Gejala Cacar Air Pada Anak Serta Cara Mengatasinya

Penyakit cacar air paling sering dijumpai pada anak-anak dan bersifat menular. Anak yang terkena cacar sebaiknya beristirahat di rumah agar tidak menulari teman-temannya. Lantas, bagaimana cara mengenali gejala cacar air pada anak?

Gejala Umum Cacar Air Pada Anak

Gejala cacar air pada anak biasanya ditandai dengan munculnya ruam berwarna merah berisi cairan yang menyebabkan gatal hampir di seluruh bagian tubuh. Kesehatan anak pun mulai terganggu sewaktu dirinya baru terinfeksi virus varicella (penyebab cacar air). Anak akan terkena demam dan merasa pusing serta mengalami gangguan tenggorokan. Berikut gejala awal anak yang terinfeksi virus varicella, di antaranya:

  1. Demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius
  2. Sakit kepala
  3. Nafsu makan hilang
  4. Mudah lelah dan sering tidak enak badan

Sekitar hari ke-10 hingga ke-21 pasca terinfeksi virus varicella, ruam kemerahan mulai muncul di area punggung, perut dan wajah anak. Selanjutnya dalam kurun waktu 5-10 hari ruam tersebut akan melalui tiga fase, yakni bertambah banyak, melepuh dan pecah.

Dari benjolan kecil, ruam akan membesar hingga menyerupai jerawat. Lalu mulai berkembang berisi cairan, pecah dan meninggalkan luka terbuka yang akhirnya kering menjadi koreng. Secara keseluruhan proses ini berlangsung selama 2-3 minggu.

Penularan virus varicella dapat berlangsung sangat cepat ketika anak melakukan kontak dengan temannya yang terkena cacar air, atau menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi cairan cacar tersebut.

Cara Mudah Mengobati Cacar Air Pada Anak

Penyakit ini memang tidak berbahaya dan akan sembuh dalam jangka 2-3 minggu. Namun, perlu perhatian khusus saat merawat anak yang terkena cacar air. Ketahui beberapa langkah berikut yang bisa Anda lakukan untuk membantu penyembuhan cacar air pada anak di rumah.

  1. Mengoleskan lotion calamine

Calamine merupakan lotion obat cacar air yang dapat digunakan pada anak untuk meredakan rasa gatal. Selain meredakan gatal, kandungan seng oksida-nya akan membantu bekas cacar air lebih cepat mengering. Lotion ini dapat dioleskan merata di seluruh tubuh, kecuali sekitar area mata.

  1. Mandi dengan oatmeal

Air campuran oatmeal diyakini ampuh untuk meredakan gatal serta menenangkan ruam pada kulit. Anda dapat menghaluskan secangkir oatmeal merk apapun hingga bertekstur seperti pasir lembut, lalu campurkan pada air hangat mandian si kecil. Mandikan anak dengan air campuran oatmeal tadi sekitar 10 menit, kemudian bilas kembali dengan air bersih.

  1. Mandi menggunakan soda kue

Bahan tradisional lainnya yang dianggap ampuh untuk meredakan gejala cacar air pada anak ialah baking soda atau soda kue. Cukup campurkan secangkir soda kue dengan air hangat untuk dimandikan pada anak. Minta anak berendam dalam air soda kue tersebut sekitar 10-20 menit, lalu bersihkan kembali tubuhnya menggunakan air biasa.

  1. Menggunakan kantung teh chamomile 

Dalam sebuah penelitian ditemukan senyawa antiseptik dan anti radang pada chamomile yang baik untuk menenangkan kulit yang iritasi. Anda dapat mengoleskan kantung teh chamomile pada bagian kulit anak yang ruam untuk meredakan rasa gatalnya.

  1. Mandi dengan sabun berbahan sulfur

Belerang atau sulfur  sejak lama diyakini khasiatnya untuk mengobati berbagai permasalahan kulit. Anak yang terkena cacar bisa dimandikan dengan sabun sulfur, namun sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter terkait merk sabun sulfur yang aman bagi anak Anda.

Obat Cacar Air dari Dokter

Cacar air bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu saja. Meski begitu, anak yang terkena cacar akan menjadi lebih rewel akibat rasa gatal di sekujur tubuhnya. Biasanya dokter akan meresepkan beberapa obat seperti obat antihistamin untuk meredakan rasa gatal dan obat penurun demam seperti paracetamol untuk mengurangi nyeri akibat lepuhan cacar air.

Hindari makanan yang pedas, terlalu asin, panas dan keras karena anak mungkin akan merasa perih saat mengunyah makanan tersebut, terutama bila terdapat lesi cacar air di sekitar mulutnya.

Apabila anak Anda belum melakukan vaksinasi virus varicella, segeralah bawa untuk imunisasi ketika usianya sudah di atas 1 tahun. Imunisasi cacar air ini hanya dilakukan sekali seumur hidup dan bertujuan untuk mengurangi tingkat keparahan gejala cacar air pada anak.