Cara Mengobati Psoriasis, Termasuk Menggunakan Kloderma Krim

Pernah mengalami Psoriasis? Atau bahkan baru mendengar masalah kulit tersebut? Psoriasis merupakan penyakit kulit yang terjadi karena adanya peradangan kronis. Gejala psoriasis bisa diredakan dengan berbagai cara, seperti penggunaan krim pelembab, retinoid, Kloderma Krim dan asam salisilat. 

Peradangan yang terjadi karena psoriasis disebabkan karena sel-sel kekebalan tubuh menyerang sel-sel kulit yang sehat. Dengan adanya kerusakan tersebut, tubuh bereaksi dengan cara mempercepat pertumbuhan jaringan kulit. Psoriasis adalah penyakit kulit kambuhan yang tidak dapat disembuhkan.

Seseorang yang menderita psoriasis akan mengalami berbagai gejala, seperti gatal-gatal, munculnya kemerahan, kulit pecah-pecah, kulit menjadi bersisik, sendi terasa kaku dan bengkak, terjadinya penebalan pada kuku dengan tekstur yang tidak rata hingga rasa perih atau rasa panas di kulit. 

Sejauh ini, belum ada penelitian lebih detail mengenai penyebab utama terjadinya psoriasis dengan jelas. Namun penyakit psoriasis diduga berkaitan dengan gangguan autoimun, infeksi, efek samping obat-obatan hingga faktor keturunan. Sebagian besar obat untuk psoriasis hanya berfungsi untuk meredakan rasa gatal, peradangan dan kemerahan.

Berikut cara-cara meredakan gejala psoriasis, antara lain:

  1. Pelembab Kulit

Walaupun tidak mengobati, menggunakan krim pelembab secara teratur mengurangi rasa gatal, perih dan kekeringan akibat psoriasis. Pilihlah pelembab yang tidak mengandung alkohol dan pewangi tambahan. Oleskan pelembab pada kulit sesudah mandi agar kandungan air di kulit tetap terjaga. 

  1. Asam Salisilat

Selain pelembab, kamu juga bisa menggunakan asam salisilat. Bahan aktif ini berguna untuk merontokkan sel kulit mati dan mengurangi kerak pada kulit. Umunya, asam salisilat digabungkan dengan berbagai obat lainnya, seperti topikal,. Tar batubara ataupun kortikosteroid. 

Asam salisilat dapat digunakan dengan atau tanpa resep dokter. Jangan lupa untuk selalu menggunakannya sesuai dengan anjuran dosis yang telah ditentukan. Apabila psoriasis terjadi di kulit kepala atau sekitar rambut, gunakan sampo obat khusus yang mengandung asam salisilat untuk mengatasinya.

  1. Retinoid Topikal

Retinoid topikal merupakan turunan vitamin A yang berfungsi untuk meredakan peradangan pada kulit. Tentunya pemakaian retinoid juga memiliki efek samping, yaitu iritasi kulit dan meningkatkan sensitivitas terhadap sinar matahari. Untuk meminimalisir efek sampingnya, kamu bisa mengoleskan tabir surya setelah penggunaan retinoid.

  1. Kortikosteroid Topikal

Krim kortikosteroid topikal merupakan jenis obat yang paling umum digunakan untuk meredakan berbagai gejala psoriasis. Obat ini bekerja dengan cara mengendalikan respon peradangan dalam tubuh yang mempengaruhi kulit, meredakan pembengkakan dan kemerahan serta menghaluskan bagian kulit yang terkena psoriasis.

Beberapa krim kortikosteroid ringan dapat dipakai tanpa resep dokter. Namun bagi krim atau salep kortikosteroid yang memiliki kandungan lebih tinggi harus berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu dan menggunakan resep, seperti Kloderma Krim. Obat ini sangat tidak dianjurkan untuk pemakaian berulang dalam jangka panjang.

  1. Fototerapi UVB

Untuk meredakan gejala psoriasis dapat dilakukan dengan menggunakan sinar ultraviolet, baik alami maupun buatan. Misalnya, menggunakan fototerapi UVB. Dengan mendapatkan dosis cahaya UVB yang terkontrol dari sumber cahaya buatan mampu meredakan gejala psoriasis ringan dan sedang.

Namun sayangnya penggunaan fototerapi UVB juga menimbulkan efek samping yang harus dihindari, seperti kemerahan, rasa gatal dan kulit kering. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan pelembab agar kulit tetap lembab agar mengurangi efek samping penggunaan fototerapi UVB.

Penggunaan pelembab, asam salisilat, retinoid, Kloderma Krim, dan fototerapi UVB merupakan langkah-langkah untuk meredakan gejala psoriasis. Namun hal terpenting yang harus diperhatikan, yaitu cari penyebabnya untuk menghindari muncul psoriasis yang berulang pada kulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *