Selain Gly Derm, Ini Cara Atasi Stretch Mark

Stretch mark pada kulit biasanya muncul sebagai sekumpulan garis parallel dengan tekstur dan warna yang berbeda dibandingkan dengan bagian kulit di sekitarnya. Warna stretch mark pun bervariasi, mulai dari ungu hingga merah muda terang dan abu-abu muda. Saat Anda menyentuh stretch mark menggunakan jari tangan, Anda akan merasa adanya tonjolan pada kulit. Terkadang, bahkan stretch mark dapat terasa gatal atau nyeri. Garis-garis pada kulit ini biasanya muncul pada saat atau setelah kehamilan atau adanya perubahan berat badan secara tiba-tiba. Stretch mark juga umumnya muncul pada remaja, karena pada masa ini tubuh manusia akan berkembang dengan cepat. Penting untuk diingat bahwa stretch mark bukanlah suatu hal yang berbahaya, dan akan berangsur-angsur menghilang seiring dengan berjalannya waktu atau setelah penggunaan Gly Derm

Selain menggunakan produk seperti Gly Derm, mengatasi stretch mark juga dapat dilakukan dengan cara yang lebih alami. Penting untuk diketahui bahwa benar-benar menghilangkan stretch mark merupakan suatu hal yang mustahil. Anda hanya bisa meminimalisir tampilannya agar sedikit tidak terlihat. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan di antaranya adalah menggunakan:

  • Vitamin A. Vitamin ini dikenal pula dengan sebutan retinoid. Retinoid dapat membuat kulit tampak lebih halus dan muda. Retinoid banyak digunakan di krim kosmetik topikal over-the-counter atau OTC. Hanya dengan menggunakan ekstrak vitamin A topikal atau minum suplemen vitamin A dapat berkontribusi terhadap kesehatan kulit dan tampilan keseluruhan Anda. Diet yang tinggi makanan tertentu, seperti wortel dan ubi jalar, dapat membantu meningkatkan level vitamin A dalam tubuh Anda. Pada sebuah studi tahun 1996, peneliti mengidentifikasikan retinoid dapat membantu mengurangi tampilan stretch mark. Namun, penelitian tambahan masih dibutuhkan untuk mengidentifikasi semua efek vitamin ini pada stretch mark. 
  • Gula. Beberapa orang percaya bahwa gula dapat digunakan sebagai metode “microdermabrasion” alami. Microdermabrasion dilakukan oleh dokter ahli kulit merupakan salah satu metode yang terbukti secara klinis untuk membuat stretch mark pudar. Menggosok gula pada kulit akan menyebabkan eksfoliasi pada daerah tersebut. Untuk melakukannya, campur 1 cup gula dengan ¼ cup agen pelunak, seperti minyak almond atau minyak kelapa. Campurkan jus lemon dan lakukan scrubbing campuran tersebut pada bagian tubuh yang terdapat stretch mark. Anda bisa melakukan hal tersebut beberapa kali dalam seminggu. 
  • Aloe vera. Meskipun bukti klinis yang mendukung penggunaan aloe vera atau lidah buaya pada perawatan stretch mark, aloe vera murni memiliki sifat pemulih alami dan pelembut kulit. Hal ini membuat alove vera sebagai home remedy ideal yang bisa Anda coba untuk mengatasi stretch mark. Oleskan aloe vera murni pada kulit yang memiliki stretch mark setiap kali setelah Anda mandi. 
  • Asam hyaluronic. Kolagen adalah sebuah protein pada kulit yang mampu membuat kulit menjaga bentuk dan tampak sehat. Seiring dengan bertambahnya usia, produksi kolagen akan berkurang pada wajah dan tubuh kita. Produksi kolagen distimulasi dengan penggunaan asam hyaluronic. Asam hyaluronic dapat diserap oleh tubuh manusia dalam bentuk kapsul ataupun ekstrak. 

Selain menggunakan Gly Derm, cara terbaik perawatan stretch mark adalah dengan mencegah kondisi ini terjadi. Dengan menjaga kulit Anda tetap terhidrasi, Anda bisa membantu menjaga elastin yang dibutuhkan oleh kulit agar terhindar dari noda jaringan parut. Menggunakan krim topikal seperti minyak kelapa dalam menjaga kulit tetap lembap dan mengurangi risiko terjadinya stretch mark.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *