Beginilah Protokol Kesehatan Pilkada Pada Era Pandemi Covid-19

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tetap berlangsung meski menuai pro dan kontra dari masyarakat. Banyak orang yang kontra terhadap keberlangsungan Pilkada sebab khawatir dengan risiko penularan virus Covid-19 yang telah menjadi pandemi dunia sejak bulan Maret hingga saat ini. Pemerintah pun mengusahakan proteksi kesehatan seketat mungkin dengan menerapkan peraturan berupa protokol kesehatan Pilkada pada era pandemi Covid-19. Seperti apakah protokol kesehatan Pilkada tersebut?

Berbahayakah Covid-19?

Pada bulan Maret 2020, World Health Organization (WHO) telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi dunia. Virus ini telah menyebar ke seluruh penjuru dunia dan menimbulkan banyak korban jiwa. Covid-19 merupakan virus baru sehingga belum ditemukan vaksin penangkalnya. Selain itu, Covid-19 dapat menular dengan cepat dan mudah sehingga cukup berbahaya. Gejala seseorang yang terkena Covid-19 terus berkembang seiring penelitian yang terus dilakukan. Akan tetapi, beberapa gejala umum penderita Covid-19 yaitu pilek, kehilangan kemampuan lidah dan penciuman, demam tinggi, serta sesak napas. Banyak juga penderita yang tidak mengalami gejala sama sekali dan baru terdeteksi ketika kondisinya telah sangat buruk.

Risiko penularan ketika Pilkada

Pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dapat menimbulkan klaster baru penderita Covid-19. Risiko penularan Covid-19 saat Pilkada dianggap cukup tinggi. Hal tersebut dikarenakan pencoblosan Pilkada akan dilakukan secara serentak pada 309 kabupaten/kota dan melibatkan 100.359.152 pemilih yang telah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Beberapa daerah di Indonesia sendiri termasuk dalam zona risiko tinggi penularan Covid-19 sekitar 11 kabupaten/kota lokasi Pilkada. Sedangkan 180 kabupaten/kota masuk dalam kategori sedang. Untuk mencegah penularan, semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus menjalankan protokal kesehatan pilkada secara ketat dan serius.  Komisi Pemungutan Suara Republik Indonesia (KPU RI) telah menerangkan ketentuan baru yang perlu dipatuhi oleh pemilih selama masa Pilkada. Protokol kesehatan Pilkada juga etlah diatur dalam pasal 68 PKPU Nomor 6 Tahun 2020. Dengan begitu, masyarakat yang akan melakukan pencoblosan dapat mematuhi protokol kesehatan pilkada sehingga membantu mencegah penularan Covid-19.

Protokol kesehatan pilkada

Berikut ini merupakan protokol kesehatan Pilkada yang wajib diterapkan dan dipatuhi oleh pemilih.

  • Wajib menggunakan masker

Bagi pemilih yang akan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) wajib menggunakan masker. Hal tersebut merupakan protokol kesehatan pilkada yang wajib dipatuhi jika Anda ingin bisa melakukan pemilihan.

  • Cuci tangan saat tiba di TPS

Selain menggunakan masker, protokol lainnya adalah mencuci tangan ketika Anda tiba di TPS. Seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) wajib menyediakan tempat cuci tangan di TPS. Anda perlu mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir sebelum masuk ke area pemilihan.

  • Cek suhu tubuh

Petugas juga akan melakukan pengecekan suhu tubuh. Apabila suhu tubuh Anda di atas 38 derajat maka Anda tidak dapat melakukan pemilihan.

  • Penggunaan sarung tangan plastik sekali pakai

Protokol tambahan selain pakai masker, cuci tangan, dan cek suhu tubuh adalah penggunaan sarung tangan plastik sekali pakai. Ketika Anda melakukan pencoblosan maka akan diberikan sarung tangan plastik. Setelah selesai, sarung tangan plastik tersebut di buang dalam satu kantong sampah yang sama.

  • Tanda sudah mencoblos diubah

Jika selama ini Anda akan mencelupkan jari ke dalam botol tinta sebagai tanda pencoblosan, maka peraturan tersebut berubah. Menurut protokol kesehatan Pilkada, tanda bahwa seseorang sudah mencoblos adalah jari ditetesi tinta menggunakan pipet. Dengan begitu risiko penularan Covid-19 akan dapat ditekan.

Seluruh KPPS wajib menjadi penyedia tempat dan alat protokol kesehatan Pilkada. Dengan begitu, pemilih hanya tinggal datang dan mengikuti instruksi dari petugas. Meski pada 2020 terdapat protokol kesehatan Pilkada yang diterapkan, namun sistem pemilihan suara tetap dilakukan seperti sebelumnya. Untuk melindungi diri dan orang di sekitar Anda, maka pastikan untuk mematuhi protokol kesehatan Pilkada saat melakukan pemilihan di TPS Hal lain terkait dengan Covid-19 juga dapat Anda tanyakan langsung pada dokter secara online melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang di App Store atau Play Store.

5 Manfaat Olahraga Panahan

Pada umumnya olahraga panahan sering dianggap sebagai olahraga statis, meskipun pemanah atau atlet olahraga ini yang kompetitif benar-benar membutuhkan banyak tenaga, ketahanan dan fokus untuk bisa tampil optimal. Bagi orang yang baru akrab dengan olahraga ini, bisa jadi akan terkejut jika mengetahui terdapat banyak manfaat kesehatan yang diberikan panahan.

Manfaat olahraga yang satu ini sering kali disepelekan, karena memang sebagian besar orang berpikir bahwa olahraga ini sebatas gerakan sederhana menggunakan busur dan anak panah untuk menembak target. Selain manfaat fisik, panahan juga dapat meningkatkan kesehatan mental seseorang yang berolahraga dengan ini.

Manfaat Olahraga Panahan

Olahraga memanah memang minim pergerakan karena dilakukan hanya dengan berdiri dan membidik target atau tujuan, meski demikian olahraga yang sudah ada sejak zaman Paleolitik ini memiliki banyak manfaat bagus untuk tubuh. Berikut beberapa keuntungan yang didapatkan tubuh ketika berolahraga memanah.

  1. Kuatkan Tubuh Bagian Atas

Olahraga ini menempatkan tekanan otot-otot kedua lengan, dada, bahu dan punggung, bisa dibilang mirip seperti angkat beban. Tekanan ini dapat ditahan selama beberapa detik sebelum pemanah melepaskan anak panahnya, dengan pengulangan yang sama tekanan menarik dan melepaskan tali busur diklaim mampu menguatkan otot tubuh bagian atas.

  1. Kontrol Keseimbangan

Keberhasilan pemanah dalam mengenai sasaran sangat tergantung pada keseimbangan si pemanah, seseorang harus bisa menahan tubuh saat membidik dan bersiap melepas tembakan. Latihan memanah membantu seseorang mengontrol keseimbangan ketika sedang fokus membidik target, semakin sering berlatih maka otot akan terbiasa seimbang.

  1. Melatih Koordinasi

Koordinasi menjadi hal paling utama dalam memanah adalah mata dan tangan, panahan melatih tangan pemanah untuk bisa bekerja di saat melakukan tugas yang berbeda. Seperti membidik dan melepaskan panah berdasar apa yang dilihat, semakin sering berlatih maka semakin terlatih juga koordinasi tersebut.

  1. Sehatkan Jantung

Diketahui dalam sebuah pertandingan, pemanah bisa berjalan sejauh 8 km ketika melakukan hasil penembakan. Aktivitas ini memang dilakukan dalam waktu yang cukup pendek, efek kumulatif dari berjalan di seluruh kompetisi diklaim mampu meningkatkan kesehatan jantung, kekuatan otot dan kekuatan kaki.

  1. Lebih Fokus

Fokus dalam kesuksesan sebagai pemanah dan mengembangkan fokus memberi dampak positif pada kesehatan mental seseorang. Semakin seseorang fokus pada target, maka semakin mudah ia membidik secara jernih dan tepat. Baik dalam latihan maupun pertandingan, selain itu keterampilan ini juga akan membantu mengatasi situasi sulit dan menekan dalam hidup.

Pertimbangan Sebelum Bermain

Panah menjadi olahraga yang menuntut aktivitas fisik kuat, meski begitu bagi mereka yang tidak langsung mengetahuinya pasti akan meremehkan tuntutan memanah dengan benar. Karena termasuk dalam olahraga berat, maka sangat disarankan seseorang untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memulai latihan.

Terutama bagi mereka yang memiliki penyakit, selain itu pahami alat keselamatan yang harus dipakai seperti pelindung lengan dan jari serta dada yang mampu melindungi dari luka akibat terkena busur atau yang lainnya. Hampir semua orang bisa berpartisipasi dalam olahraga panahan, karena memang banyak manfaat positif yang bisa didapatkan.

Namun sangat penting untuk mempelajari bentuk dan teknik panahan secara tepat, tentunya dari instruktur panahan yang kualitasnya sudah terbukti. Hal ini memungkinkan seseorang terhindar dari cedera saat berlatih, jika mengalami rasa sakit secara tiba-tiba dan menyakitkan pada lengan, bahu, dada dan punggung maka segera hentikan aktivitas berlatih olahraga ini.

Benarkah Bunga Lobelia Dapat Membuat Berhenti Merokok?

Kini, banyak orang menyadari bahwa merokok adalah penyebab utama kematian dini dan penyakit yang sebenarnya dapat dicegah, seperti kanker, penyakit jantung, stroke dan penyakit paru-paru. Karena itulah banyak orang ingin berhenti merokok.

Namun, pernahkah Anda mendengar ada beberapa orang yang menggunakan tanaman bunga lobelia untuk membantu mereka berhenti merokok? Nah, berikut penjelasan apakah benar tanaman tersebut dapat membuat seseorang berhenti merokok atau tidak.

Apa itu bunga lobelia?

Lobelia atau Lobelia inflata adalah tanaman yang digunakan dalam pengobatan herbal dan homeopati. Bunga lobelia ini dikatakan dapat mengeluarkan lendir dari saluran pernapasan serta dapat digunakan untuk mengobati masalah pernapasan.

Selain itu, beberapa orang menggunakan lobelia untuk membantu mereka berhenti merokok, menenangkan otot, mendukung pemulihan alkoholime, dan banyak lagi. Meskipun memiliki kegunaan menarik, lobelia terdaftar sebagai tanaman beracun yang dikeluarkan oleh Food and Drugs Administration (FDA). Jadi, sebelum menggunakan tanaman ini ada baiknya untuk mengonsultasikan dulu pada dokter.

Lalu apakah benar bunga lobelia dapat membuat orang berhenti merokok?

Ada bukti anecdotal yang menunjukkan bahwa lobelia (yang juga disebut sebagai tembakau India) dapat membantu orang untuk berhenti merokok. Lobeline, bahan aktif yang terdapat dalam tanaman lobelia diperkirakan dapat bekerja dengan mengikat situs reseptor yang sama di otak seperti nikotin, yang menyebabkan pelepasan dopamin, oleh karena itu membantu perubahan suasana hati dan kecanduan yang terjadi saat berhenti merokok.

Lobelia mungkin juga efektif dalam membantu membersihkan lendir berlebih dari saluran pernapasan, termasuk tenggorokan, paru-paru, dan saluran bronkial yang sering dialami perokok saat berhenti, namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah ini akurat.

Tips lain untuk berhenti merokok

Banyak cara untuk  berhenti merokok selain menggunakan bunga lobelia. Nah, berikut beberapa cara untuk berhenti merokok yang bisa Anda coba:

  • Terapi penggantian nikotin

Nikotin rokok dapat membuat orang ketagihan, itulah sebabnya orang mengalami gejala ketagihan yang tidak menyenangkan saat Anda mencoba berhenti. Nicotine replacement therapy (NRT) atau terapi  penggantian nikotin memberikan nikotin tingkat rendah ranpa bahan kimia beracun lainnya dalam asap tembakau.

Ini dapat membantu meringankan beberapa gejala ketagihan pada nikotin, seperti rasa ingin yang terus menerus, mual, kesemutan pada tangan dan kaki, insomnia, perubahan suasana hati, dan kesulitan berkonsentrasi.

  • Varenicline

Varenicline (Champix) bekerja dengan memicu pelepasan dopamin. Dopamin adalah pembawa pesan kimiawi yang membantu mengontrol pusat penghargaan dan kesenangan otak. Merokok meningkatkan kadar zat kimia perasaan nyaman ini dalam tubuh secara artifisial. Jadi, ketika perokok berhenti, mereka sering mengalami depresi dan kecemasan hingga produksi dopamin alami mereka akan pulih.

Varenicline membantu melawan tingkat dopamin rendah ini dan mengurangi beberapa gejala yang disebabkan oleh penghentian nikotin. Pada saat yang sama, obat ini akan memblokir efek nikotin yang memuaskan jika orang tersebut kambuh dan merokok.

  • Vitamin B dan C

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa perokok umumnya memiliki konsentrasi vitamin B yang beredar lebih rendah dan kadar vitamin C yang lebih rendah dibandingkan dengan non-perokok. Perokok seringkali menyebut stres sebagai salah satu pemicu yang meningkatkan keinginan untuk merokok. Vitamin B dikenal sebagai vitamin “anti stres” dan dapat membantu menyeimbangkan suasana hati.

Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat memabntu melindungi paru-paru dari stres oksidatif yang disebabkan oleh asap rokok. Jadi melengkapi dengan vitamin ini dapat membantu saat berhenti merokok.

  • Buat daftar

Bagi perokok yang berencana untuk berhenti merokok, membuat daftar untuk tetap termotivsai dapat membantu ketika masa sulit. Misalnya alasan berhenti merokok yang Anda tulis, seperti untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, menabung, memberi teladan yang baik bagi anak-anak, terlihat lebih baik dan wangi, serta terlepas dari kecanduan rokok.

Pada dasarnya banyak yang dapat Anda lakukan untuk berhenti merokok selain beberapa hal di atas. Dan, bunga lobelia adalah salah satu yang dikatakan dapat membantu seseorang untuk berhenti merokok. Namun, ada baiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter terkait masalah tersebut.

Obat Herbal Alami Langsung Dari Kebun Anda

Obat herbal alami merupakan beraneka macam tanaman yang digunakan sebagai obat. Orang-orang menggunakan obat herbal untuk membantu mencegah ataupun mengobati penyakit tertentu, mulai dari meringankan gejala suatu kondisi medis, meningkatkan energi, memberikan relaksasi, hingga mengurangi berat badan. Mengingat obat herbal tidak diregulasi dan diuji layaknya obat medis, penggunaannya harus penuh kewaspadaan. Kini, obat herbal banyak tersedia di toko dan apotek dengan label alami. Namun, Anda juga bisa menanam obat herbal sendiri di kebun rumah untuk mendapatkan kualitas dan potensi manfaat terbaik. Artikel ini akan membahas jenis tanaman herbal apa saja yang bisa Anda tanam. 

Sebelum membahas tanaman obat herbal yang bisa Anda tanam dan gunakan, perlu diingat bahwa “alami” bukan selalu berarti aman. Banyak orang menganggap menggunakan tanaman herbal untuk mengobati dan merawat penyakit tertentu lebih aman dibandingkan dengan obat biasa. Terlebih lagi manusia telah menggunakan tanaman sebagai obat tradisional alternatif selama ratusan tahun. Namun, beberapa tanaman obat herbal (apabila diminum langsung) dapat berinteraksi dengan obat lain yang sedang Anda konsumsi, dan dalam kasus yang lebih parah, bersifat racun. Untuk itu, pastikan Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Setelah memahami hal tersebut, jika Anda masih ingin menanam tanaman obat herbal, beberapa jenis spesies yang direkomendasikan adalah:

Tanaman yang dikenal dengan nama “pot marigold” ini sering digunakan sebagai obat herbal karena kemampuan anti-jamur, antiseptik, dan penyembuh lukanya. Kelopak bunganya juga memilliki sifat menenangkan kulit sehingga banyak digunakan pada produk-produk kosmetik alami dan krim popok. 

Ketumbar dapat memberikan rasa unik yang banyak orang suka ataupun benci. Daun ketumbar sering dijumpai menjadi hiasan hidangan Meksiko ataupun Thailand. Dan bijinya menjadi bahan utama bumbu hidangan ala India. Mungkin Anda belum pernah mendengar bahwa tanaman ini dapat dijadikan sebagai obat herbal alami. Namun, penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini dapat membantu pencernaan dan mampu membersihkan logam berat dan agen beracun lainnya di dalam tubuh. 

Peppermint dan spearmint sering digunakan sebagai perasa pada pasta gigi dan permen karet. Keduanya mengandung zing yang menyegarkan dan kuat. Namun, menurut Pusat Kesehatan Pelengkap dan Integratif Nasional, peppermint juga menyediakan sifat obat herbal yang lebih kuat daripada manfaat rasanya saja. Saat direbus sebagai teh, peppermint dapat mengatasi rasa tidak nyaman akibat gangguan pencernaan dan muntah. Peppermint juga dapat menenangkan otot yang meradang saat dioleskan langsung ke kulit dalam bentuk cairan ataupun losion. Semua jenis mint dapat tumbuh subur di kebun yang lembap. Pastikan Anda memanennya sebelum berbunga karena semakin tua daun mint, semakin pahit rasa yang dihasilkan. 

Dikenal dengan aroma bunganya yang wangi, lavender juga memiliki manfaat obat herbal sebagai antidepresan yang bermanfaat untuk sistem saraf. Tambahkan minyak lavender ke dalam air mandi untuk menghilangkan stres, ketegangan, dan insomnia atau gangguan tidur. Lavender juga ditemukan pada krim kulit untuk merawat luka bakar sinar matahari dan jerawat. 

Tanaman obat herbal tersebut di atas dapat memberikan manfaat kesehatan untuk Anda dan keluarga apabila ditanam dan dibudidayakan di kebun. Selain baik bagi tubuh, tanaman obat herbal tersebut juga dapat menarik serangga bermanfaat seperti lebah. Apabila Anda ingin menggunakan obat herbal sebagai salah satu bentuk perawatan alternatif, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna memastikan keamanannya dan bagaimana obat tersebut bereaksi dengan obat resep yang sedang dikonsumsi. 

Mengenal Hiperurisemia, Kondisi Ketika Kadar Asam Urat Terlalu Tinggi

Hiperurisemia tidak mewakili penyakit atau indikasi untuk terapi. Hiperurisemia merupakan kondisi sebagai salah satu penanda bahwa kadar asam urat dalam darah mengalami peningkatan. Kadar asam urat yang meningkat bisa disebabkan oleh berbagai macam hal seperti penurunan ekskresi, peningkatan produksi, atau kombinasi keduanya. Batas atas normal asam urat adalah 6,8 mg/dL. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hiperurisemia, Anda dapat menyimak penjelasan berikut ini. 

Gejala hiperurisemia

Tidak semua orang yang mengalami hiperurisemia akan menunjukkan gejala. Sebagian besar tidak akan menyadari bahwa mereka mengalami hiperurisemia. Sekitar 30% orang dengan hiperurisemia akan mengalami beberapa gejala seperti berikut ini. 

  1. Gout arthritis

Gejala pertama pada orang dengan hiperurisemia adalah gout arthritis. Umumnya gout muncul tiba-tiba dan sangat terasa di malam hari. Gout merupakan rasa sakit di tubuh seperti jempol kaki, siku, pergelangan kaki, dan lutut. Anda mengalami gout jika persendian terasa nyeri atau kaku, sendi tampak berubah, area tertentu tampak bengkak dan merah, dan kesulitan ketika menggerakkan sendi. Meski tidak ditangani, gout biasanya akan mereda setelah 2 minggu. 

  1. Tophaceous gout

Gejala orang dengan hiperurisemia lainnya yaitu tophaceous gout. Berbeda dengan gejala senelumnya, kondisi ini dapat ditandai sebab terlihat gumpalan yang menyebabkan nyeri sendi hebat dan menekan saraf sekitarnya. 

  1. Batu ginjal

Hiperurisemia dapat menyebabkan sakit pinggang. Hal ini umunya terjadi ketika kristal asam urat telah menumpuk dan menjadi batu ginjal. Selain rasa nyeri di punggung, Anda mungkin akan merasa mual dan keinginan buang air kecil meningkat. Terkadang, urine Anda akan beraroma tidak sedap dan ada rasa nyeri serta muncul darah saat buang air kecil. 

Penanganan hiperurisemia

Hiperurisemia bukanlah sebuah penyakit. Kondisi ini merupakan tanda bahwa kadar asam urat di tubuh Anda terlalu tinggi. Untuk mengurangi hiperurisemia yang terjadi, Anda dapat melakukan beberapa cara seperti berikut ini. 

  1. Mengurangi makanan dengan kandungan purin

Hiperurisemia dapat ditangani dengan menurunkan kadar asam urat dalam darah. Salah satu caranya yaitu dengan mengurangi makanan dengan kandungan purin. Berbagai jenis makanan yang bersumber dari protein hewani sebaiknya dikurangi seperti ayam, kambing, daging sapi, kuning telur, kepiting, serta udang. Anda dapat memenuhi asupan protein dengan protein murni seperti putih telur atau sumber asam lemak esensial seperti tuna dan salmon. 

  1. Perbanyak minum air putiih

Anda perlu mengencerkan urin agar proses penumpukan asam urat berlebih bisa dihambat. Caranya? Minumlah air putih minimal 8 gelas perhari sehingga urine menjadi lebih encer. Hal itu akan membuat pembuangan asam uram berlebih dari tubuh menjadi lancar. 

  1. Hindari alkohol

Menghindari alkohol juga dapat membantu mengurangi gejala hiperurisemia.  Pasalnya, minuman beralkohol menjadi salah satu penyebab timbulnya asam urat. Kalori yang tersimpan dalam alkohol juga dapat membuat berat badan meningkat sehingga risiko terjadinya hiperurisemia semakin tinggi. 

  1. Menjaga berat badan 

Untuk mengurangi kadar asam urat, Anda perlu menjalankan diet sehat guna menjaga berat badan agar tidak berlebih. Dengan begitu, kandungan asam urat berlebih dalam tubuh dapat larut dan dibuang. Anda dapat melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepada, atau yoga. 
Orang berusia di atas 50 tahun lebih rentan mengalami hiperurisemia. Pada kasus kronik, hiperurisemia dapat menyebabkan kerusakan multi organ. Oleh karena itu, penting untuk selalu melakukan pengecekan kondisi kesehatan secara teratur guna mengantisipasi terjadinya penyakit tertentu. Anda juga bisa mengonsultasikan berbagai keluhan berupa kesehatan melalui aplikasi SehatQ. Konsultasi tentu akan ditangani secara online oleh dokter terpercaya dan ahli.

9 Tips Merawat Kucing di Rumah

Menjadi salah satu hewan peliharaan favorit terutama untuk masyarakat Indonesia, kucing memang banyak dipelihara. Mamalia karnivora ini hadir dalam bentuk ras dan jenis yang juga menjadi salah satu alasan banyak orang memeliharanya, terdapat juga beberapa manfaat pelihara kucing. Namun sebelum itu, seseorang harus terlebih dahulu mengetahui bagaimana cara merawat dengan benar.

Sering kali tingkah kucing yang lucu membuat manusia yang memeliharanya merasa terhibur, memiliki bentuk fisik yang mungil dan berbulu juga membuat seseorang semakin gemas untuk memeluk atau sekadar mengelus tubuhnya. Meski demikian terdapat juga masyarakat yang enggan memelihara karena kucing dianggap menyebarkan penyakit toksoplasmosis.

Manfaat Pelihara Kucing

  • Menurunkan Stres

Memelihara dan sering berinteraksi dengan kucing peliharaan bisa mengurangi stres yang sedang dialami seseorang. Dengan memelihara kucing bisa melepaskan hormon oxytocin yang membuat si pemeliharanya merasa lebih santai dan mengurangi kadar stres.

  • Membantu Tubuh Bergerak

Memancing kucing bermain tidak perlu menggunakan alat mahal, cukup gunakan kertas atau tali untuk menarik perhatian kucing. Banyak bermain dengan kucing otomatis membuat tubuh seseorang juga ikut bergerak.

  • Melatih Kesabaran

Dibutuhkan kesabaran lebih bagi seseorang jika ingin memelihara kucing, seperti ketika mempersiapkan peralatan yang harus dipakai. Misalnya kandang, pasir kucing hingga makanan dan juga minumannya, semuanya ini dibutuhkan ketelatenan si pemelihara.

Masih banyak lagi manfaat yang bisa didapatkan seseorang ketika memutuskan untuk memelihara kucing. Namun, perlu diketahui bahwa untuk memelihara kucing terlebih dahulu harus mengetahui cara merawatya dengan benar. Agar nantinya tidak mengalami kesulitan seperti ketika kucing sakit atau tidak mau makan.

Cara Merawat Kucing

  • Pahami Kebutuhan Asupan

Perlu diketahui jika memelihara anak kucing, jumlah gizi yang dibutuhkan dua kali lebih besar dari kucing dewasa, namun bukan artinya memberi makan terus-menerus. Anak kucing mulai belajar makan setelah lima sampai enam minggu dan masih harus menyusu pada induknya. Berikan makanan empat kali sehari, pilih yang mengandung banyak vitamin dan nutrisi.

  • Jangan Beri Makanan Anjing

Makanan anjing tidak memiliki kandungan taurin, nutrisi yang dibutuhkan kucing untuk mencegah penyakit janting dan penglihatan kabur. Hal ini harus diperhatikan jika memang seseorang benar-benar ingin memelihara kucing.

  • Kucing Karnivora Alami

Beri kucing makanan yang berasal dari daging hewan alami, seperti ayam, sapi atau ikan dan hindari pemberian tumbuh-tumbuhan. Makanan dari tumbuh-tumbuhan tidak mampu dicerna dengan baik oleh si kucing, meskipun tidak sedikit pemilik yang memberi makanan berupa sayuran dan nasi, hal ini justru membuat kotorannya bau.

  • Mandikan Teratur

Kucing bisa bau, untuk itu perlu dimandikan secara teratur dan ketika memandikannya gunakan air dingin. Karena jika menggunakan air panas justru akan merusak bulu dan menyebabkan iritasi kulit, jika kucing rewel bisa gunakan tisu basah. Semprotkan juga pewangi agar badannya terhindar dari kutu.

  • Rutin Menyikat Bulu

Sering menyikat bulu dengan sisir khusus juga perlu dilakukan, terlebih ketika kucing peliharaan memiliki bulu yang tebal. Ini dapat membuat nyaman dan membantu menghilangkan rambut mati, kuman dan bakteri pada bulu kucing.

  • Ajak Bermain di Luar

Seperti manusia, kucing juga merupakan makhluk hidup yang memiliki rasa bosan ketika berada di dalam rumah. Ini termasuk manfaat pelihara kucing, yakni mengajaknya bermain di luar rumah, otomatis si pemilik akan menggerakan tubuhnya ketika bermain dengan kucing. Hal ini diklaim efektif untuk menurunkan stres karena beban pikiran berat.

Tips Skincare untuk Remaja Menjadi Lebih Baik

Masa remaja merupakan masa di mana hal-hal baru akan terjadi, termasuk menggunakan skincare untuk remaja. Untungnya, tidak suit sama sekali untuk merawat kulit anak remaja. Oleh karena itu, untuk mendapatkan kulit yang lebih baik, sangat bagus untuk melakukan rutinitas perawatan kulit harian yang umumnya terdiri dari pembersih, toner, dan pelembab serta perawatan lainnya untuk tetap menghidrasi kulit.

Berikut beberapa tip untuk membantu Anda memahami perawatan kulit seperti apa yang cocok untuk remaja.

  • Mencuci wajah

Mencuci wajah merupakan salah satu langkah awal yang harus dilakukan sebelum memulai perawatan lainnya, wajah yang kotor dapat membuat wajah berjerawat. Dan, jika Anda membiarkan kotoran menumpuk di kulit Anda atau pergi tidur dengan wajah kotor tentu akan membuat wajah berjerawat.

Kulit yang setiap hari terpapar oleh banyak hal yang menyumbat pori-pori, termasuk kotoran, keringat, minyak, tabir surya, dan riasan. Jadi, langkah pertama dalam rutinitas perawatan kulit remaja adalah membersihkan wajah.

  • Hindari pencuci wajah yang mengandung bahan kimia keras yang dapat mengiritasi kulit dan berdampak buruk bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.
  • Bersikaplah lembut dengan kulit Anda, jangan menggosok dengan keras atau menggunakan kain kasar. Gunakan gerakan melingkar untuk menggosokkan pembersih ke kulit Anda dan pastikan semua kotoran dan riasan telah hilang.
  • Bilas semua pembersih wajah, tanpa meninggalkan pembersih wajah. Lalu keringkan dengan handuk lembut.
  • Pelembab

Hal kedua yang perlu dalam skincare untuk remaja adalah pelembab. Pasalnya, saat mencuci muka Anda akan menghilangkan minyak “baik” yang membantu melindungi kulit Anda dan menjaganya untuk tetap lembut. Meskipun Anda telah menggunakan pembersih wajah yang lembut dan alami, namun Anda tetap harus menggunakan pelembab agar kulit tetap terlihat segar dan terus terhidrasi.

  • Bibir

Selain skincare wajah, jangan lupakan bibir Anda. Bibir merupakan bagian terpenting dan sensitif yang sering terlewatkan oleh produk perwatan kulit. Kulit bibir Anda lebih tipis dan lebih halus daripada kulit di bagian tubuh Anda yang lain.

Bibir biasanya memproduksi melanin untuk melindungi diri dari sinar matahari, dan juga memiliki kelenjar minyak yang lebih sedikit daripada kulit Anda yang lain. Untuk remaja, bisa memulai dengan menggunakan lip balm secara teratur dan dapat menghindari bibir dari pecah-pecah.

Selain beberapa tip di atas tentang bagaimana penggunaan skincare untuk remaja, berikut pun ada beberapa hal yang bisa para remaja lakukan untuk mendapatkan kulit yang bagus.

  • Minum cairan yang cukup. Mengonsumsi cairan yang cukup adalah kunci menjaga kulit Anda tetap terhidrasi dengan baik dan lembut. Anda juga bisa minum jus hijau atau smootie dengan banyak buah dan sayuran untuk memberikan vitamin yang Anda butuhkan dan membantu mengoksidasi kulit Anda, untuk menjaganya tetap sehat.
  • Makan makanan yang sehat. Ingat bagaimana tubuh Anda membutuhkan minyak dalam jumlah tertentu agara tetap lembut dan halus? Nah, untuk mendapatkan hal tersebut secara alami Anda dapat membantu mempertahankan kelembapan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3.
  • Hindari menyentuh wajah Anda. Jangan terlalu sering menyentuh wajah, kecuali saat Anda mencuci wajah dan menggunakan skincare. Pasalnya, tangan Anda dapat menyebarkan bakteri ke wajah dan menyebabkan timbulnya jerawat, tetapi juga dapat membawa kuman yang dapat membuat Anda sakit, seperti virus flu.
  • Perhatikan paparan sinar matahari. Saat anda berada di luar ruangan, jangan lupa untuk mengggunakan tabir surya atau tutupi dengan lengan panjang atau topi lebar, jadi jangan langsung terpapar sinar matahari. Selain itu, usahakan untuk tidak terlalu dekat dengan pemanas. Karena paparan panas langsun dapat menyebabkan peradangan dan menyebabkan kolagen rusak yang nantinya dapat menyebabkan keriput dini.

Skincare untuk remaja pada dasarnya boleh digunakan namun pilih produk yang memang dikhususkan untuk remaja dan jangan terlalu banyak menggunakan berbagai produk. Cukup pembersih muka, toner ataupun pelembab. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerusakan pada wajah.

Cara Minum Cuka Apel yang Benar Setiap Hari

Cuka apel telah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami yang efektif mengatasi berbagai permasalahan kesehatan. Akan tetapi, untuk bisa merasakan hasil dari pemakaian cuka apel dengan lebih baik, Anda perlu memahami cara minum cuka apel yang benar sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. 

Konsumsi cuka apel setiap hari bisa mengatasi beberapa masalah kesehatan, mulai dari kadar gula darah yang tinggi, untuk penurunan berat badan, untuk memperlancar proses pencernaan, dan lain sebagainya. Setiap manfaat tersebut bisa dirasakan dengan cara minum cuka apel yang berbeda-beda.

Cara minum cuka apel berdasarkan manfaatnya

Supaya hasil dari konsumsi cuka apel lebih efektif, sebaiknya sesuaikan cara meminumnya dengan manfaat yang Anda inginkan. Berikut ini beberapa cara meminum cuka apel berdasarkan hasilnya: 

  • Untuk menurunkan berat badan

Apabila Anda ingin menurunkan berat badan, cuka apel sebaiknya dikonsumsi sebelum makan. Anda bisa mencampurkan dua sendok makan cuka apel ke dalam segelas air lalu diminum.

Tidak hanya itu, konsumsi cuka apel juga bisa dilakukan dengan mencampurkannya ke dalam saus yang akan digunakan sebagai saus salad. Hal ini akan membantu memberikan Anda rasa kenyang yang lebih cepat dan lama.

Menurut penelitian, dua sendok makan cuka apel setiap harinya lebih efektif untuk menurunkan berat badan hingga dua kali lipat dalam tiga bulan dibandingkan dengan orang yang berdiet tanpa bantuan cuka apel. 

  • Untuk meningkatkan energi

Salah satu manfaat lainnya dari pemakaian cuka apel adalah peningkatan energi. Biasanya, manfaat ini akan lebih efektif dirasakan di pagi hari ketika Anda memerlukan energi dalam jumlah besar untuk memulai hari.

Anda bisa berhenti mengonsumsi kopi dan menggantinya dengan teh yang telah dicampurkan dengan cuka apel. 

Melalui teh dengan cuka apel ini, lemak Anda akan tersimpan dengan baik. Selain itu, asam asetat yang terkandung di dalam teh juga berperan dalam meningkatkan cara kerja otot sebagai bahan bakar sumber energi. 

  • Untuk mengendalikan kadar gula darah

Salah satu manfaat cuka apel yang paling populer adalah kemampuannya dalam mengendalikan kadar gula darah secara alami. Sebaiknya, minumlah cuka apel sebelum Anda mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat untuk mencegah atau memperlambat lonjakan gula darah yang besar.

Cara minum cuka apel untuk mengendalikan gula darah adalah dengan mengonsumsi empat sendok teh cuka apel sebelum makan. Akan lebih baik kalau Anda mencampurkan cuka apel ini dengan air. 

Akan tetapi, perlu diingat, cuka apel tidak akan menurunkan kadar gula darah secara signifikan apabila dikonsumsi sebelum Anda memakan makanan yang tinggi serat atau mengandung karbohidrat dalam jumlah rendah. 

  • Untuk mengendalikan kolesterol

Selain gula darah, cuka apel juga bisa membantu dalam mengendalikan kolesterol. Asam asetat pada cuka apel bekerja secara alami untuk menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol. 

Dengan konsumsi cuka apel yang tepat, Anda bisa menurunkan resiko kolesterol dan juga penyakit jantung lainnya. 

Anda bisa mengonsumsinya dengan mencampurkan cuka apel ke dalam salad buah. Pilihlah bahan-bahan salad yang juga efektif dalam mengendalikan risiko penyakit jantung, seperti telur, alpukat, dan lain sebagainya. 

Masih ada banyak manfaat cuka apel lainnya yang baik untuk tubuh. Sesuaikan setiap cara minum cuka apel dengan manfaat yang Anda inginkan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Mengintip Kandungan Vape vs Rokok dan Dampaknya pada Tubuh

Perdebatan mengenai profil keamanan dan bahaya vape vs rokok seperti tak ada habisnya. Para pengguna vape percaya rokok elektronik tersebut lebih aman dari rokok kovensional. Namun sebagian lainnya menganggap kedua hal itu tak ada bedanya. 

Lantas bagaimana dampak vape vs rokok terhadap kesehatan paru-paru?

Vape lebih terkenal di kalangan remaja

Vape pertama kali diperkenalkan pada tahun 2007 dan popularitasnya semakin meningkat hingga kini. Pada tahun 2008, US Surgeon General menyebut vaping sebagai wabah di Amerika Serikat karena penggunaan vape di kalangan remaja meningkat hingga lebih dari 75%.

Vape lebih disukai anak-anak karena tidak meninggalkan bau yang membekas seperti rokok. Selain itu cairan vape (e-liquid) tersedia dalam berbagai rasa yang menarik. Bentuk vape yang berbeda-beda juga menjadikan vape lebih disukai karena keberadaannya cenderung lebih mudah disamarkan.

Mengintip kandungan vape vs rokok

Terdapat kurang lebih 600 komposisi yang terkandung di dalam rokok, dengan komponen utamanya adalah tembakau. Ketika dibakar, rokok menghasilkan lebih dari 7.000 senyawa kimia beracun.

Meski telah diberi catatan peringatan bahaya rokok, konsumen rokok tetap tidak menghiraukannya. Berikut ini beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam dan yang dihasilkan oleh rokok konvensional:

  • Aseton: ditemukan juga pada penghapus cat kuku
  • Asam asetat: ditemukan dalam bahan pewarna rambut
  • Amonia: terkandung pada pembersih rumah tangga
  • Arsenik: bahan berbahaya yang ditemukan pada racun tikus
  • Benzene: ditemukan dalam bensin
  • Butana: ditemukan juga pada cairan korek api 
  • Kadmium: komponen aktif dalam asam baterai
  • Karbon monoksida: ditemukan juga pada asap knalpot 
  • Formaldehida: merupakan cairan pembalseman
  • Hexamine: ditemukan dalam cairan korek api
  • Timbal: merupakan kandungan di dalam baterai
  • Tar: bahan utama dalam untuk mengaspal jalan 
  • Methanol: komponen utama dalam bahan bakar roket
  • Nikotin: ditemukan juga pada insektisida
  • Naftalena: bahan utama dalam kapur barus
  • Toluen: digunakan untuk membuat cat

Berbeda dengan rokok konvensional yang hanya dibalut kertas dan filter, vape atau rokok elektronik terdiri dari komponen yang cukup modern meliputi:

  • Kartrid, disebut juga reservoir atau pod, untuk menampung larutan cair 
  • Atomizer atau alat penyemprot
  • Baterai untuk memanaskan cairan
  • Drip tip atau corong untuk menghisap uap vape

Pada rokok elektrik, cairan dipanaskan oleh pemanas sehingga menghasilkan uap yang disebut aerosol. Uap inilah yang dihisap oleh vapers sebagai pengganti merokok.

Sementara itu bahan kimia berbahaya yang ditemukan pada vape antara lain nikotin, karsinogen, acrolein, diacetyl, dietilen glikol, logam berat, kadmium, dan benzene.

Penelitian mengenai vape vs rokok terhadap paru-paru

Jika Anda ditanya, mana yang lebih baik antara vape vs rokok, kira-kira apa jawaban yang tepat?

Baik rokok maupun vape melibatkan proses menghirup zat yang dipanaskan. Pada awalnya vape diciptakan sebagai alternatif pengganti rokok yang aman. Namun banyak penelitian yang mengungkapkan dampak buruk vape. 

Rokok telah terbukti dapat menyebabkan komplikasi kesehatan seperti serangan jantung, stroke, dan kanker paru-paru. Efek yang sama ternyata juga diperlihatkan oleh pengguna rokok elektronik.

Bahkan dalam sebuah penelitian, menghirup uap vape tanpa nikotin dan perasa dapat memperburuk sirkulasi dan pembuluh darah.

Vaping secara rutin dalam jangka panjang juga dikaitkan dengan popcorn lung atau bronchiolitis obliterans (BO). Kondisi ini merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh kerusakan saluran udara kecil di paru-paru.

Vaping juga dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan lain seperti pneumonia lipoid dan pneumotoraks spontan primer.

Meski tampaknya dampak dari kedua rokok tersebut telah jelas, namun penelitian untuk membandingkan bahaya vape vs rokok tetap terus dilakukan. 

Catatan

Jika membicarakan profil keamanan vape vs rokok hasilnya sudah jelas bahwa kedua jenis rokok tersebut berbahaya bagi tubuh. Keduanya juga memiliki efek samping yang tak beda jauh. 

Sudah saatnya menghentikan perdebatan  vape vs rokok dan mulailah menerapkan gaya hidup sehat seperti mengonsumsi makanan gizi seimbang, berolahraga secara teratur, dan sebisa mungkin menghentikan kebiasaan merokok.

Inilah Cara Mengatasi Gejala Arthralgia saat di Rumah

Arthralgia merupakan penyakit sendi mirip atritis, namun tidak mengakibatkan pembengkakan. Meskipun arthralgia juga tidak menimbulkan komplikasi penyakit lainnya, namun rasa nyeri sendinya bisa menghambat aktivitas sehari-hari dan menurunkan produktivitas kerja. Untuk meringankan tanda dan gejala arthralgia, Anda membutuhkan tindakan mudah dan cepat yang bisa dilakukan di rumah. 

arthralgia

Tanda dan gejala

Bagi penderita arthralgia, bagian-bagian tubuh yang diserang yaitu sendi tangan, lutut, dan pergelangan kaki. Jika menyerang lebih dari satu bagian dinamakan polyarthralgia. Berikut ini merupakan tanda dan gejala arthralgia:

  • Nyeri sendi
  • Sendi kaku
  • Gerak sendi terbatas
  • Kelelahan dan lemas
  • Kemerahan

Tingkat kesakitan atau nyeri sendi tergantung pada keparahan dan batas toleransi masing-masing individu. Arthralgia bukan termasuk jenis penyakit yang disebabkan kondisi inflamasi pada sendi. 

Cara mengatasi gejala arthralgia

Jika Anda mengalami tanda dan gejala di atas, selain tindakan medis, tindakan mudah dan sederhana ternyata bisa dilakukan di rumah. Berikut ini merupakan beberapa cara yang bisa membantu mengatasi tanda dan gejala arthralgia:

  1. Istirahatkan bagian sendi yang nyeri

Salah satu cara terbaik dalam meredakan nyeri yakni dengan beristirahat dan relaksasi. Hal ini bisa memulihkan energi dan memungkinkan tubuh memperbaiki sel-selnya secara alami. Atur durasi dan siklus waktu tidur yang benar. Menurut Kemenkes RI, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sebanyak 7-8 jam. Usahakan juga tidur dan bangun di jam yang sama setiap harinya. 

  1. Kompres menggunakan air dingin atau panas

Anda bisa mengguanakan kemasan kompres instan untuk meredakan nyeri sendi. Kompres bagian sendi yang nyeri selama 10 menit. Beberapa orang menggunakan bahan sprai seperti fluoromethane yang memberikan efek dingin ke kulit. Begitu pula dengan efek kompres panas yang mampu membuat sendi semakin rileks dan berkurang kekakuannya. 

  1. Mandi air panas

Sensasi panas mampu menenangkan nyeri sendi, otot kaku dan tegang, serta tubuh menjadi lebih rileks. Selain itu, sirkulasi darah juga semakin lancar, meningkatkan ruang gerak, serta mengurangi kekakuan sendi. Tak hanya dengan mandi, Anda juga bisa berendam di dalam bak air panas, kecuali jika dalam konsisi hamil, memiliki tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung, cara ini disarankan untuk tidak dilakukan.  

  1. Lakukan meditasi

Meditasi mindfullness terbukti mampu mengurangi rasa sakit sebanyak 57%. Jika kegiatan meditasi dilakukan secara rutin, maka rasa sakit bisa berkurang sebanyak 90%. Meditasi mindfullness dilakukan dengan cara memfokuskan pikiran ke setiap hembusan napas, suara, perasaan, serta sensasi tubuh yang sedang Anda alami saat meditasi tanpa memikirkan segala permasalahan atau penyakit yang sedang terjadi pada diri Anda. Lakukan saat Anda dalam keadaan rileks dan tenang. 

  1. Temukan dukungan dari orang-orang yang mengalami hal yang sama

Selain dari keluarga dan lingkungan terdekat, dukungan dari orang-orang yang senasib mampu menguatkan psikologis penderita Arthralgia. Anda bisa mencarinya di media sosial atau tanyakan kepada petugas medis yang melayani pasien-pasien dengan kondisi sama. 

  1. Olahraga rutin yang tidak memberatkan sendi

Jika sendi sedang mengalami nyeri dan kaku, sebaiknya Anda menunda olahraga terlebih dahulu dan melanjutkannya saat sendi telah terasa membaik. Beberapa olahraga yang disarankan untuk penderita nyeri sendi diantaranya yoga, pilates, berenang, bersepeda, atau sekadar jalan-jalan santai. Kuncinya, lakukan olahraga yang tidak terlalu memberatkan kerja sendi.

  1. Lakukan diet penurunan berat badan jika Anda obesitas atau overweight

Kelebihan berat badan berpotensi menimbulkan kerusakan jaringan lunak dan penyakit sendi. Setiap penambahan berat badan yang melebihi normal akan memberikan tambahan tekanan ke sendi. Penderita obesitas membutuhkan perawatan lutut 20 kali lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal. Selain melakukan perawatan mandiri di rumah serta beberapa bentuk rutinitas lainnya, penderita arthralgia sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Terlebih jika Anda memiliki penyakit penyerta atau kondisi khusus lainnya.