Tes Covid-19 Murah, Mudah, dan Cepat di Labklinik CITO Kudus

Laboratorium Klinik CITO Kudus adalah salah satu fasilitas kesehatan yang berada di Kudus. Labklini CITO Kudus berlokasi di Kaliwungu, tepatnya di Jl. Kudus – Jepara No. 38, Bakalan, Purwosari. 

Labklinik CITO Kudus memiliki layanan pemeriksaan laboratorium seperti cek darah, urinalisa, asam urat, radiologi, dokter umum, dan banyak lainnya. Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dan mendukung terbentuknya herd immunity di Indonesia, Labklinik CITO Kudus juga menyediakan layanan khusus Covid-19 dengan harga murah dan hasil pemeriksaan yang keluar lebih cepat.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor: HK.02.02/I/5374/2020 tentang penetapan laboratorium pemeriksa Covid-19 bahwa Laboratorium Klinik CITO juga menjadi salah satu laboratorium rujukan untuk dilakukan pemeriksaan virus Covid-19. 

Pemeriksaan Covid-19 di Labklinik CITO Kudus

Berikut ini 4 layanan paket pemeriksaan Covid-19 di Laboratorium Klinik CITO Kudus untuk membantu mengetahui status kesehatanmu.

  1. Rapid Antigen Covid-19

Pemeriksaan Antigen atau rapid antigen merupakan salah satu tes Covid-19 paling dasar untuk mengetahui ada atau tidaknya protein virus SARS-CoV-2 dalam tubuh seseorang. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan dengan cara swab atau usap, kemudian sampel diteliti di laboratorium.

  1. Pemeriksaan Antibodi Kuantitatif

Pemeriksaan Antibodi Kuantitatif bertujuan untuk mengetahui atau memantau antibodi yang dihasilkan tubuh setelah terpapar Covid-19 atau pasca vaksinasi Covid-19. Pemeriksaan ini cocok dilakukan sebelum dan sesudah menerima vaksin Covid-19, 2 minggu setelah terkonfirmasi positif Covid-19, dan sebelum melakukan donor plasma konvalesen.

  1. Swab PCR Covid-19

Swab PCR dinilai sebagia tes Covid-19 dengan tingkat akurasi yang tinggi. Jika umumnya di tempat lain mematok harga di atas 900 ribu untuk swab PCR, di Labklinik CITO Kudus cukup merogoh kocek sebesar 800 ribu rupiah. Hasil pemeriksaan pun keluar lebih cepat, yaitu maksimal 2 hari kerja. 

  1. Paket Pemeriksaan Return to Work 

Meski PPKM diperpanjang, beberapa instansi telah menyiapkan karyawannya untuk bisa bekerja langsung dari kantor atau Work from Office (WFO). Untuk memastikan Anda terbebas dari paparan virus, Anda bisa mengambil Paket Pemeriksaan Return to Work yang telah disiapkan oleh Labklinik CITO Kudus. Pemeriksaan ini juga sangat cocok bagi karyawan/pekerja dengan riwayat positif Covid-19 yang ingin kembali bekerja.

Jika ternyata pasien tersebut masih atau terjangkit Covid-19, maka akan diterapkan langkah selanjutnya seperti isolasi mandiri di rumah atau dirujuk ke rumah sakit tergantung pada tingkat keparahannya.

Selain keempat tes tersebut, Labklinik CITO Kudus juga menyediakan layanan pemeriksaan D-Dimer pada penderita Covid-19. D-Dimer adalah pemeriksaan untuk mendiagnosis kecenderungan pembekuan darah akibat riwayat penyakit atau kondisi medis tertentu. 

Penderita Covid-19 rentan terhadap pembekuan darah, dan ketika itu terjadi bisa menyebabkan penggumpalan darah dalam tubuh sekaligus meningkatkan risiko sumbatan atau emboli paru. 

Apabila pasien memiliki nilai D-Dimer yang tinggi, dokter akan menentukan terapi yang tepat untuk membantu mengatasi kondisi tersebut, mengurangi komplikasi, sekaligus meningkatkan kesembuhan pasien.

Pemeriksaan Covid-19 Juga Bisa Dilakukan di Rumah

Selain menjalani pemeriksaan Covid-19 di Laboratorium Klinik CITO Kudus, tes Covid-19 juga bisa dilakukan di rumah masing-masing. Layanan home service ini bisa dilakukan dengan syarat dan ketentuan berikut ini:

  • Melakukan reservasi minimal 1 hari sebelum tanggal pemeriksaan.
  • Layanan pemeriksaan hanya tersedia pada hari Senin-Sabtu, hari Minggu dan Hari Besar Nasional libur.
  • Layanan home service hanya untuk pengambilan sampel darah, swab PCR, dan rapid antigen.

Reservasi bisa dilakukan secara online dengan mengunjungi situs Labklinik CITO atau melalui aplikasi Beranda Cito yang bisa di unduh di App Store atau Google Play Store. 

Catatan

Dengan layanan home service untuk pemeriksaan Covid-19, masyarakat jadi lebih mudah untuk melakukan pemeriksaan tanpa harus keluar rumah. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut atau pertanyaan, Anda bisa menghubungi customer service Labklinik CITO Kudus di nomor 0291 4251979.

Cek Kondisi Paru dengan Spirometri di Klinik Fakhira Al-Barkah

Klinik Fakhira Al-Barkah memiliki alat spirometri. Spirometri adalah tes yang digunakan untuk menilai seberapa baik paru-paru Anda bekerja dengan mengukur seberapa banyak udara yang Anda hirup, seberapa banyak menghembuskan napas dan seberapa cepat Anda menghembuskan napas. 

Spirometri digunakan untuk mendiagnosis asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan kondisi lain yang memengaruhi pernapasan. Spirometri juga dapat digunakan secara berkala untuk memantau kondisi paru-paru Anda dan memeriksa apakah pengobatan untuk kondisi paru-paru kronis membantu Anda bernapas lebih baik.

Pentingnya melakukan pengecekan paru

Dokter di Klinik Fakhira Al-Barkah mungkin menyarankan tes spirometri jika dia mencurigai tanda atau gejala yang mungkin disebabkan oleh kondisi paru-paru kronis seperti:

– Asma

– PPOK

– Bronkitis kronis

– Empisema

– Fibrosis paru

Jika Anda telah didiagnosis dengan gangguan paru-paru kronis, spirometri dapat digunakan secara berkala untuk memeriksa seberapa baik obat Anda bekerja dan apakah masalah pernapasan terkendali. Spirometri dapat dipesan sebelum operasi yang direncanakan untuk memeriksa apakah fungsi paru-paru aman untuk dilakukan tindakan operasi atau tidak. Selain itu, spirometri dapat digunakan untuk menyaring gangguan paru terkait pekerjaan.

Risiko penggunaan spirometri

Spirometri umumnya merupakan tes yang aman. Anda mungkin merasa sesak napas atau pusing sesaat setelah melakukan tes. Kondisi ini terjadi karena tes membutuhkan tenaga. Tes ini tidak dapat dilakukan jika Anda baru saja mengalami serangan jantung atau kondisi jantung lainnya. Akan tetapi tes ini jarang memicu masalah pernapasan yang parah.

Persiapan sebelum tes spirometri di Klinik Fakhira Al-Barkah

Ikuti instruksi dokter tentang apakah Anda harus menghindari penggunaan obat pernapasan hirup atau obat lain sebelum tes. Persiapan lainnya adalah sebagai berikut:

– Kenakan pakaian longgar yang tidak akan mengganggu kemampuan Anda untuk menarik napas dalam-dalam.

– Hindari makan dalam porsi besar sebelum tes, sehingga akan lebih mudah untuk bernapas.

Tes spirometri mengharuskan Anda bernapas ke dalam tabung yang terpasang pada mesin yang disebut spirometer. Sebelum Anda melakukan tes, perawat, teknisi, atau dokter akan memberi Anda instruksi khusus. Anda juga dapat mengajukan pertanyaan jika ada yang kurang jelas. Melakukan tes dengan benar diperlukan untuk hasil yang akurat dan bermakna.

Selama tes spirometri Anda mungkin akan melalui beberapa proses berikut:

– Duduk selama tes.

– Sebuah klip akan ditempatkan di hidung Anda untuk menjaga lubang hidung tetap tertutup.

– Mengambil napas dalam-dalam dan menghembuskan napas sekeras yang Anda bisa selama beberapa detik ke dalam tabung. Pastikan mulut Anda tertutup rapat di sekitar tabung, sehingga tidak ada udara yang keluar.

– Anda harus melakukan tes setidaknya tiga kali untuk memastikan hasil relatif konsisten. Jika ada terlalu banyak variasi di antara ketiga hasil, Anda mungkin perlu mengulang tes lagi. Nilai tertinggi di antara tiga hasil tes dekat digunakan sebagai hasil akhir.

– Seluruh proses biasanya memakan waktu kurang dari 15 menit.

Dokter di mungkin memberi Anda obat inhalasi untuk membuka paru-paru (bronkodilator) setelah putaran awal tes. Anda harus menunggu 15 menit dan kemudian melakukan serangkaian pengukuran lagi. Dokter kemudian dapat membandingkan hasil dari dua pengukuran untuk melihat apakah bronkodilator meningkatkan aliran udara Anda.

Hasil pengukuran spirometri 

Kapasitas vital paksa (FVC)

Ini adalah jumlah udara terbesar yang dapat Anda hembuskan dengan paksa setelah menarik napas sedalam mungkin. Pembacaan FVC yang lebih rendah dari normal menunjukkan pernapasan terbatas.

Volume ekspirasi paksa (FEV)

Ini adalah berapa banyak udara yang dapat Anda paksa dari paru-paru dalam satu detik. Hasil ini membantu dokter di Klinik Fakhira Al-Barkah dalam menilai tingkat keparahan masalah pernapasan Anda. Hasil FEV-1 yang lebih rendah menunjukkan obstruksi yang lebih signifikan.