosedur operasi senyum atau smile operation. Operasi ini merupakan salah satu inovasi bedah yang masih baru, namun dapat memulihkan kemampuan pasien untuk membuat ekspresi wajah tertentu, termasuk tersenyum. Prosedur ini melibatkan pengambilan saraf dari paha dan mencangkokkannya ke wajah, terutama pada bagian otot yang membantu pasien untuk mengunyah. Hasilnya, pasien tidak hanya bisa tersenyum, tapi juga meningkatkan kemampuan berbicara pasien Moebius syndrome

Berapa Lama Waktu Pemulihan Pasien Moebius Syndrome Pasca Operasi?

Waktu pemulihan tergantung pada bagian yang di operasi. Beberapa operasi, seperti operasi wajah hanya membutuhkan waktu rawat inap yang sebentar, sementara operasi malformasi tangan bisa dilakukan dengan rawat jalan. 

Pembatasan aktivitas fisik juga perlu disesuaikan dengan operasi yang dilakukan agar tidak menimbulkan masalah baru. Biasanya pembatasan aktivitas fisik ini berlangsung selama 2 minggu sampai 4 minggu. Setelah itu, barulah pasien bisa beraktivitas seperti biasa dan melanjutkan pengobatan lain, seperti terapi wajah yang baru bisa dimulai setelah 3 minggu pasca operasi untuk reanimasi wajah menggunakan otot temporalis.

Pencegahan Moebius Syndrome

Berhubung hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti sindrom langka ini sehingga belum ada juga cara pasti untuk mencegah terjadinya Moebius syndrome ini. Namun, Anda bisa melakukan hal-hal, seperti rutin melakukan pemeriksaan kehamilan untuk memantau kesehatan ibu dan janin dan hindari penggunaan obat sembarangan selama masa kehamilan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya Moebius syndrome ini. 

Tips Mengatasi Bercak Merah pada Kulit Kaki Ibu Hamil

Akibat perubahan hormon, ibu hamil mengalami cukup banyak perubahan pada tubuhnya. Misalnya saja munculnya bercak merah pada kulit kaki secara tiba-tiba. Kulit gatal saat kehamilan adalah hal yang umum. Namun mengetahui penyebab bercak gatal diperlukan untuk memberikan perawatan yang tepat. 

Penyebab ruam gatal selama kehamilan

Ruam kulit selama kehamilan disebut dengan dermatosis kehamilan. Bercak kulit bisa ditemukan di kaki, tangan, atau bagian tubuh lainnya. Ada beberapa faktor yang memicu bercak merah pada kulit kaki selama kehamilan. 

Sebagian besar kasus bercak gatal yang dialami ibu hamil tidak berbahaya. Berikut ini beberapa jenis ruam yang sering dialami oleh ibu hamil. 

1.Biang keringat

Suplai darah ke kulit meningkat selama kehamilan sehingga ibu hamil merasa lebih hangat. Peningkatan suhu tubuh membuat ibu berkeringat lebih banyak, dan memicu ruam panas atau disebut dengan biang keringat. Biang keringat biasanya muncul di area lipatan, seperti leher dan belakang lutut.  

2.Eksim atopik kehamilan

Eksim atopik kehamilan terdiri dari beberapa jenis ruam kehamilan yang serupa, yaitu eksim atopik, prurigo, dan folikulitis pruritus. Ketiganya menyebabkan bercak merah pada kulit kaki ibu hamil yang terasa gatal. Prurigo dan folikulitis melibatkan ruam yang disertai dengan benjolan berisi cairan atau menyerupai jerawat. 

3.Papula urtikaria pruritus dan ruam plak kehamilan (PUPPP)

Sekitar 1 dari 160 ibu hamil mengalami ruam PUPP, namun sering terjadi pada ibu yang hamil anak kembar. Kondisi ini terjadi ketika kulit meregang sehingga jaringan kulit rusak dan meradang dan menyebabkan ruam. 

Ruam PUPP ditandai dengan benjolan kecil pada kulit dan gatal. Ruam biasanya dimulai pada trimester kedua dan hilang sendirinya setelah melahirkan. 

4.Kolestasis intrahepatik kehamilan (ICP)

ICP atau kolestasis obsterik adalah kondisi yang harus diwaspadai. ICP merupakan gangguan fungsi hati yang dapat menyebabkan komplikasi kehamilan. Tanda yang paling terlihat adalah gatal parah di telapak tangan dan kaki, lalu menyebar ke bagian tubuh lainnya. Gatal bisa terjadi dengan atau tanpa ruam, kadang disertai dengan penyakit kuning. 

5.Impetigo herpetiformis

Impetigo herpetiformis merupakan kondisi kulit selama kehamilan yang sangat langka. Impetigo herpetiformis memiliki gejala yang mirip dengan psoriasis pustular, antara lain:

  • Ruam yang terdiri dari lesi di lipatan kulit
  • Kulit berubah menjadi kerak
  • Demam
  • Diare 
  • Dehidrasi
  • Detak jantung cepat

Kondisi ini bisa hilang setelah ibu melahirkan. Dalam kasus yang jarang terjadi, impetigo herpetiformis dapat berakibat fatal. Untuk mengurangi risiko, dokter akan meresepkan antibiotik dan kortikosteroid sistemik.

6.Kehamilan pemfigoid

Kehamilan pemfigoid atau pemfigoid gestasi adalah penyakit autoimun langka yang mempengaruhi 1 dari setiap 50.000 kehamilan. Ruam gatal dimulai di sekitar pusar dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. 5-10% bayi yang lahir dari ibu dengan kehamilan pemfigoid akan memiliki lesi kulit.

Tips mengobati kaki yang gatal

Untuk meringankan gatal yang ditimbulkan dari bercak merah pada kulit kaki, berikut beberapa tips perawatan yang bisa dicoba:

  • Hindari menggaruk kulit. Menggaruk kulit yang gatal dapat memperburuk kondisi kulit.
  • Kompres atau mandi dengan air dingin. Air dingin membantu menenangkan kulit yang gatal.
  • Menggunakan pelembab. Oleskan pelembab di kaki untuk mencegahnya kering dan gatal. 
  • Menggunakan kaus kaki longgar. Kaus kaki longgar berbahan katun atau wol dapat menyerap keringat berlebih, sehingga kaki tidak lembab dan gatal.
  • Minum obat yang diresepkan. Minum obat yang diresepkan dokter secara rutin jika bercak gatal disebabkan oleh kondisi tertentu, seperti eksim atau psoriasis.

Apabila bercak merah pada kulit kaki disertai dengan rasa nyeri parah, terbakar, atau terjadi bersamaan dengan gejala lain maka segeralah menemui dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Terapi Bekam Untuk Kesehatan Anda di Widya Bhakti Inti, Klinik Di Bandung

Sebagai salah satu pengobatan alternatif, sebagian orang memilih terapi bekam untuk menjaga kesehatan tubuh. Terapi bekam ini memiliki fungsi untuk mengeluarkan racun dalam tubuh membuat sebagian orang ingin mencobanya. Anda bisa melakukannya di Klinik Widya Bhakti Inti, salah satu klinik di Bandung.

Terapi bekam adalah salah satu pengobatan alternatif dari Tiongkok dan Timur Tengah yang telah ada sejak ribuan tahun dan masih digunakan sampai sekarang. Cara kerjanya adalah dengan menempatkan cawan di permukaan kulit hingga terbentuk ruang hampa udara dan pembuluh darah kapiler terisap.

Klaimnya, terapi bekam dapat melancarkan peredaran darah, membuang darah kotor, dan mengeluarkan racun. Menengok ke pengobatan Cina tradisional, terapi bekam juga disebut bisa mengalirkan qi atau energi dalam tubuh.

Terapi bekam terus berkembang hingga kini. Ada dua jenis terapi bekam yang utama. Perbedaan utamanya adalah pada media cawan yang digunakan. Kedua jenis terapi bekam tersebut.

  1. Terapi bekam kering

Ini merupakan terapi bekam dengan cawan kecil yang dipanaskan terlebih dahulu. Tujuannya adalah menempelkan cawan pada lapisan kulit saat api mengecil. Lalu, secara perlahan tercipta ruang hampa yang membuat kulit dan otot akan tertarik ke atas karena perubahan tekanan.

  1. Terapi bekam basah

Merupakan perkembangan lebih modern dari terapi bekam kering karena cawan yang digunakan adalah sejenis pompa karet. Sebelum ditempelkan ke tubuh, area kulit yang akan dibekam terlebih dulu disayat kecil hingga mengeluarkan darah. Nantinya, darah ini yang akan ditampung dalam cawan dan dianggap sebagai darah kotor. Setelah selesai, luka sayatan akan ditutup agar tidak menimbulkan infeksi kulit. Sebagian besar terapis menggunakan cawan gelas kaca atau berbahan dasar plastik. Kaan tetapi, ada juga yang menggunakan cawan berupa

  • Bambu
  • Keramik
  • Logam
  • Silikon

Walaupun tergolong aman, Anda juga perlu berhati-hati dengan efek samping yang mungkin terjadi pada sebagian orang.

  1. Infeksi luka sayatan

Infeksi menjadi salah satu efek samping dari terapi bekam. Hal ini karena terapis perlu membuat sayatan di tubuh demi mengalirkan darah keluar dan menampungnya di cawan. Bukan tidak mungkin, luka terbuka ini justru menjadi pintu masuk bagi bakteri dan kuman dan mengakibatkan infeksi.

  1. Luka bakar

Selain luka sayatan, luka bakar juga mungkin menjadi efek atau risiko dari terapi bekam. Hal ini dapat terjadi apabila pompa silikon mengisap terlalu kencang sehingga kulit rentan terbakar.

  1. Pusing

Ada kalanya seseorang akan merasa pusing sesaat setelah menjalani terapi bekam karena efek dari keluarnya darah. Namun, reaksi setiap orang bisa berbeda karena ada yang merasakan dan ada yang tidak sama sekali.

  1. Penularan HIV/AIDS

Untuk melakukan bekam, terapis akan membuat sayatan pada kulit dengan benda tajam untuk mengeluarkan darah. Hal ini berisiko terjadinya penularan penyakit, karena benda tajam yang digunakan belum tentu steril. Selain itu, menggunakan pisau yang sama dengan orang lain juga dapat meningkatkan risiko penyakit menular, seperti HIV/AIDS.

  1. Penularan hepatitis

Terapi bekam juga membuka peluang risiko penyakit melalui darah seperti hepatitis b dan c terutama jika kebersihan peralatannya tidak terjamin. Pompa silikon untuk setiap orang harus steril sebelum dipakai pasien berikutnya. Jika tidak, mungkin saja ada endapan bekas darah atau kotoran lainnya yang meningkatkan risiko penularan penyakit. Meski langka, terapi bekam juga bisa mengakibatkan perdarahan di tengkorak kepala apabila dilakukan pada kulit kepala.

Jika Anda ingin melakukan pengobatan secara tradisional bisa seperti terapi bekam atau yang lainnya bisa dilakukan pada klinik di Bandung yaitu Widya Bhakti Inti. Lebih baik melakukan pemesanan terlebih dahulu di SehatQ agar Anda tidak perlu mengantri terlalu lama.

Waspadai Penyakit Ini Apabila Air Kencing Berbau

Air kencing berbau biasanya menjadi ‘alarm’ bahwa tubuh sedang berada dalam kondisi yang tidak baik. 

Meskipun bisa saja hal ini disebabkan karena mengonsumsi makanan seperti petai atau jengkol, jika bau pada air kencing tidak kunjung mereda, bisa menjadi pertanda bahwa ada masalah di dalam tubuh kita. 

Apabila kencing berbau tidak kunjung hilang, sebaiknya segera menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Berikut ini beberapa penyakit yang harus diwaspadai dengan gejala air kencing yang mengeluarkan bau menyengat. 

Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Penyakit yang harus kamu waspadai karena kencing berbau yakni adanya infeksi saluran kemih. Selain bau menyengat, gejala penyakit infeksi saluran kemih ditandai dengan sensasi rasa panas atau perih saat buang air kecil. 

Hal ini menandakan ada bakteri di dalam air kencing kita. Untuk mengatasinya, biasanya dokter akan memberikan antibiotik untuk membunuh bakteri tersebut. 

Diabetes

Penyakit diabetes juga ditandai dengan kencing berbau. Apabila biasanya kencing berbau menyengat, para penderita diabetes biasanya mengeluarkan aroma manis karena kelebihan kadar gula dalam darah.

Apabila kamu mendapati kencing berbau manis, sebaiknya segera menghubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, mengingat penyakit ini cukup berbahaya dan mengancam nyawa.

Fistula kandung kemih

Mungkin banyak orang yang masih awam dengan penyakit ini. Fistula kandung kemih adalah cedera atau cacat yang menyebabkan bakteri dari usus masuk ke dalam kandung kemih. Bakteri ini yang membuat kencing mengeluarkan aroma menyengat. 

Fistula kandung kemih bisa disebabkan karena cedera bedah, penyakit radang usus, hingga penyakit crohn.

Penyakit hati

Kencing berbau juga biasanya menjadi gejala penyakit hati. Selain mengeluarkan aroma kencing yang menyengat, berikut ini beberapa gejala lain dari penyakit hati yang wajib kamu waspadai.

  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Kulit dan mata menguning
  • Kembung
  • Berat badan turun
  • Air kencing berbau dan berwarna gelap

Apabila mengalami beberapa gejala di atas disertai dengan bau kencing yang menyengat, sebaiknya segera menemui dokter untuk penanganan lebih lanjut. 

Maple syrup urine disease (MSUD)

Penyakit ini termasuk penyakit genetik yang langka dan tidak bisa disembuhkan. Gejalanya adalah kencing berbau seperti sirup maple.

Seseorang yang menderita penyakit ini tidak bisa memecah asam amino leusin, isoleusin, dan juga valin. Apabila tidak ditangani dengan cepat bisa menyebabkan kerusakan otak hingga kematian.

Tips agar kandung kemih sehat

Mengalami gejala kencing berbau tentu bikin tidak nyaman. Oleh sebab itu, kamu harus menjaga kandung kemih tetap sehat.

Berikut ini beberapa tips agar kandung kemih tetap sehat yang bisa kamu lakukan.

  • Jaga agar bisa buang air kecil sebanyak 5-7 kali per hari. Apabila masih kurang, sebaiknya perbanyak minum air putih.
  • Jangan memaksa untuk buang air kecil, sebab hal ini bisa membuat kandung kemih menahan urine lebih sedikit.
  • Sebaiknya duduk di toilet saat buang air kecil dan jangan berdiri.

Itu dia beberapa hal yang harus kamu waspadai saat memiliki gejala kencing berbau. Segera temui dokter apabila bau air kencing tak kunjung hilang dan menyengat. Di masa pandemi, kamu bisa melakukan konsultasi secara online lewat aplikasi SehatQ. 

Simak Gejala dan Pengobatan Tekanan Bola Mata Tinggi

Tekanan bola mata tinggi merupakan salah satu bentuk gangguan penglihatan mata yang bisa berdampak serius jika tidak segera ditangani. Sebab, jika dibiarkan terus-menerus, hal tersebut akan mengakibatkan kebutaan permanen.

Karena itu, Anda perlu ke dokter untuk bisa mengetahui dengan pasti masalah pada penglihatan Anda tersebut, dan dokter akan memberikan tindakan lebih lanjut jika gangguan yang Anda alami itu cukup serius dan membahayakan.

Gejalanya

Namun sebelum ke dokter, tentunya Anda harus mengetahui gejala-gejala yang ditimbulkan. Gejala tersebut tentunya bergantung pada kondisi yang dialami. Beberapa gejala adalah sebagai berikut:

  • Ada bintik-bintik buta merata di pandangan samping atau Perifer yang terdapat pada kedua mata
  • Pandangan dalam bentuk terowongan di tahap lanjut (tunnel vision)
  • Sakit kepala parah
  • Sakit mata
  • Mual dan muntah
  • Penglihatan kabur
  • Halo di sekitar cahaya
  • Mata merah

Pengobatan

Untuk mengatasinya Anda harus segera ke dokter untuk melakukan pengobatan medis. Pengobatan dilakukan setelah dokter mendiagnosis gangguan mata yang Anda alami tersebut.

Pengobatan ini tentu saja diperlukan untuk orang-orang yang berisiko dan yang memiliki tanda-tanda kerusakan saraf optik.

Pengobatan akan dilakukan sesuai dengan kondisi Anda. Anda bisa dirawat atau hanya diawasi. Obat-obatan yang digunakan biasanya obat-obatan tematik. Obat-obatan ini akan digunakan apabila tekanan mata lebih tinggi.

Obat yang ideal untuk pengobatan hipertensi okular harus efektif menurunkan tekanan intraokular, tidak memiliki efek samping, dan murah dengan dosis sekali sehari.

Namun, tidak ada obat yang memiliki semua hal di atas.  Saat memilih obat untuk Anda, dokter mata memprioritaskan kualitas ini berdasarkan kebutuhan spesifik Anda.

Obat-obatan, biasanya dalam bentuk obat tetes mata, diresepkan untuk membantu menurunkan tekanan intraokular yang meningkat.  Terkadang, lebih dari satu obat diperlukan. .

Awalnya, dokter mata mungkin meminta Anda menggunakan obat tetes mata hanya pada satu mata untuk melihat seberapa efektif obat tersebut dalam menurunkan tekanan di dalam mata Anda.  

Jika efektif, dokter kemungkinan besar akan meminta Anda menggunakan obat tetes mata di kedua mata.

Setelah obat diresepkan, Anda memiliki kunjungan tindak lanjut rutin dengan dokter mata Anda.  Kunjungan tindak lanjut pertama biasanya 3-4 minggu setelah memulai pengobatan.

Tekanan Anda diperiksa untuk memastikan obat tersebut membantu menurunkan tekanan intraokular Anda.  

Jika obat bekerja dan tidak menimbulkan efek samping, Anda dievaluasi kembali 2-4 bulan kemudian.  Jika obat tidak membantu menurunkan tekanan intraokular Anda, Anda akan berhenti minum obat itu, dan obat baru akan diresepkan.

Dokter mata Anda mungkin menjadwalkan kunjungan tindak lanjut Anda sesuai dengan obat tertentu yang Anda pakai.

Beberapa obat (misalnya, latanoprost [Xalatan], travoprost [Travatan], bimatoprost [Lumigan]) mungkin memerlukan waktu 6-8 minggu untuk sepenuhnya  efektif.

Selama kunjungan tindak lanjut ini, dokter mata juga mengamati Anda untuk setiap reaksi alergi terhadap obat tersebut. 

Jika Anda mengalami efek samping atau gejala saat menggunakan obat, pastikan untuk memberi tahu dokter.

Umumnya, jika tekanan di dalam mata tidak dapat diturunkan dengan 1-2 obat-obatan, Anda mungkin mengalami glaukoma sudut terbuka primer awal dan bukan hipertensi okular.

Dalam hal ini, dokter mata Anda akan mendiskusikan langkah selanjutnya yang sesuai dalam rencana perawatan Anda.

Perawatan

Selain pengobatan, dokter akan melakukan perawatan apabila gejala seperti lingkaran cahaya, penglihatan kabur, atau nyeri terus meningkat, dan ketahuan setelah didiagnosis.

Diagnosis dimulai dari jika tekanan pada bola mata 28 mm Hg atau lebih tinggi. Ketika dalam keadaan seperti ini Anda akan diberikan obat-obatan dalam jangka waktu sebulan.

Setelah sebulan, Anda akan mengontrol pada dokter untuk melihat kinerja obat.Jika obat bekerja efektif, Anda tidak perlu melakukan pemeriksaan bulanan.

Apabila tekanan Anda adalah 26-27 mm Hg, tekanan akan diperiksa ulang dalam 2-3 minggu setelah kunjungan awal. Pemeriksaan bulanan akan dilanjutkan jika tekanan masih tinggi setiap 6 bulan sekali.

Pembedahan

Pembedahan bisa Anda lakukan sebagai cara terakhir untuk mengatasi tekanan bola mata tinggi jika kondisi ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi dengan menggunakan laser. Namun cara ini sebenarnya sangat tidak disarankan karena bisa merusak penglihatan Anda.