Penyebab Serta Cara Mengatasi Miss V Berdenyut

Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, kondisi Miss V yang bermasalah dapat mempengaruhi performa seksual seseorang. Salah satu masalah yang sering dikeluhkan para wanita adalah Miss V berdenyut. Biasanya hal tersebut tidak terlalu mengganggu dan hanya terjadi sekali saja. Akan tetapi, kondisi Miss V berdenyut seringkali membuat wanita merasa panik dan tidak tenang sehingga menurunkan mood  dalam berhubungan seksual. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memahami penyebab dan cara untuk mengatasi kondisi tersebut. Berikut ini merupakan penyebab serta cara mengatasi Miss V berdenyut. 

Penyebab miss V berdenyut bisa terjadi akibat spasme otot

Penyebab Miss V berdenyut 

Kondisi Miss V berdenyut yang dialami oleh masing-masing wanita bisa dipicu oleh penyebab yang berbeda. Berikut ini merupakan beberapa penyebab Miss V berdenyut. 

  • Spasme otot

Salah satu penyebab Miss V berdenyut adalah spasme otot. Kondisi ini dapat terjadi pada berbagai otot di tubuh termasuk otot vagina yang secara tiba-tiba memunculkan sensasi nyeri, rasa tidak nyaman, kram, dan berdenyut. Spasme otot dipicu oleh kecemasan, kelelahan, kurang nutrisi, terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan kafein, penggunaan obat tertentu, dan stres.

  • Disfungsi dasar panggul 

Miss V berdenyut bisa jadi disebabkan oleh disfungsi dasar panggul akibat otot area tersebut menjadi sangat lemah atau sangat kencang. Disfungsi dasar panggul umumnya terjadi karena persalinan, menopause, mengejan terlalu keras, penuaan, serta obesitas. Beberapa gejala lain yang menyertai misalnya nyeri di area kemaluan dan punggung bawah, sakit saat berhubungan seksual, sering buang air kecil, dan nyeri ketika buang air kecil.

  • Vaginismus

Vaginismus terkait dengan kecemasan, trauma psikis, dan rasa takut. Saat vaginismus terjadi, wanita biasanya akan mengalami Miss V berdenyut, nyeri saat berhubungan seksual, atau bahkan tidak mampu mengalami penetrasi.

  • Parestesia

Parestesia juga dapat memicu Miss V berdenyut. Kondisi ini terjadi akibat tekanan saraf atau kurangnya aliran darah pada Miss V. Parestesia akan memunculkan sensasi menggelitik, mati rasa di tubuh tertentu, serta sensasi seperti tertusuk jarum. 

Cara mengatasi Miss V berdenyut

Beberapa cara dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk mengatasi Miss V berdenyut yang Anda alami. Akan tetapi, cara ini hanya efektif digunakan jika kondisi tergolong ringan dan tidak disertai nyeri hebat di area Miss V. Beragar cara tersebut yaitu: 

  • Istirahat secara teratur dan cukup.
  • Lakukan manajemen stres yang baik.
  • Alihkan perhatian dan fokus terhadap hal lain. 
  • Lakukan senam kegel untuk memperkuat otot dasar panggul
  • Penuhi asupan cairan harian, minimal konsumsi air sebanyak 8 gelas/hari. 
  • Buat tubuh menjadi rileks dengan cara seperti meditasi atau yoga.
  • Atur pola makan agar lebih sehat dan berkualitas. 

Tanda Miss V berdenyut berbahaya

Umumnya, Miss V berdenyut akan mereda dengan sendirinya setelah Anda melakukan berbagai cara di atas untuk mengatasi hal tersebut. Akan tetapi, terdapat beberapa tanda khusus yang menjadi indikasi bahwa Miss V berdenyut yang dialami merupakan gejala dari kondisi yang lebih serius. Apabila Anda menemukan berbagai hal ini bersamaan dengan Miss V berdenyut maka segera hubungi dokter untuk mendapat bantuan medis. 

  • Rasa sakit saat berhubungan seksual atau buang air kecil.
  • Keluar darah bersamaan dengan urine.
  • Intensitas Miss V berdenyut yang tinggi. 
  • Terasa perih dan nyeri saat Miss V berdenyut. 
  • Keputihan berlebih dan tidak kunjung reda.
  • Nyeri di area panggul.
  • Pendarahan pada vagina.

Menjaga kebersihan dan kesehatan Miss V amatlah penting. Dengan memiliki Miss V yang sehat maka aktivitas Anda juga tidak akan terganggu. Selain itu, lakukan pengecekan secara rutin dengan dokter terkait kondisi Miss V seperti menggunakan tes pap smear dan pemeriksaan kanker ovarium. Pastikan pula untuk selalu menggunakan alat kontrasepsi ketika berhubungan dan tidak berganti-ganti pasangan seksual agar terhindar dari ancaman penyakit dan infeksi pada Miss V. Apabila Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai Miss V berdenyut dan kondisi vagina lainnya, tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store atau Google Play

Feminisme

Feminisme merupakan konsep yang menunjukkan kesetaraan gender dimana hal tersebut masih diterapkan pada masa ini. Walaupun feminisme mendukung kesetaraan jenis kelamin, hal tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Feminisme dilakukan untuk memberikan peluang yang sama baik pada laki-laki maupun perempuan dalam konteks pekerjaan, politik, dan hal lain seperti kehidupan sosial. Feminisme dibagi menjadi dua bentuk, antara lain feminisme deskriptif dan feminisme normatif.

Feminisme Deskriptif dan Feminisme Normatif

Feminisme deskriptif merupakan pandangan dan perlakuan terhadap perempuan berdasarkan kehidupannya. Feminisme normatif merupakan pandangan ideal tentang perempuan yang perlu diterapkan berdasarkan latar belakang keadilan atau moral.

Pada pendukung feminisme melihat kedua bentuk feminisme tersebut untuk mendukung pernyataan kesetaraan gender di masa sekarang. Pada zaman dahulu, feminisme merupakan revolusi pemikiran. Namun, di zaman sekarang, feminisme tidak hanya diterapkan melalui revolusi pemikiran, namun juga diterapkan sebagai tindakan untuk mempengaruhi masyarakat secara positif.

Pandangan Tentang Feminisme

Sebagian pelaku feminisme berpikir bahwa mereka akan bertindak yang lebih baik dibandingkan dengan laki-laki. Namun, hal tersebut tidak akan memberikan pengaruh yang baik pada masyarakat, karena kaum laki-laki bisa merasa terintimidasi atas persoalan tersebut.

Selain itu, feminisme diberlakukan supaya kaum perempuan mendapatkan perlakuan yang setara dengan laki-laki seperti memberikan pendapatnya sendiri.

Poin-poin Tentang Feminisme

Selain memperoleh keadilan, berikut adalah beberapa poin yang diterapkan pelaku feminisme:

  1. Setengah potensi dunia berada pada diri perempuan

Jumlah perempuan di seluruh dunia adalah separuh dari populasi dunia. Dengan jumlah tersebut, perempuan bisa memiliki peluang untuk mendominasi di suatu bidang seperti pekerjaan untuk membangun masa depan diri mereka dan orang lain.

Pada zaman dahulu, perempuan tidak dapat hak yang setara dengan laki-laki seperti pekerjaan. Namun, karena R. A. Kartini memperjuangkan kehidupan perempuan, hal tersebut telah berubah sehingga wanita mendapatkan hak yang setara dengan laki-laki.

  1. Feminisme dapat mengurangi pernikahan dini

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sekitar 15 juta perempuan menikah di bawah 18 tahun. Hal tersebut merupakan hal yang memprihatinkan, karena banyak perempuan yang menikah di bawah umur.

Dengan menerapkan feminisme, para perempuan dapat mengikuti pendidikan yang lebih tinggi sebagai rencana di masa depan.

  1. Feminisme dapat meningkatkan pendidikan

Karena banyak perempuan menikah di bawah umur, mereka tidak dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, karena mereka harus fokus pada urusan rumah tangga seperti mengurus anak.

Jika seorang perempuan tidak memiliki pendidikan yang tinggi, maka mereka kemungkinan tidak akan memiliki karir yang bagus seperti laki-laki.

  1. Feminisme dapat membantu perempuan menentukan masa depan

Karena feminisme telah diterapkan di berbagai negara, gerakan tersebut dapat membantu perempuan memperoleh pendidikan yang lebih tinggi sehingga mereka dapat memperoleh pekerjaan yang sama seperti laki-laki.

Masa depan mereka juga dapat ditentukan oleh rencana yang dibuat secara mandiri. Mereka tidak perlu menikah terlebih dahulu jika mereka ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Memperoleh karir yang bagus merupakan cita-cita sebagian orang, dan hal tersebut bukan menjadi halangan bagi perempuan untuk memperoleh hal seperti ini di masa depan.

Dukungan Feminisme

Untuk mendukung feminisme, orang-orang tidak perlu berunjuk rasa. Namun, mereka dapat melakukan hal-hal yang kecil berupa:

  • Bersekolah sampai tingkat SMA atau sederajat.
  • Tidak memikirkan bahwa laki-laki lebih baik dari perempuan.
  • Memahami pendapat perempuan.

Kesimpulan

Feminisme merupakan tindakan yang dapat mendukung kaum perempuan, karena dapat memberikan keadilan bagi perempuan. Untuk mendukung gerakan tersebut, setiap manusia dapat melakukan hal-hal kecil yang (mungkin tanpa disadari) terjadi sehari-hari.