Fibrosis Kistik pada Anak, Apa Saja Gejalanya?

Fibrosis kistik atau Cystic fibrosis (CF) adalah penyakit genetik yang menurun. Atau dengan kata lain merupakan kelainan bawaan lahir yang menyebabkan lendir kental terbentuk pada paru-paru dan sistem pencernaan. Kondisi tersebut dapat memicu infeksi dan masalah dalam mencerna makanan, masalah pernapasan, serta kerusakan paru-paru.

Cystis fibrosis ini dihasilkan dari gen cacat yang diturunkan yang mencegah atau mengubah pergerakan natrium klorida atau garam yang masuk dan keluar sel-sel tubuh. Kurangnya gerakan ini dapat menyebabkan terbentuknya lender yang kental dan lengket yang akan menyumbat paru-paru seperti di jelaskan di awal. Jika si kecil didiagnosa menderita CF ini maka akan lebih baik untuk melakukan perawatan secara efektif, karena CF dapat mempengaruhi pertumbuhan.

Gejala fibrosis sistik

Umumnya, gejala pada CF ini akan sangat bervariasi. Tingkat keparahan penyakit dapat mempengaruhi gejala pada anak. Beberapa anak mungkin tidak mengalami sampai mereka lebih besar atau remaja. Nah, gejala CF yang sangat khas dapat dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu pernapasan, pencernaan, dan gagal tumbuh.

Gejala pernapasan

  • Infeksi paru-paru yang sering atau kronis
  • Batuk atau mengi, seringkali tanpa banyak aktivitas fisik
  • Sesak napas
  • Ketidakmampuan untuk berolahraga atau bermain dan merasa cepat lelah
  • Batuk terus-menerus dengan lender kentak (dahak)

Gejala pencernaan

  • Tinja berminyak
  • Sembelit kronis dan parah
  • Sering mengejan saat buang air besar

Gejala gagal tumbuh

  • Penambahan berat badan yang lambat
  • Pertumbuhan yang lambat

Skrining CF biasanya sering dilakukan untuk bayi yang baru lahir. Kemudian penyakit ini akan menyerang dalam satu bulan pertama setelah si kecil lahiratau sebelum Anda merasakan gejala apapun.

Masalah kesehatan lainnya

Berikut beberapa gejala dan masalah kesehatan lain yang mungkin terjadi pada beberapa anak dengan CF.

  • Polip hidung atau pertumbuhan abnormal dari selaput lender hidung
  • Jari tangan dan kaki. Ini adalah kondisi yang ditandai dengan pelebaran dan pembulatan pada ujung jari tangan dan kaki akibat kurangnya oksigen dalam aliran darah
  • Paru-paru yang kolaps (pneumotoraks) yang disebabkan oleh udara atau gas yang bocor ke area sekitar paru-paru
  • Batuk darah
  • Gagal jantung sisi kanan yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi jangka panjang di arteri paru-paru
  • Sakit perut
  • Gas di usus
  • Bagian rektum menonjol keluar melalui anus (rektal prolapse)
  • Penyakit hati
  • Diabetes
  • Peradangan pankreas (pankreatitis). Organ ini menghasilkan banyak hormon dan enzim yang dibutuhkan tubuh untuk bekerja dengan baik
  • Batu empedu
  • Tidak adanya vas deferens bilateral bawaan pada pria. Hal ini adalah tabung yang membawa sperma dari testis ke uretra.

Gejala pada anak akan berbeda-beda. Bayi yang lahir dengan CF sering menunjukkan gejala pada tahun pertama. Tetapi pada beberapa anak mungkin tidak menunjukkan gejala sampai di kemudian hari. Nah, gejala di bawah ini mungkin bisa mengidikasi CF dan bayi dengan gejala ini mungkin akan dilakukan tes CF. Adapun gejala pada bayi seperti:

  • Diare yang tidak kunjung sembuh
  • Kotorannya yang bau
  • Kotoran berminyak dan besar
  • Mengi yang sering atau terus menerus
  • Pneumonia yang sering
  • Batuk tak kunjung henti
  • Kulit terasa sangat asin
  • Pertambahan dan pertumbuhan berat badan yang buruk
  • Infeksi sinus kronis

Lalu bagaimana dengan kehidupan anak selanjutnya?

Fibrosis sistik dapat mengancam jiwa si kecil. Namun, angka harapan hidup pada bayi atau anak yang telah didiagnosis mengidap penyakit tersebut telah meningkat. Beberapa tahun yang lalu, rata-rata anak yang didiagnosis CF dapat berharap untuk dapat hidup hingga remaja. Namun, saat ini, banyak orang dengan CF hidup dengan baik hingga usia 30-an, 40-an, bahkan 50-an.