Pentingnya Lakukan Tes Kesehatan di Lab Parahita untuk Wanita

Pemeriksaan kesehatan di Lab Parahita secara teratur dapat membantu Anda mengidentifikasi tanda-tanda awal masalah kesehatan, khususnya untuk para wanita. Menemukan masalah lebih awal berarti peluang Anda untuk pengobatan yang efektif meningkat. Banyak faktor, seperti usia, kesehatan, riwayat keluarga dan pilihan gaya hidup, yang memengaruhi seberapa sering Anda memerlukan pemeriksaan di Lab Parahita.

Mengapa pemeriksaan kesehatan rutin itu penting?

– Pemeriksaan kesehatan secara medis untuk mendeteksi masalah saat ini atau yang akan datang.

– Menilai risiko masalah medis di masa depan.

– Mendorong Anda untuk mempertahankan gaya hidup sehat.

– Memperbarui vaksinasi.

Dokter di Lab Parahita akan sering melakukan pemeriksaan ini ketika Anda berkunjung untuk kondisi lain, seperti pilek atau masalah lain. Dokter kemudian akan memberitahu Anda seberapa sering perlu melakukan pemeriksaan kesehatan.

Melakukan pemeriksaan kesehatan juga merupakan waktu untuk memeriksa gaya hidup Anda untuk melihat perbaikan apa yang dapat dilakukan. Kondisi ini mungkin mengindikasi sesuatu yang Anda lakukan sendiri atau diskusikan dengan profesional kesehatan.

Cek kesehatan wanita

Agar tetap sehat dan mengidentifikasi kemungkinan masalah kesehatan pada tahap awal, penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Ada sejumlah tes khusus yang harus Anda jadikan bagian dari rutinitas.

1. Skrining kanker payudara

Direkomendasikan agar wanita berusia antara 20 tahun ke atas mengikuti tes kesehatan skrining kanker payudara di Lab Parahita. Pemeriksaan secara dini sangat baik Anda lakukan untuk mencegah terkena risiko kanker payudara, terutama Anda yang masih berusia muda.

2. Tes serviks

Tes pap smear telah diganti dengan istilah tes skrining serviks (CST) yang dapat Anda lakukan setiap lima tahun sekali. CST aman, lebih akurat dan mendeteksi infeksi human papilloma virus (HPV), penyebab utama kanker serviks. CST pertama dapat Anda lakukan saat berusia 25 tahun atau dua tahun setelah tes Pap terakhir Anda. Jika hasil normal, Anda akan melakukan pemeriksaan kembali dalam lima tahun untuk menjalani tes berikutnya. 

Bahkan jika telah divaksinasi terhadap HPV, Anda harus terus melakukan pemeriksaan rutin karena vaksin tersebut tidak melindungi terhadap semua jenis infeksi HPV yang diketahui menyebabkan kanker serviks. 

3. Skrining IMS

Jika aktif secara berhubungan seksual, Anda harus menjalani tes klamidia setiap tahun, terutama untuk usia 20 tahun ke atas. Skrining ini menggunakan tes urin sederhana. Tes klamidia sangat umum dan tidak selalu menunjukkan gejala. Jika Anda berisiko terkena infeksi menular seksual lainnya, seperti HIV/AIDS atau herpes, tanyakan kepada dokter di Lab Parahita untuk mengetahui tentang tes yang lebih lanjut.

4. Tes sebelum masa kehamilan

Anda harus melakukan pemeriksaan umum sebelum hamil untuk mengurangi kemungkinan risiko kesehatan apapun selama kehamilan. Setelah Anda hamil, pemeriksaan antenatal secara teratur sangat membantu Anda dalam memantau perkembangan bayi, mendeteksi kelainan, dan menilai kesehatan ibu hamil.

Tes yang berkaitan dengan kehamilan mungkin termasuk pemindaian ultrasound, tes urin, tes darah dan tes genetik. Beberapa tes antenatal direkomendasikan untuk semua wanita hamil, sementara yang lain hanya diperlukan untuk wanita dengan peningkatan risiko komplikasi. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter di Lab Parahita sebelum melakukan tes kesehatan. Mereka akan memberikan saran untuk melakukan tes kesehatan yang memang Anda butuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *