9 Tips Merawat Kucing di Rumah

Menjadi salah satu hewan peliharaan favorit terutama untuk masyarakat Indonesia, kucing memang banyak dipelihara. Mamalia karnivora ini hadir dalam bentuk ras dan jenis yang juga menjadi salah satu alasan banyak orang memeliharanya, terdapat juga beberapa manfaat pelihara kucing. Namun sebelum itu, seseorang harus terlebih dahulu mengetahui bagaimana cara merawat dengan benar.

Sering kali tingkah kucing yang lucu membuat manusia yang memeliharanya merasa terhibur, memiliki bentuk fisik yang mungil dan berbulu juga membuat seseorang semakin gemas untuk memeluk atau sekadar mengelus tubuhnya. Meski demikian terdapat juga masyarakat yang enggan memelihara karena kucing dianggap menyebarkan penyakit toksoplasmosis.

Manfaat Pelihara Kucing

  • Menurunkan Stres

Memelihara dan sering berinteraksi dengan kucing peliharaan bisa mengurangi stres yang sedang dialami seseorang. Dengan memelihara kucing bisa melepaskan hormon oxytocin yang membuat si pemeliharanya merasa lebih santai dan mengurangi kadar stres.

  • Membantu Tubuh Bergerak

Memancing kucing bermain tidak perlu menggunakan alat mahal, cukup gunakan kertas atau tali untuk menarik perhatian kucing. Banyak bermain dengan kucing otomatis membuat tubuh seseorang juga ikut bergerak.

  • Melatih Kesabaran

Dibutuhkan kesabaran lebih bagi seseorang jika ingin memelihara kucing, seperti ketika mempersiapkan peralatan yang harus dipakai. Misalnya kandang, pasir kucing hingga makanan dan juga minumannya, semuanya ini dibutuhkan ketelatenan si pemelihara.

Masih banyak lagi manfaat yang bisa didapatkan seseorang ketika memutuskan untuk memelihara kucing. Namun, perlu diketahui bahwa untuk memelihara kucing terlebih dahulu harus mengetahui cara merawatya dengan benar. Agar nantinya tidak mengalami kesulitan seperti ketika kucing sakit atau tidak mau makan.

Cara Merawat Kucing

  • Pahami Kebutuhan Asupan

Perlu diketahui jika memelihara anak kucing, jumlah gizi yang dibutuhkan dua kali lebih besar dari kucing dewasa, namun bukan artinya memberi makan terus-menerus. Anak kucing mulai belajar makan setelah lima sampai enam minggu dan masih harus menyusu pada induknya. Berikan makanan empat kali sehari, pilih yang mengandung banyak vitamin dan nutrisi.

  • Jangan Beri Makanan Anjing

Makanan anjing tidak memiliki kandungan taurin, nutrisi yang dibutuhkan kucing untuk mencegah penyakit janting dan penglihatan kabur. Hal ini harus diperhatikan jika memang seseorang benar-benar ingin memelihara kucing.

  • Kucing Karnivora Alami

Beri kucing makanan yang berasal dari daging hewan alami, seperti ayam, sapi atau ikan dan hindari pemberian tumbuh-tumbuhan. Makanan dari tumbuh-tumbuhan tidak mampu dicerna dengan baik oleh si kucing, meskipun tidak sedikit pemilik yang memberi makanan berupa sayuran dan nasi, hal ini justru membuat kotorannya bau.

  • Mandikan Teratur

Kucing bisa bau, untuk itu perlu dimandikan secara teratur dan ketika memandikannya gunakan air dingin. Karena jika menggunakan air panas justru akan merusak bulu dan menyebabkan iritasi kulit, jika kucing rewel bisa gunakan tisu basah. Semprotkan juga pewangi agar badannya terhindar dari kutu.

  • Rutin Menyikat Bulu

Sering menyikat bulu dengan sisir khusus juga perlu dilakukan, terlebih ketika kucing peliharaan memiliki bulu yang tebal. Ini dapat membuat nyaman dan membantu menghilangkan rambut mati, kuman dan bakteri pada bulu kucing.

  • Ajak Bermain di Luar

Seperti manusia, kucing juga merupakan makhluk hidup yang memiliki rasa bosan ketika berada di dalam rumah. Ini termasuk manfaat pelihara kucing, yakni mengajaknya bermain di luar rumah, otomatis si pemilik akan menggerakan tubuhnya ketika bermain dengan kucing. Hal ini diklaim efektif untuk menurunkan stres karena beban pikiran berat.