Obat Herbal Alami Langsung Dari Kebun Anda

Obat herbal alami merupakan beraneka macam tanaman yang digunakan sebagai obat. Orang-orang menggunakan obat herbal untuk membantu mencegah ataupun mengobati penyakit tertentu, mulai dari meringankan gejala suatu kondisi medis, meningkatkan energi, memberikan relaksasi, hingga mengurangi berat badan. Mengingat obat herbal tidak diregulasi dan diuji layaknya obat medis, penggunaannya harus penuh kewaspadaan. Kini, obat herbal banyak tersedia di toko dan apotek dengan label alami. Namun, Anda juga bisa menanam obat herbal sendiri di kebun rumah untuk mendapatkan kualitas dan potensi manfaat terbaik. Artikel ini akan membahas jenis tanaman herbal apa saja yang bisa Anda tanam. 

Sebelum membahas tanaman obat herbal yang bisa Anda tanam dan gunakan, perlu diingat bahwa “alami” bukan selalu berarti aman. Banyak orang menganggap menggunakan tanaman herbal untuk mengobati dan merawat penyakit tertentu lebih aman dibandingkan dengan obat biasa. Terlebih lagi manusia telah menggunakan tanaman sebagai obat tradisional alternatif selama ratusan tahun. Namun, beberapa tanaman obat herbal (apabila diminum langsung) dapat berinteraksi dengan obat lain yang sedang Anda konsumsi, dan dalam kasus yang lebih parah, bersifat racun. Untuk itu, pastikan Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Setelah memahami hal tersebut, jika Anda masih ingin menanam tanaman obat herbal, beberapa jenis spesies yang direkomendasikan adalah:

Tanaman yang dikenal dengan nama “pot marigold” ini sering digunakan sebagai obat herbal karena kemampuan anti-jamur, antiseptik, dan penyembuh lukanya. Kelopak bunganya juga memilliki sifat menenangkan kulit sehingga banyak digunakan pada produk-produk kosmetik alami dan krim popok. 

Ketumbar dapat memberikan rasa unik yang banyak orang suka ataupun benci. Daun ketumbar sering dijumpai menjadi hiasan hidangan Meksiko ataupun Thailand. Dan bijinya menjadi bahan utama bumbu hidangan ala India. Mungkin Anda belum pernah mendengar bahwa tanaman ini dapat dijadikan sebagai obat herbal alami. Namun, penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini dapat membantu pencernaan dan mampu membersihkan logam berat dan agen beracun lainnya di dalam tubuh. 

Peppermint dan spearmint sering digunakan sebagai perasa pada pasta gigi dan permen karet. Keduanya mengandung zing yang menyegarkan dan kuat. Namun, menurut Pusat Kesehatan Pelengkap dan Integratif Nasional, peppermint juga menyediakan sifat obat herbal yang lebih kuat daripada manfaat rasanya saja. Saat direbus sebagai teh, peppermint dapat mengatasi rasa tidak nyaman akibat gangguan pencernaan dan muntah. Peppermint juga dapat menenangkan otot yang meradang saat dioleskan langsung ke kulit dalam bentuk cairan ataupun losion. Semua jenis mint dapat tumbuh subur di kebun yang lembap. Pastikan Anda memanennya sebelum berbunga karena semakin tua daun mint, semakin pahit rasa yang dihasilkan. 

Dikenal dengan aroma bunganya yang wangi, lavender juga memiliki manfaat obat herbal sebagai antidepresan yang bermanfaat untuk sistem saraf. Tambahkan minyak lavender ke dalam air mandi untuk menghilangkan stres, ketegangan, dan insomnia atau gangguan tidur. Lavender juga ditemukan pada krim kulit untuk merawat luka bakar sinar matahari dan jerawat. 

Tanaman obat herbal tersebut di atas dapat memberikan manfaat kesehatan untuk Anda dan keluarga apabila ditanam dan dibudidayakan di kebun. Selain baik bagi tubuh, tanaman obat herbal tersebut juga dapat menarik serangga bermanfaat seperti lebah. Apabila Anda ingin menggunakan obat herbal sebagai salah satu bentuk perawatan alternatif, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna memastikan keamanannya dan bagaimana obat tersebut bereaksi dengan obat resep yang sedang dikonsumsi.