Pengertian QT Syndrome

Gangguan pada ritme jantung yang kemungkinan bisa menyebabkan denyut yang cepat dan tidak beraturan disebut dengan Long QT Syndrome. Kondisi ini terjadi ketika sistem elektrik jantung tidak berfungsi secara normal, penyakit ini mengganggu arus listrik di dalam jantung dan bisa terlihat pada electrocardiogram (ECG).

Kondisi ini biasanya tidak sengaja terdeteksi saat penderita menjalani pemeriksaan rekam jantung, istilah yang digunakan muncul berdasarkan gambar rekam listrik jantung (EKG) yang menunjukkan pemanjangan QT interval . Interval QT ini menggambarkan berapa lama waktu yang dibutuhkan otot jantung untuk berkontraksi memompa darah dan istirahat.

Long QT Syndrome

Kondisi ini muncul karena gangguan transportasi ion di jantung, menyebabkan memanjangnya waktu sistem listrik jantung untuk kembali ke kondisi semula setelah jantung berdetak. Interval QT memanjang hingga meningkatkan risiko terjadinya torsade de pointes, merupakan kondisi dimana bilik jantung memompa terlalu cepat.

Keadaan ini bisa berakibat fatal, namun baiknya sudah tersedia obat guna mengontrol irama jantung yang tidak beraturan. Dalam beberapa kasus, dibutuhkan pemasangan alat pacu jantung atau disebut juga pacemaker untuk mengendalikan irama jantung. Penderita dalam kebanyakan kasus tidak merasakan gejala apapun, namun bisa berupa berikut ini.

  • Pingsan ketika sedang merasa senang berlebihan, marah, ketakutan atau sedang melakukan olahraga.
  • Kejang-kejang dan henti jantung, gejala ini juga dapat muncul saat penderita sedang tidur maupun terjaga.

Penyebab adanya kondisi ini belum diketahui secara pasti, namun terdapat beberapa faktor yang diduga meningkatkan risiko seseorang berada dalam keadaan ini. Jika memiliki beberapa faktor berikut, diharapkan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mencegah kondisi fatal yang tidak diduga.

  • Faktor Keturunan

Bawaan lahir disebabkan oleh ketidaknormalan dalam gen penderita, kemungkinan seseorang untuk mengidap kondisi ini akan meningkat jika terdapat salah satu anggota keluarga kandung penderita yang juga mengidap penyakit serupa.

  • Obat-obatan

Mengonsumsi obat-obatan tertentu sangat berpotensi memperpanjang interval QT sehingga munculah penyakit ini yang menyerang si penderita.

  • Cacat Lahir

Salah satu cacat bawaan atau sejak dari lahir yang membuat anak-anak rentan terkena penyakit ini adalah tuli.

Cara Pengobatan

Pengobatan untuk penyakit ini bertujuan untuk mencegah detak jantung yang terlalu cepat dan tidak beraturan. Sehingga, pencegahan ini diharapkan mampu membuat penderita terhindar dari kematian mendadak. Langkah penanganan yang dianjurkan oleh dokter tergantung pada penyebab hingga kondisi penderita, seperti berikut ini.

  • Untuk penyakit yang diakibatkan kondisi medis lain, dokter akan menangani penyebab dasarnya dan kemungkinan memberikan obat untuk mengontrol irama jantung.
  • Jika penderita mengonsumsi obat-obatan pemicu munculnya penyakit ini, dokter akan mengajarkan penderita untuk menghentikan konsumsinya dan mengganti dengan obat lain.
  • Untuk kondisi karena bawaan lahir, dokter akan meresepkan obat-obatan dan menyarankan pembedahan atau penanganan alat pacu jantung.

Apabila seseorang mengalami Long QT Syndrome bawaan harus berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan tertentu, konsultasikan dengan dokter mengenai obat-obatan yang boleh serta tidak boleh dikonsumsi. Segera mencari pertolongan medis jika mengalami kondisi yang menyebabkan kadar kalium dalam darah rendah.

Misalnya muntah-muntah atau diare, pasalnya beberapa kondisi tersebut dapat memunculkan penyakit ini dengan gejala kejang dan pingsan. Meski demikian kondisi ini lebih sering terjadi pada anak-anak dan remaja, bermula pada usia antara 8-20 tahun, namun muncul pada 1 dari 5.000 orang sehingga termasuk cukup langka.

Demikian pengertian QT syndrome yang perlu dipahami. Semoga dapat menambah wawasanmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *