Mengenal Tiga Bahan Aktif dalam Obat Tetes Mata Cendo

Obat tetes mata Cendo merupakan salah satu pengobatan masalah mata yang paling banyak dipilih. Ada banyak sekali jenis produknya, dengan berbagai macam bahan aktif yang digunakan.

Dari sekian banyak bahan aktif yang dipakai, ada tiga yang paling banyak digunakan yakni tobramisin, deksametason, dan kloramfenikol. Kenali lebih jauh tentang tiga bahan tersebut. 

Tiga bahan aktif dalam obat tetes mata Cendo

Tobramisin, deksametason, dan kloramfenikol merupakan tiga bahan aktif yang kerap ditemukan di sejumlah produk obat tetes mata Cendo. Secara umum bahan-bahan ini dikombinasikan dengan bahan lainnya sebagai formulasi khusus untuk mengatasi masalah mata tertentu.

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai tiga bahan aktif yang banyak digunakan dalam produk obat tetes mata Cendo.

Cendo Tropin Tetes Mata 0,5% - 5 ml | Beli Online Toko SehatQ, Gratis Ongkir

1. Deksametason

Deksametason merupakan bahan aktif yang cukup banyak digunakan di beberapa obat tetes mata yang khusus untuk mengatasi peradangan di mata. Bahan ini tergolong kortikosteroid atau steroid yang membantu meredakan radang, kemerahan, dan iritasi di bagian mata.

Beberapa produk mengombinasikan deksametason dengan obat anti infeksi untuk mencegah infeksi timbul, terutama setelah menjalani operasi mata. Salah satu produk yang menggunakan bahan ini adalah obat tetes mata Cendo Xitrol, yang mengombinasikannya dengan neomisin sulfat dan polimiksin B sulfat.

Deksametason termasuk kategori kehamilan C, yang berarti obat ini dapat digunakan oleh ibu hamil apabila potensi manfaat yang didapat lebih dibutuhkan dan lebih besar daripada risiko yang akan dialami. 

2. Kloramfenikol

Kloramfenikol merupakan bahan aktif yang termasuk antibiotik, umumnya digunakan untuk mengatasi infeksi mata seperti konjungtivitis. Selain untuk mengobati infeksi mata, kloramfenikol juga sering digunakan untuk mengobati infeksi telinga.

Bahan ini aman digunakan untuk orang dewasa dan anak-anak, namun untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun dibutuhkan resep dan anjuran dari dokter. Pada beberapa orang, penggunaan kloramfenikol juga tidak dianjurkan, seperti memiliki alergi terhadap kloramfenikol dan mengidap penyakit langka anemia aplastik.

Cendo Fenicol adalah salah satu obat tetes mata yang mengandung bahan aktif kloramfenikol. Bagi ibu hamil, disarankan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini karena tergolong kategori kehamilan C. 

3. Tobramisin

Yang ketiga adalah tobramisin, secara umum digunakan dalam obat tetes mata yang khusus mengatasi infeksi mata. Karena tobramisin tergolong obat antibiotik aminoglikosida yang bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri, obat ini tidak bisa digunakan untuk jenis infeksi mata lainnya.

Obat tetes mata Cendo Tobroson menggunakan kombinasi tobramisin dengan deksametason untuk mencegah kerusakan permanen di mata yang mungkin bisa terjadi di beberapa penyakit mata tertentu. 

Tobramisin termasuk dalam kategori kehamilan B yang berarti aman untuk janin dan penelitian tidak menunjukkan adanya efek buruk pada janin. Namun sebaiknya, ibu hamil tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. 

Efek samping bahan aktif obat tetes mata Cendo

Seperti semua obat lainnya, tentunya bahan-bahan aktif ini memiliki efek samping tersendiri. Hampir sebagian besar efek samping yang ditimbulkan cukup ringan dan bersifat sementara.

1. Deksametason

Deksametason memiliki efek samping yang mungkin terjadi seperti rasa tidak nyaman atau iritasi. Namun efek ini bersifat sementara dan akan cepat menghilang, dan jika tidak segera membaik segera periksakan ke dokter.

Efek samping lainnya antara lain:

  • Pandangan memburam
  • Mata kering
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Reaksi alergi seperti ruam, bengkak, atau gatal
  • Rasa terbakar atau tertusuk di bagian mata beberapa menit setelah menggunakan obat ini. 

2. Kloramfenikol

Kloramfenikol memiliki efek samping yang sangat perlu diperhatikan. Oleh karena jarang diresepkan dalam jangka waktu yang lama.

Efek samping kloramfenikol yang umum terjadi:

  • Produksi sel darah merah berkurang (anemia aplastik)
  • Penekanan pada tulang sumsum
  • Diare
  • Peradangan usus kecil dan usus besar
  • Akumulasi kloramfenikol, terutama di bayi baru lahir atau gray syndrome
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Mimpi buruk
  • Peradangan di saraf mata
  • Mudah lelah
  • Mati rasa di bagian tangan dan kaki
  • Ruam
  • Peradangan dan sariawan

3. Tobramisin

Tobramisin dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, seperti antara lain yang umum terjadi:

  • Mimisan
  • Sesak napas
  • Dahak berubah warna
  • Demam
  • Pilek
  • Bersin
  • Hidung tersumbat
  • Perubahan suara (bindeng)

Kemudian ada juga efek samping yang jarang terjadi seperti tinja berwarna gelap, nyeri dada, menggigil, telinga berdenging, dan radang tenggorokan. 

Beberapa efek samping tobramisin tidak memerlukan penanganan medis dan bisa segera menghilang ketika tubuh Anda beradaptasi dengan obat tersebut. Mintalah panduan dari dokter untuk mencegah atau mengurangi gejala dari beberapa efek samping tersebut. 

Masalah mata yang memerlukan obat tetes

Obat tetes mata Cendo biasanya digunakan untuk mengatasi beberapa masalah atau penyakit mata, seperti di bawah ini:

1. Operasi katarak, obat tetes mata diaplikasikan sebelum operasi untuk mencegah infeksi, membuat pupil lebih lebar, dan membuat area tersebut mati rasa.

2. Konjungtiva, mengatasi infeksi atau iritasi akibat kondisi tersebut.  3. Melumasi lensa kontak, sehingga mencegah mata terasa kering saat mengenakan lensa kontak (obat tetes mata khusus lensa kontak).

4. Keratitis atau infeksi pada kornea, jenis obat tetes mata yang akan diresepkan biasanya tergantung dari penyebabnya.

5. Operasi transplantasi kornea, biasanya obat tetes digunakan setelah prosedur untuk membantu mempercepat pemulihan dan mencegah penolakan jaringan donor.

6. Mata kering, kondisi yang sering terjadi seiring Anda bertambah usia. Obat tetes mata berfungsi sebagai air mata artifisial.

7. Meredakan gejala alergi mata seperti mata gatal, berair, kemerahan, rasa tertusuk, dan terbakar. Biasanya obat tetes mata yang digunakan mengandung kortikosteroid atau antihistamin. 

8. Glaukoma, obat tetes mata dapat mengurangi cairan yang keluar dari mata di stadium dan membantu pasien hipertensi mencegah terkena glaukoma

9. Infeksi herpes simpleks pada mata, obat tetes mata antivirus dapat mencegah kerusakan dan mengurangi keparahan.

10. Operasi LASIK menggunakan obat tetes mata untuk membuat area mata mati rasa dan mencegah rasa nyeri, sekaligus membantu mempercepat pemulihan dan mencegah infeksi setelah operasi.

Sebaiknya, Anda tidak menggunakan obat tetes mata Cendo sembarangan dan tanpa resep atau anjuran dokter meskipun mengalami gejala yang sama. Mintalah resep dari dokter untuk mendapatkan jenis obat tetes mata yang tepat dengan keluhan Anda.