sanadryl

Jenis Obat Batuk Alergi yang Bisa Jadi Pilihan, Bisa Minum Sanadryl DMP

Batuk karena alergi bisa berlangsung selama beberapa hari hingga berbulan-bulan. Batuk ini akan sangat mengganggu penderitanya, apalagi di malam hari. Untuk mengatasinya, Anda bisa minum obat batuk alergi yang dijual di apotek seperti Sanadryl DMP atau merek lainnya.

Batuk alergi biasanya tidak menular seperti batuk karena virus flu. Namun, kondisi batuk ini bisa mengganggu jika tidak segera diatasi.

Cara Alami Meredakan Batuk Alergi

Ada banyak obat batuk alergi yang bisa didapat di pasaran yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Namun, jika Anda ingin mencoba mengobati batuk dengan cara alami, bisa melakukan hal-hal berikut ini:

  • Menghirup uap panas

Cara yang pertama adalah dengan menghirup uap panas untuk mengencerkan lendir yang muncul bersamaan dengan batuk alergi. Uap panas yang dihirup ini bisa membuat jalan napas jadi lebih lebar sehingga pernapasan Anda jadi lega.

  • Menggunakan nasal spray

Semprotan hidung atau nasal spray bisa dibeli di apotek. Namun, jika ingin membuat snediir juga bisa, yaitu dengan mencampurkan garam dan air. Kemudian, celupkan kain bersih ke dalam larutan garam, kemudian dekatkan kain pada hidung dan hiruplah.

Jika berbagai cara alami tersebut tidak bisa mengatasi  batuk alergi yang Anda alami, maka bisa minum obat untuk batuk alergi seperti Sanadryl DMP misalnya.

Jenis Obat Batuk Alergi yang Bisa Jadi Pilihan

  1. Antihistamin

Obat batu, alergi yang bisa digunakan untuk mengatasi batuk alergi adalah Antihistamin. Obat ini akan menghentikan produksi histamin sehingga peradangan di tubuh tidak jadi parah dan batuk pun berhenti dengan segera.

Obat antihistamin berbentuk sirup atau tablet. Ada juga berbentuk nasal spray dan obat tetes mata bila alergi menyebabkan mata gatal atau berair.

  1. Dekongestan

Obat batuk alergi selain antihistmain adalah dekongestan yang bekerja dengan melegakan pernapasan dan biasanya diresepkan bersama dengan antihistamin. Obat ini bisa berbentuk sirup, tablet, nasal spray, hingga tetes mata. 

Penggunaan obat ini biasanya hanya dalam waktu tertentu, tidak boleh dalam durasi lama, apalagi nasal spray dan obat tetes mata.

Obat dekongestan memiliki efek samping yaitu menaikkan tekanan darah, tidak cocok bila diminum oleh pasien yang memiliki tekanan darah tinggi. Obat ini juga bisa menyebabkan insomnia atau gelisah dan aliran urine jadi terhambat.

  1. Kombinasi antihistamin dan dekongestan

Obat batuk yang banyak dijual di apotek ada juga yang mengandung kombinasi antihistamin dan dekongestan. Beberapa jenis obat kombinasi ini seperti Cetirizine dan pseudophedrine, fexofenadine dan pseudophedrine, Naphazoline dan pheniramine, Acrivastine dan pseudophedrine, hingga Pseudophedrine dan triprolidine. 

Obat batuk alergi hanya untuk meredakan gejala alergi. Untuk menghentikan batuk agar tidak kambuh lagi, perlu diketahui apa pemicunya dan hindari.

Obati Batuk Alergi dengan Sanadryl DMP

Sanadryl DMP merupakan obat batuk kering dan batuk karena alergi. Batuk kering bisa disebabkan oleh debu, asap, efek penggunaan obat, infeksi virus, kontraksi saluran bronkial, serta alergi.

Obat Sanadryl DMP mengandung zat seperti dextromemtorfan HBr, difenhidramin HCl, dan amonium klorida. Kandungan ini dapat menekan refluks batuk, mengatasi tenggorokan perih karena batuk, melegakan pernapasan, hingga meredakan batuk karena alergi.

Obat Sanadryl DMP ini aman dikonsumsi oleh anak dan orang dewasa. Obat ini juga bebas alkohol. Pastikan Anda mengonsumsi obat ini sesuai dengan dosis yang ada di kemasan obat atau sesuai anjuran dokter.

Referensi:

https://www.sehatq.com/artikel/ini-daftar-obat-batuk-alergi#obat-kombinasi-antihistamin-dan-dekongestan diakses pada 11 Juli 2021

https://toko.sehatq.com/produk/sanadryl-dmp-sirup-60-ml diakses pada 11 Juli 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *