3 Macam Pola Hidup Sehat Sebagai Pilihan Diet Diabetes

Melakukan diet diabetes adalah salah satu cara yang disarankan untuk mengurangi risiko terjadinya komplikasi yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tidak terkontrol dengan baik. Namun, diet untuk penderita diabetes tidak sama dengan diet biasa. Sebab, salah menjalani diet dapat menyebabkan hipoglikemia atau penurunan kadar gula secara drastis atau sebaliknya. Oleh karena itu, diet diabetes ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. 

Macam-macam diet sebagai pilihan diet Diabetes 

Bukan hanya sekedar menurunkan berat badan saja, tetapi diet diabetes juga harus memperhatikan kadar gula darah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menjalani diet, seperti usia, berat badan, tinggi badan, aktivitas sehari-hari, dan tingginya kadar gula darah. Itulah mengapa, penderita diabetes disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis gizi sebelum melakukan diet. 

Berikut beberapa macam diet yang bisa jadi pilihan para penderita diabetes. 

1. Diet Mediterania

Diet Mediterania adalah diet yang dilakukan dengan mengikuti pola makan penduduk yang tinggal di Italia dan Yunani pada tahun 1960an. Pada dasarnya, diet ini hanya mengonsumsi makanan, seperti :

  • Ikan
  • Telur
  • Buah-buahan
  • Sayur-sayuran
  • Biji-bijian
  • Rempah-rempah
  • Minyak zaitun

Karena itu, diet Mediterania ini dianggap lebih sehat untuk dilakukan. Dilansir dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet Mediterania tidak hanya bisa menurunkan berat badan, tetapi juga membantu mencegah serangan jantung, stroke, diabetes tipe 2 hingga kematian dini. 

Bagi Anda yang ingin menjalani diet diabetes, diet Mediterania ini bisa Anda coba karena dapat membantu mengurangi berat badan sekaligus membantu mengontrol kadar gula darah dan mengurangi risiko komplikasi diabetes tertentu. 

Meski demikian, sebelum menjalani diet Mediterania ini, sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis gizi. Hal ini penting dilakukan karena ketika Anda mengurangi jumlah asupan karbohidrat dan adanya perubahan berat badan, jumlah obat yang dikonsumsi pun perlu disesuaikan. 

2. Diet rendah karbohidrat

Karbohidrat menjadi salah satu zat gizi yang asupannya harus dibatasi pada penderita diabetes. Pasalnya, asupan karbohidrat yang berlebihan bisa meningkatkan kadar gula darah penderita diabetes. Hal ini menyebabkan tubuh harus memproduksi lebih banyak insulin untuk mencernanya. Salah satu diet diabetes yang bisa dilakukan untuk membatasi jumlah asupan karbohidrat ini adalah diet rendah karbohidrat. 

Dalam menjalani diet rendah karbohidrat ini bukan berarti membatasi asupan nasi saja. Namun, semua sumber karbohidrat sederhana yang bisa menyebabkan gula darah meningkat juga harus dihindari, seperti makanan olahan, kue, kue kering, pasta, roti putih, kentang, dan permen. Pada dasarnya, diet rendah karbohidrat ini lebih mengutamakan mengonsumsi :

  • Sayur-sayuran
  • Protein rendah lemak, seperti telur, ikan, kacang-kacangan, dan tahu
  • Lemak baik, seperti zaitun atau alpukat
  • Buah-buahan secukupnya karena buah juga mengandung gula

Meskipun diet rendah karbohidrat dipercaya dapat membantu mengontrol gula darah, tetapi tidak semua penderita diabetes bisa menjalani diet rendah karbohidrat ini. Apalagi, bagi Anda yang sedang menjalani pengobatan diabetes yang dapat menyebabkan hipoglikemia (penurunan gula darah secara drastis). Oleh karena itu, penting untuk selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan diet diabetes. 

3. Diet Paleolitik

Diet lain yang bisa dilakukan penderita diabetes adalah diet paleolitik atau paleo. Sesuai dengan namanya, diet paleolitik dilakukan dengan mengadaptasi kebiasaan makan manusia yang hidup di zaman paleolitikum. Diet ini juga dikenal dengan nama diet manusia gua. 

Diet ini menitikberatkan pada pilihan makanan yang rendah karbohidrat, tinggi protein dan lemak baik serta rendah gula dan garam. Diet paleo juga mengutamakan makanan yang alami dan organik. Makanan olahan, seperti yogurt, keju, mentega, kacang tanah, kacang merah, dan harus dihindari dalam diet ini. 

Mengutip dari UK Diabetes Association, diet paleo ini dianggap bagus untuk  penderita diabetes karena makanan yang dikonsumsi umumnya rendah karbohidrat sehingga kebutuhan tubuh akan insulin akan berkurang. Hal ini dapat membantu mencegah resistensi insulin, menurunkan berat badan serta meningkatkan kesehatan jantung. 

Meskipun relatif aman dilakukan, tetapi diet ini tidak disarankan untuk dilakukan dalam jangka panjang karena berisiko menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi. Harga bahan makanan organik juga terbilang cukup mahal sehingga kurang cocok untuk semua orang.

Itulah beberapa macam diet yang bisa jadi pilihan Anda. Sebelum melakukan diet, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis gizi, agar mendapat rekomendasi diet diabetes yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.