Lotion Calamine Dapat Mengobati dan Membantu Mencegah Jerawat

Lotion calamine telah digunakan selama berabad-abad untuk menghilangkan rasa gatal dan ketidaknyamanan akibat kondisi kulit ringan, seperti gatal-gatal atau gigitan nyamuk. Selain itu, losion kalamin  juga memiliki sifat mengeringkan, dan sering digunakan untuk mengeringkan ruam yang disebabkan oleh tanaman beracun.

Untuk alasan ini, losion kalamin dapat digunakan sebagai pengobatan jerawat. Itu bisa mengeringkan jerawat, akhirnya membuatnya hilang. Namun, losion kalamin bukanlah pengobatan utama untuk jerawat.

Badan gatal-gatal tanpa sebab sering terjadi bisa jadi ada faktor pemicunya

Losion kalamin untuk jerawat

Losion kalamin telah menunjukkan beberapa manfaat dalam mengobati jerawat. Namun, ini tidak menangani penyebab utama jerawat, dan tidak dapat mencegah terjadinya jerawat.

Menggunakan lotion calamin sebagai perawatan di tempat dapat membantu. Karena losion kalamin memiliki sifat mengeringkan, maka dapat membantu mengeringkan jerawat yang disebabkan oleh minyak berlebih lebih cepat.

Tetapi jerawat yang terlalu kering dapat menyebabkan iritasi dan memperburuk jerawat, jadi lotion kalamin harus digunakan dengan hemat. Selalu gunakan dengan pelembab.

Jerawat terjadi ketika sel kulit mati dan minyak berlebih, atau sebum, menumpuk di dalam pori-pori, menjebak bakteri jauh di dalam kulit. Bakteri yang terperangkap menyebabkan peradangan, yang menyebabkan jerawat.

Losion kalamin memiliki beberapa khasiat yang dapat membantu meredakan jerawat. Ini termasuk:

  • Sifat antiseptik ringan: Antiseptik adalah zat yang membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan patogen lainnya. Sifat antiseptik ringan kalamin menunjukkan bahwa itu dapat membantu memperlambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Namun, belum ada penelitian yang mengkonfirmasi hal tersebut.
  • Sifat astringen ringan: Astringen adalah bahan kimia yang mengecilkan dan mengencangkan jaringan tubuh, seperti pori-pori. Mengecilkan pori-pori dapat membantu mencegah penumpukan kotoran kulit dan sebum berlebih.
  • Sifat anti-inflamasi: Sumber Tepercaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencantumkan lotion kalamin sebagai obat anti-inflamasi dan anti-gatal, atau antipruritic. Sifat anti-inflamasi kalamin dapat membantu meringankan peradangan yang diasosiasikan dengan jerawat.

Namun, bahan kimia astringen dalam lotion kalamin dapat mengiritasi kulit, menyebabkan kekeringan.

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), kulit kering dapat memperparah jerawat. AAD merekomendasikan untuk menghindari penggunaan astringen saat merawat jerawat.

Bisakah Anda menggunakan Lotion calamine saat hamil?

Gatal, terutama pada perut, merupakan gejala kehamilan yang sangat umum. Losion kalamin umumnya dianggap aman digunakan untuk meredakan gatal selama kehamilan, tetapi belum dipelajari dengan baik. Bicaralah dengan dokter sebelum menggunakan lotion kalamin saat hamil.

Bisakah Anda menggunakan lotion kalamin pada bayi?

Untuk kebanyakan bayi, losion kalamin aman digunakan. Dapat meredakan gatal-gatal umum, eksim, sengatan matahari, dan kondisi kulit umum lainnya.

Namun, Anda harus berbicara dengan dokter anak anak Anda sebelum menggunakan lotion kalamin. Beberapa bayi – terutama yang memiliki kondisi kulit lain – memiliki kulit yang terlalu sensitif untuk kebanyakan losion.

Efek samping calamine

Kemungkinan efek samping dari losion kalamin termasuk iritasi kulit lokal dan reaksi alergi. Orang yang mengalami iritasi kulit mungkin melihat ruam kulit merah dan gatal.

Reaksi alergi bisa lebih luas dan parah. Siapa pun yang mengalami reaksi alergi parah harus segera ke dokter untuk mendapatkan bantuan medis segera.

Tanda-tanda reaksi alergi yang parah, atau anafilaksis, meliputi:

  • kesulitan bernapas atau menelan
  • sesak tenggorokan
  • suara parau
  • pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
  • gatal-gatal
  • sakit perut
  • mual
  • muntah
  • diare
  • demam
  • pusing
  • pingsan
  • detak jantung cepat

Cara menggunakan lotion kalamin

Untuk menggunakan losion kalamin pada jerawat, pertama-tama basahi wajah Anda dengan air hangat. Kocok botolnya, lalu oleskan losion kalamin ke jerawat Anda menggunakan jari bersih, bola kapas, atau kapas pentol. Jika menggunakan jari Anda untuk mengaplikasikannya, pastikan untuk mencuci tangan Anda setelah selesai.

Biarkan losion kalamin mengering menjadi merah muda terang. Berhati-hatilah untuk tidak menyentuh losion dengan pakaian saat mengering, karena losion kalamin yang basah dapat menodai. Untuk menghilangkannya, bilas dengan air hangat.

Anda bisa mengoleskan losion kalamin pada jerawat selama semalaman. Tetapi jika Anda memiliki kulit sensitif, Anda mungkin ingin memakainya untuk waktu yang lebih singkat.

Losion kalamin memiliki sifat anti-inflamasi dan antiseptik yang dapat membantu meringankan beberapa gejala jerawat.

Namun, lotion kalamin juga merupakan astringen. Ahli kulit merekomendasikan untuk menghindari astringent saat merawat jerawat, karena bahan kimia ini dapat mengeringkan kulit, membuat jerawat semakin parah.

Losion kalamin lebih efektif untuk kondisi kulit yang menyebabkan gatal-gatal, seperti reaksi minyak tumbuhan, cacar air, dan ruam panas.

Losion kalamin biasanya aman jika dioleskan ke kulit. Namun, tidak ada bukti bahwa itu akan membantu meringankan jerawat. Seseorang yang ingin mengobati jerawatnya harus berbicara dengan dokter atau dokter kulit untuk mendapatkan nasihat tentang perawatan yang tepat.

Jika seseorang ingin mencoba menggunakan Lotion calamine untuk meredakan gejala jerawat, mereka dapat membelinya di toko dan online.

Rekomendasi Sunblock dan Sunscreen Anak yang Terbaik

Di masa pertumbuhan, anak tidak hanya butuh asupan makanan dan minuman yang bergizi dan bermanfaat untuk tubuh. Faktor eksternal juga memiliki pengaruh salah satunya ialah paparan sinar matahari. Sinar matahari pagi hari mengandung vitamin D yang baik untuk memperkuat tulang. Selain itu, rutin berjemur di bawah sinar matahari pagi dapat mengurangi risiko alergi pada bayi dan anak-anak, serta menambah kebugarannya.

Meski bermanfaat untuk kesehatan tubuh, terlalu sering terpapar sinar matahari juga tidak disarankan, terutama untuk bayi dan anak yang sangat sensitif. Apalagi sinar matahari di atas jam 10.00 yang berpotensi membawa sinar UV yang buruk bagi kulit.

Untuk itu, penting melindungi kulit anak, terutama saat beraktivitas di luar ruangan di siang hari. Saat ini ada banyak sunblock dan sunscreen khusus anak yang beredar di pasaran.

1. Banana Boat Kids SPF 50 Tear Free

Yang membuat produk Boat Banana Kids ini menjadi istimewa adalah karena sunblock dengan SPF 50 ini tidak perih di mata.

Sunblock dalam tube 90 ml seharga Rp 140.000 ini diformulasikan dengan kandungan AvoTrilex. Kandungan itu membuat sunblock tahan air, tetapi memiliki tekstur yang ringan dan lembut sehingga cocok sekali untuk kulit anak yang sensitif. 

2. Beach Hut Kids Sunblock For Kids SPF 100

Tak hanya dapat melindungi kulit saat berada di luar ruangan, Beach Hut Kids SPF 100 yang ini juga juga bersifat water resistant yang dapat digunakan saat anak sedang beraktivitas di pantai atau pun berenang.

Sunblock ini dikemas dalam bentuk botol spray yang mudah diaplikasikan. Dilengkapi dengan vitamin E dan antioksidan yang dapat menjaga kulit anak dari sengatan sinar matahari yang panas. Produk yang dibandrol dengan harga sekitar Rp 150.000 ini boleh diaplikasikan pada kulit bayi usia di atas 6 bulan.

3. Nivea Sun Kids Caring Sun Lotion

Nivea Sun Kids Caring Sun Lotion merupakan sun lotion dengan formula khusus untuk anak. Lotion ini memiliki keistimewaan cepat meresap, tidak menimbulkan rasa lengket dan aman untuk segala jenis kulit anak.

Produk lotion dari Nivea ini tersedia dalam dua pilihan kandungan SPF, yaitu SPF 25 dan SPF 50. Dikemas dalam botol ukuran 100 ml, lotion yang mudah ditemukan di berbagai marketplace atau drugstore ini efektif merawat kelembapan kulit secara intensif dan membantu mengurangi risiko alergi terutama bagi si Kecil yang memiliki jenis kulit sensitif. 

4. Nivea Sun Kids Swim and Play SPF 50

Akan pergi ke pantai atau berenang? Jangan lupa aplikasikan sunscreen yang satu ini. Diformulasikan khusus untuk kulit anak yang halus dan sensitif, Nivea Sun Kids Swim & Play SPF 50 melindungi kulit anak dari paparan sinar matahari penyebab kerusakan kulit jangka panjang.

Dengan formula ringan yang mengandung dexpanthenol untuk membantu menjaga kelembapan di kulit, produk yang dikemas dalam tube 150 ml ini menjanjikan 50 persen perlindungan SPF awal setelah 120 menit digunakan. Jangan lupa untuk mengaplikasikan kembali setelah 1-2 jam ya, Ma.

5. Purebaby Sunblock

Sunblock produksi Purebaby yang dikhususkan untuk bayi dan anak-anak ini mengandung zinc oxide micronized particle yang bermanfaat sebagai bahan aktif melindungi kulit bayi dari efek buruk sinar matahari. Purebaby Sunblock juga dilengkapi dengan kandungan SPF 25 yang dapat melindungi kulit bayi untuk waktu yang cukup lama hingga empat jam.

Tak hanya itu saja, produk pelindung kulit bayi ini juga diperkaya dengan minyak apricot kernel yang dapat melembapkan kulit secara alami sekaligus berfungsi sebagai antioksidan. 

Purebaby juga mengklaim sebagai satu-satunya produk sunblock untuk bayi yang bekerja secara physical non chemical. Artinya, sunblock yang terbuat dari bahan low hazard (0-2) ini tidak diserap oleh kulit, karena mekanisme kerjanya hanya memantulkan radiasi sinar sehingga pemakaiannya aman bagi kulit bayi.

Produk ini dikemas dalam kemasan 100 ml seharga Rp 142.000 dan dapat dibeli di berbagai marketplace, Orami misalnya.

Demikian jenis-jenis sunblock dan sunscreen untuk anak yang perlu diketahui oleh orang tua. Dengan begitu kamu sebagai orang tua tidak akan bingung menentukan perlindungan bagi kulit si kecil. Pilihlah produk yang sesuai dengan kebutuhan dan budgetmu, ya!

Tips Menjaga Kesehatan Kulit dan Kelamin

Menjaga kesehatan kulit dan kelamin bisa dilakukan dengan menjalankan pola hidup sehat dan dan rutinitas yang tepat agar tubuh tetap sehat dan terawat. Misalnya, untuk kesehatan kulit wajah, Anda akan terhindar dari kulit kusam atau jerawat. Sedangkan untuk kebersihan kelamin bisa menjaga Anda dari berbagai infeksi dan penyakit. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan kulit dan kelamin yang bisa diterapkan.

13 Jenis Penyakit Kulit yang Paling Banyak Dialami Orang Indonesia

Rutin Mencuci Muka

Cara pertama menjaga kesehatan kulit dan kelamin adalah dengan rajin membersihkannya, termasuk mencuci muka. Mencuci muka bertujuan untuk membersihkan sisa make up, minyak, dan kotoran di wajah setelah seharian beraktivitas. Namun sebelum mencuci muka, Anda harus membersihkan wajah dulu menggunakan pembersih make up. Gunakan sabun pembersih wajah yang cocok di kulit Anda menggunakan air hangat untuk membilas. Setelahnya keringkan wajah menggunakan handuk yang lembut.

Lindungi dari Sinar Matahari Langsung

Berjemur di bawah sinar matahari memang baik untuk tubuh, tetapi jika Anda berdiam diri di bawah matahari pada pukul 10.00 – 16.00 justru bisa mengakibatkan berbagai masalah kulit seperti munculnya keriput dan bintik-bintik penuaan bahkan kanker kulit. Sebelum pergi ke luar ruangan, pastikan untuk menggunakan sunscreen yang mengandung SPF minimal 30. Oleskan ke kulit 20 menit sebelum ke luar rumah dan ulangi setiap 2 jam sekali jika Anda melakukan aktivitas outdoor.

Gunakan Produk Perawatan Kulit yang Tepat

Menggunakan produk perawatan yang tidak cocok untuk Anda justru bisa mengganggu kesehatan kulit dan kelamin. Misalnya jika Anda memiliki kulit kering, hindari pelembap dengan kandungan alkohol. Sedangkan untuk kulit berminyak, hindari pelembap berbahan dasar air. Kondisi kulit juga bisa berubah tergantung berbagai faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu penting memilih produk perawatan kulit yang tepat sesuai jenis kulit agar kulit tetap sehat dan berkilau.

Tidur yang Cukup

Selama tidur, tubuh akan meregenerasi kulit, otot, dan sel darah. Selain itu tubuh juga memproduksi kolagen baru yang dapat mencegah pengenduran kulit, menghilangkan lingkaran hitam di area mata, mencegah tanda penuaan, serta membuat kulit terlihat lebih cerah. Oleh karena itu, orang dewasa disarankan untuk tidur selama 7-8 jam setiap malamnya. 

Sedangkan untuk menjaga kesehatan kelamin, Anda bisa melakukan hal di bawah ini:

Jaga Agar Tetap Bersih dan Kering

Menjaga kebersihan tubuh merupakan hal penting untuk dilakukan agar kesehatan kulit dan kelamin tetap sehat. Baik pria maupun wanita, organ intim yang tidak terjaga bisa memicu terjadinya infeksi, mengeluarkan bau menyengat, menjadi tempat tinggal jamur dan mengakibatkan penyakit. Salah satu cara agar kelamin tetap sehat yaitu menjaga bagian tersebut tetap bersih dan kering. Terutama bagi wanita yang cenderung mudah mengalami basah karena berkeringat atau keputihan.

Hindari Sabun dengan Kandungan Pewangi

Jika ingin menggunakan produk pembersih, maka hindari sabun dengan kandungan pewangi karena bisa menyebabkan iritasi pada area kelamin. Untuk pria, hindari menggunakan bedak atau deodoran di area kelamin. Sedangkan untuk wanita, membersihkan vagina menggunakan sabun pencuci bisa mengganggu keseimbangan bakteri alami di area kewanitaan. Jika masih ingin menggunakan sabun untuk membersihkan organ intim, Anda bisa memilih sabun dengan label hypoallergenic.

Mengganti Pakaian Dalam Secara Rutin

Mengganti pakaian secara rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit dan kelamin. Jarang mengganti pakaian dalam bisa menimbulkan bau tidak sedap pada area kelamin, muncul ruam kemerahan pada kulit, menimbulkan infeksi jamur hingga infeksi saluran kemih. Gunakan pakaian dalam berbahan katun atau sutra yang dapat menjaga kelembapan dan membatasi keringat.