Alternatif Pengganti Nasi untuk Diet, Apa Saja?

Alternatif Pengganti Nasi untuk Diet, Apa Saja?

Tidak peduli apakah Anda ingin berusaha untuk mengurangi asupan karbohidrat, mengurangi kalori, atau karena alergi terhadap nasi, ada banyak alternatif pengganti nasi untuk diet yang sehat dan lezat. Selain itu, alternatif ini hadir dengan harga yang terjangkau dan bernutrisi, serta mudah untuk dibuat dan dipersiapkan di rumah. Beberapa contoh pengganti nasi untuk diet adalah brokoli, sayuran hijau sehat tinggi kandungan serat. 

Nasi adalah makanan murah yang sehat dan versatile. Nasi menjadi makanan pokok tidak hanya di Indonesia saja, tetapi juga di banyak negara-negara di dunia. Nasi merupakan sumber karbohidrat yang sangat baik, yang mana merupakan sumber energi utama tubuh. Karbohidrat juga dapat meningkatkan level energi, menjadi sumber performa saat olahraga, serta membantu Anda merasa kenyang dan puas. Akan tetapi, beberapa orang mungkin ini mencari pengganti nasi untuk diet. Selain untuk mengurangi konsumsi karbohidrat dan kalori, pengganti nasi untuk diet ada karena beberapa orang menderita alergi terhadap nasi. Beberapa contoh alternatif pengganti nasi untuk diet yang bisa Anda coba di rumah di antaranya adalah barley, quinoa, dan kembang kol. 

Barley adalah gandum populer yang bisa Anda beli dalam bentuk gandum utuh ataupun tepung. Gandum ini memiliki banyak manfaat kesehatan dan merupakan pilihan yang cocok, tidak hanya bagi mereka yang mencari pengganti nasi untuk diet, tetapi ingin meningkatkan asupan serat harian. 

Barley juga mengandung sebuah antioksidan yang disebut sebagai lignan. Antioksidan ini mampu melindungi sel-sel dalam tubuh manusia dari kerusakan. Barley dapat membantu menurunkan level kolesterol di dalam tubuh serta meyeimbangkan glukosa darah dan juga insulin. Setiap 100 gram barley utuh mengandung 354 kalori. Angka tersebut meliputi lebih dari 10 gram protein, 77 gram karbohidrat, dan 14 gram serat total. 

Barley mengandung jumlah kalori yang sama dengan nasi, namun gandum utuh ini lebih tinggi kandungan serat dan juga protein. Selain itu, barley mengandung lebih dari 30 nutrisi, termasuk di antaranya adalah phytosterol, tocol, beta-glucan, dan juga mineral, yang dapat membantu tubuh melawan penyakit kronis, seperti kanker dan encok. 

Quinoa adalah biji yang dapat dimakan yang orang konsumsi sebagai gandum. Quinoa telah menjadi makanan pokok di Amerika Selatan selama ribuan tahun, yang mana orang nikmati karena sifat bermanfaat yang terkandung di dalamnya. 

Seseorang biasanya akan menggunakan quinoa sebagai pengganti nasi untuk diet karena sumber makanan ini mengandung semua sembilan asam amino esensial, membuatnya menjadi protein lengkap yang bermanfaat. Quinoa juga mendukung kesehatan jantung. Bahan makanan ini juga memiliki efek hypoglycemic, yang mana dapat membantu menurunkan level gula darah. 

Dalam 100 gram porsi quinoa kering, Anda akan mendapatkan 364 kalori. Selain itu, ada pula lebih dari 11 gram protein, 68 gram karbohidrat, dan juga 4,5 gram serat total. Quinoa juga tinggi kandungan magnesium, sebuah mineral yang dapat membantu tubuh membuat protein, tulang, DNA, dan tembaga yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi sel darah merah dan energi. 

Kembang kol masuk ke dalam keluarga sayuran krusiferus, yang mana termasuk brokoli, kubis, Brussel sprouts, dan kale di dalamnya. Anda bisa membuat “nasi” kembang kol dengan cara mencincang kembang kol segar baik menggunakan pisau atau food processor hingga tekstur menyerupai nasi. 

Anda bisa mengonsumsinya mentah atau memasaknya dalam berbagai macam hidangan lezat sesuai selera. Alternatif pengganti nasi untuk diet yang rendah kalori dan karbohidrat ini tidak memiliki rasa yang kuat, sehingga dapat bekerja dengan baik apabila ditambahkan ke dalam berbagai macam resep layaknya nasi putih biasa. Kembang kol juga cocok untuk mereka yang menjalani diet keto atau orang-orang yang memiliki intoleransi gluten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *