9 Keuntungan Lakukan Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga

Mengenakan pakaian yang tepat serta minum air belumlah cukup ketika Anda memutuskan hendak berolahraga. Sebaiknya, lakukan gerakan pemanasan sebelum olahraga. Pemanasan yang berpusat pada gerakan pelenturan ini terkesan sepele, namun jika diabaikan bisa menghadirkan masalah besar bagi Anda. 

Cedera ketika melakukan olahraga banyak dipengaruhi ada tidaknya pemanasan sebelum gerakan-gerakan inti dilakukan. Karena itu, gerakan pemanasan sebelum olahraga sebaiknya mutlak dilakukan jika Anda ingin berolahraga secara aman dan nyaman.

Manfaat Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga 

Masih menganggap gerakan pemanasan sebelum olahraga hanyalah hal sepele? Manfaat-manfaat dari pemanasan sebelum olahraga ini bisa langsung mengubah pikiran Anda. 

Aliran Darah dan Oksigen Lancar 

Gerakan pemanasan sebelum olahraga akan membuat otot lebih meregang. Ini berimbas pada aliran darah dan oksigen yang lebih ancar ke seluruh bagian tubuh. Aliran darah dan oksigen yang lancar ini tidak hanya berefek baik dalam olahraga Anda, namu juga untuk waktu-waktu selanjutnya. Pasalnya, darah dan oksigen yang mengalir dengan lancar bisa membuat fungsi dan kinerja berbagai organ vital menjadi lebih ringan sehingga kesehatan jantung, paru-paru, maupun ginjal dapat lebih terjaga. 

Meningkatkan Fleksibilitas 

Pemanasan yang berupa gerakan peregangan dapat membantu meningkatkan fleksibilitas Anda. Mampu menggerakkan sendi dengan lebih fleksibel akan membuat rentang gerak membaik dan Anda lebih bebas dalam bergerak ketika melakukan gerakan olahraga inti. Fleksibilitas yang lebih baik juga dapat membantu Anda melakukan aktivitas sehari-hari dengan relatif mudah, tetapi juga dapat membantu menunda penurunan mobilitas yang biasanya menjadi gejala penuaan.

Mencegah Cedera

Saat Anda memanjangkan otot melalui peregangan, Anda mengurangi risiko robek serat dan jaringan otot ketika melakukan gerakan inti olahraga. Karena alasan ini pula, orang-orang yang cenderung tidak melakukan gerakan pemanasan sebelum olahraga rentan mengalami cedera karena otot dan sendi masih dalam kondisi tegang dan kaku ketika dipaksa melakukan gerakan inti olahraga. 

Menambah Energi dan Motivasi

Gerakan pemanasan sebelum olahraga akan membuat aliran darah menjadi lebih lancar. Pada akhirnya, sirkulasi darah yang baik ini akan membuat Anda mengalami lonjakan energi untuk bisa melakukan berbagai gerakan inti olahraga. Karena energinya stabil, Anda akan lebih bersemangat dan termotivasi untuk melakukan gerakan-gerakan inti olahraga secara benar dan tepat. 

Mengurangi Kelelahan

Anda akan merasa lebih mampu menahan sesi latihan yang lebih lama jika sebelumnya melakukan gerakan pemanasan sebelum olahraga. Ini karena otot Anda cenderung tidak mengalami kelelahan sebab sirkulasi darah lebih lancar. 

Melindungi Sendi 

Sendi Anda dikelilingi oleh jaringan ikat dan memiliki perlekatan otot. Saat Anda berlatih bergerak melalui berbagai gerakan di sekitar sendi, seperti lutut, pinggul, dan bahu, Anda akan mengurangi ketegangan dan kemandekan di sekitar area tersebut. Ini mengurangi tekanan pada sendi dan memungkinkan mereka untuk bergerak lebih bebas. 

Menghilangkan Kepanikan 

Tidak jarang Anda akan merasa cemas dan panik ketika akan melakukan suatu olahraga. Redakan rasa kepanikan tersebut dengan gerakan pemanasan sebelum olahraga. Kepanikan umumnya muncul karena otot yang cenderung masih kaku. Namun ketika otot sudah lentur karena adanya peregangan, Anda pun akan lebih tenang dan senang menjalani olahraga. 

Mengurangi Risiko Nyeri 

Peregangan secara teratur dapat meningkatkan sirkulasi Anda. Peningkatan sirkulasi meningkatkan aliran darah ke otot Anda. Ini bisa mengurangi risiko nyeri otot yang Anda alami selepas olahraga.  Sebagai gantinya, setelah olahraga selesai, hanya rasa segar dan bugar yang lebih dominan. 

Memperbaiki Postur Tubuh 

Kekakuan dan ketidakseimbangan otot sering terjadi dan dapat menyebabkan postur tubuh yang buruk. Bahkan ketika Anda sudah sering berolahraga, postur tubuh bisa tidak membaik jika otot Anda kaku. Gerakan pemanasan sebelum olahraga membuat otot lebih lentur dan pada akhirnya bisa membantu memperbaiki postur tubuh Anda. 

Cukup melakukan gerakan pemanasan sebelum olahraga selama 10—15 menit, hasilnya akan sangat nyata untuk tubuh Anda. Sebaliknya, meremehkan pemanasan hanya berujung pada kondisi tubuh yang tidak fit, padahal sudah berolahraga.

Manfaat Jus Kentang: Baik untuk Tubuh

Setiap orang dihimbau untuk menjaga kesehatan supaya terhindar dari risiko penyakit. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan, salah satunya termasuk mengkonsumsi makanan yang sehat. Ada berbagai makanan yang sehat untuk dikonsumsi, salah satunya termasuk kentang. Kentang dapat digoreng, direbus, bahkan diubah menjadi jus. Manfaat jus kentang beragam.

Kandungan Kentang

Kentang memiliki kandungan sebagai berikut:

  • 94 kalori.
  • 0,15 gram lemak.
  • 0 gram kolesterol.
  • 21,08 gram karbohidrat.
  • 2,1 gram serat.
  • 2,1 gram protein.
  • 10 mg kalsium.
  • 544 kalium.
  • 0,64 gram zat besi.
  • 27 mg zat besi.
  • 75 mg fosfor.
  • 38 mcg folat.
  • 0,211 mg vitamin B6.
  • 12,6 mg vitamin C.

Manfaat Jus Kentang

Karena mengandung berbagai sumber, kentang dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh. Manfaat jus kentang adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan energi

Salah satu manfaat jus kentang adalah mampu meningkatkan energi. Kentang memiliki 40% AKG (angka kecukupan gizi) harian vitamin B. Vitamin B dapat memecah karbohidrat di dalam tubuh menjadi glukosa. Hal tersebut dapat membuat energi terjaga.

  1. Meningkatkan sistem imun

Manfaat lain dari jus kentang adalah mampu meningkatkan sistem imun di dalam tubuh. Kandungan vitamin C yang ada pada jus kentang dapat mencegah berbagai infeksi sehingga dapat melindungi kondisi tubuh manusia.

  1. Menjaga kesehatan kulit

Kentang memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan kulit manusia karena kandungan antioksidan. Kentang dapat melembutkan kulit (termasuk menghilangkan keriput) dan melindungi kulit manusia dari gangguan seperti sinar matahari dan polusi.

  1. Menjaga berat badan

Vitamin C pada kentang tidak hanya meningkatkan sistem imun di dalam tubuh, namun juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga dapat menurunkan berat badan. Mengkonsumsi jus kentang dapat menghambat produksi hormon lapar (ghrelin dan leptin) untuk mencegah nafsu makan yang berlebihan.

  1. Menjaga tulang

Karena kentang memiliki sumber kalsium yang tinggi, kentang juga mampu menjaga tulang manusia. Jika manusia kekurangan kalsium, maka akan mengganggu proses pembekuan darah, lebih berisiko terhadap masalah tulang, dan melemahkan gigi.

  1. Mendukung fungsi otot

Karena kentang mengandung kalium yang tinggi, kentang dapat mendukung fungsi otot untuk membantu pergerakan manusia sehari-hari.

  1. Mempercepat proses penyembuhan luka

Kandungan vitamin C pada jus kentang juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka yang dialami penderita.

  1. Mencegah sembelit

Makanan yang mengandung serat tinggi seperti kentang memiliki kegunaan dalam menjaga kebersihan pencernaan sehingga pengguna terhindar dari risiko sembelit.

  1. Mencegah penyakit kardiovaskuler

Kentang juga memiliki manfaat dalam mencegah penyakit kardiovaskuler. Kentang mengandung antioksidan dan antiradang yang memiliki kegunaan dalam mencegah penyumbatan pembuluh darah jantung.

  1. Mencegah kanker

Sebuah penelitian menyatakan bahwa kentang memiliki senyawa antikanker dimana senyawa tersebut dapat mencegah pertumbuhan sel kanker.

Jika Anda Ingin Bertemu Dengan Dokter

Jika Anda mengalami kondisi tertentu seperti kanker, Anda dapat bertemu dengan dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter dapat menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda mengalami penyakit tertentu?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat menentukan pengobatannya. Anda juga diminta untuk melakukan hal-hal untuk mencegah kondisi yang Anda alami.

Kesimpulan

Manfaat jus kentang beragam dan baik untuk tubuh. Anda dapat mengkonsumsi jus kentang untuk mendukung aktivitas Anda atau sebagai menu diet. Untuk informasi lebih lanjut tentang jus kentang, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Tips Memenuhi Kebutuhan Energi ketika Diet

Masalah berat badan tidak bisa dipandang remeh. Bukan hanya memengaruhi penampilan, berat badan yang berlebih atau terlalu kurang bisa menjerumuskan Anda ke kondisi masalah kesehatan tertentu. Karena berbagai alasan tersebutlah, tidak salah jika Anda memilih diet guna mencapai berat badan ideal. Namun perlu diingat, pada saat diet pun, Anda harus mampu memenuhi kebutuhan energi harian. 

Kebutuhan energi menjadi kunci agar Anda tetap sehat dan mampu memiliki energi untuk menjalankan aktivitas harian. Jika energi yang masuk ke tubuh Anda kurang secara harian, berbagai masalah dapat terjadi, mulai dari lemas, lesu, sampai masalah pencernaan akut. 

Karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk bisa menjaga kebutuhan energi yang Anda perlukan dengan diet yang sedang Anda jalankan. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar diet Anda berlangsung aman, tanpa kekurangan energi. 

  1. Perhatikan Usia dan Aktivitas 

Beda usia, beda kebutuhan energi yang mesti dipenuhi. Laki-laki dewasa setidaknya memerlukan 2.000—3.000 kalori per hari. Sementara untuk perempuan dewasa, kebutuhan energinya berkisar 1.600—2.400 kalori per hari. Tidak hanya itu, pantau juga aktivitas harian Anda pada umumnya. Aktivitas harian yang lebih berat menandakan tubuh Anda memerlukan energi ekstra. Mengetahui kebutuhan energi dari usia dan aktivitas akan membuat Anda bisa tahu seberapa besar kalori yang masuk ke tubuh bisa dikurangi. Maksimal pengurangan kalori dalam sehari hanya 20 persen dari kebutuhan energi. 

  1. Waktu Makan Banyak 

Diet bukan perkara jumlah makanan Anda banyak atau tidak dalam sekali waktu. Diet adalah perkara mengurangi jumlah kalori dalam tubuh agar tidak menjadi lemak dan daging yang menumpuk. Karena itu, tidak ada salahnya menyantap makanan banyak-banyak pada waktu yang tepat. Anda bisa mengonsumsi lebih banyak makanan pada pagi dan siang hari karena pada waktu-waktu tersebutlah, aktivitas harian akan terasa lebih berat. Lalu pada malam hari, Anda bisa mengurangi porsi makanan seminim mungkin karena inilah waktu tubuh beristirahat.

  1. Jangan Lewatkan Waktu Makan 

Jangan pernah berpikir bahwa diet Anda akan berhasil jika hanya makan sekali sehari dalam porsi besar. Ini hanya akan membuat sistem pencernaan terganggu dan kebutuhan energi sangat mungkin tidak terpenuhi. Cara terbaik untuk diet sembari menjaga asupan energi adalah selalu makan tepat waktu. Jangan lewatkan waktu makan sekalipun. Tetaplah atur jadwal sarapan, makan siang, sampai makan malam Anda dengan porsi yang mungkin lebih kecil. Untuk menjaga energi, tidak ada salahnya pula menyisipkan 2—3 makanan ringan di sela waktu makan utama. 

  1. Hindari Menghapus Penyuplai Energi

Ada tiga komponen nutrisi yang bisa memenuhi kebutuhan energi, yaitu karbohidrat, lemak, serta protein. Pastikan dalam diet Anda, setidaknya satu dari tiga komponen penyuplai energi ini tetap Anda. Jika Anda memilih tidak mengonsumsi karbohidrat agar bisa cepat mengurangi berat badan, Anda berarti harus menambahkan porsi protein ataupun lemak. Begitu pula sebaliknya jika Anda menghindari lemak, pastikan karbohidrat maupun protein tetap ada dalam menu diet Anda. 

  1. Tidak untuk Minuman Manis 

Bukan hanya makanan yang mesti diperhatikan dalam program diet Anda. Memilih minuman yang tepat pun bisa menjadi kunci untuk bisa sukses dalam diet tanpa mengabaikan kebutuhan energi harian. Minuman terbaik jelas air putih. Sementara itu, minuman yang harus dihindari adalah minuman manis. Jenis minuman yang mengandung banyak gula hanya akan menyumbang banyak kalori dalam tubuh, tapi membuat Anda tetap lapar dan makan banyak. Alhasil, Anda pun akan kelebihan energi sebab mendapat asupan karbohidrat dari gula di minuman manis serta dari makanan yang Anda santap. 

*** 

Diet bukan berarti membuat tubuh lemas seharian karena kebutuhan energi tidak terpenuhi. Diet yang baik adalah tahu cara memenuhi kebutuhan energi tubuh tanpa kelebihan yang berpotensi membuat daging dan lemak di badan menumpuk.

5 Manfaat Olahraga Panahan

Pada umumnya olahraga panahan sering dianggap sebagai olahraga statis, meskipun pemanah atau atlet olahraga ini yang kompetitif benar-benar membutuhkan banyak tenaga, ketahanan dan fokus untuk bisa tampil optimal. Bagi orang yang baru akrab dengan olahraga ini, bisa jadi akan terkejut jika mengetahui terdapat banyak manfaat kesehatan yang diberikan panahan.

Manfaat olahraga yang satu ini sering kali disepelekan, karena memang sebagian besar orang berpikir bahwa olahraga ini sebatas gerakan sederhana menggunakan busur dan anak panah untuk menembak target. Selain manfaat fisik, panahan juga dapat meningkatkan kesehatan mental seseorang yang berolahraga dengan ini.

Manfaat Olahraga Panahan

Olahraga memanah memang minim pergerakan karena dilakukan hanya dengan berdiri dan membidik target atau tujuan, meski demikian olahraga yang sudah ada sejak zaman Paleolitik ini memiliki banyak manfaat bagus untuk tubuh. Berikut beberapa keuntungan yang didapatkan tubuh ketika berolahraga memanah.

  1. Kuatkan Tubuh Bagian Atas

Olahraga ini menempatkan tekanan otot-otot kedua lengan, dada, bahu dan punggung, bisa dibilang mirip seperti angkat beban. Tekanan ini dapat ditahan selama beberapa detik sebelum pemanah melepaskan anak panahnya, dengan pengulangan yang sama tekanan menarik dan melepaskan tali busur diklaim mampu menguatkan otot tubuh bagian atas.

  1. Kontrol Keseimbangan

Keberhasilan pemanah dalam mengenai sasaran sangat tergantung pada keseimbangan si pemanah, seseorang harus bisa menahan tubuh saat membidik dan bersiap melepas tembakan. Latihan memanah membantu seseorang mengontrol keseimbangan ketika sedang fokus membidik target, semakin sering berlatih maka otot akan terbiasa seimbang.

  1. Melatih Koordinasi

Koordinasi menjadi hal paling utama dalam memanah adalah mata dan tangan, panahan melatih tangan pemanah untuk bisa bekerja di saat melakukan tugas yang berbeda. Seperti membidik dan melepaskan panah berdasar apa yang dilihat, semakin sering berlatih maka semakin terlatih juga koordinasi tersebut.

  1. Sehatkan Jantung

Diketahui dalam sebuah pertandingan, pemanah bisa berjalan sejauh 8 km ketika melakukan hasil penembakan. Aktivitas ini memang dilakukan dalam waktu yang cukup pendek, efek kumulatif dari berjalan di seluruh kompetisi diklaim mampu meningkatkan kesehatan jantung, kekuatan otot dan kekuatan kaki.

  1. Lebih Fokus

Fokus dalam kesuksesan sebagai pemanah dan mengembangkan fokus memberi dampak positif pada kesehatan mental seseorang. Semakin seseorang fokus pada target, maka semakin mudah ia membidik secara jernih dan tepat. Baik dalam latihan maupun pertandingan, selain itu keterampilan ini juga akan membantu mengatasi situasi sulit dan menekan dalam hidup.

Pertimbangan Sebelum Bermain

Panah menjadi olahraga yang menuntut aktivitas fisik kuat, meski begitu bagi mereka yang tidak langsung mengetahuinya pasti akan meremehkan tuntutan memanah dengan benar. Karena termasuk dalam olahraga berat, maka sangat disarankan seseorang untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memulai latihan.

Terutama bagi mereka yang memiliki penyakit, selain itu pahami alat keselamatan yang harus dipakai seperti pelindung lengan dan jari serta dada yang mampu melindungi dari luka akibat terkena busur atau yang lainnya. Hampir semua orang bisa berpartisipasi dalam olahraga panahan, karena memang banyak manfaat positif yang bisa didapatkan.

Namun sangat penting untuk mempelajari bentuk dan teknik panahan secara tepat, tentunya dari instruktur panahan yang kualitasnya sudah terbukti. Hal ini memungkinkan seseorang terhindar dari cedera saat berlatih, jika mengalami rasa sakit secara tiba-tiba dan menyakitkan pada lengan, bahu, dada dan punggung maka segera hentikan aktivitas berlatih olahraga ini.

9 Tips Merawat Kucing di Rumah

Menjadi salah satu hewan peliharaan favorit terutama untuk masyarakat Indonesia, kucing memang banyak dipelihara. Mamalia karnivora ini hadir dalam bentuk ras dan jenis yang juga menjadi salah satu alasan banyak orang memeliharanya, terdapat juga beberapa manfaat pelihara kucing. Namun sebelum itu, seseorang harus terlebih dahulu mengetahui bagaimana cara merawat dengan benar.

Sering kali tingkah kucing yang lucu membuat manusia yang memeliharanya merasa terhibur, memiliki bentuk fisik yang mungil dan berbulu juga membuat seseorang semakin gemas untuk memeluk atau sekadar mengelus tubuhnya. Meski demikian terdapat juga masyarakat yang enggan memelihara karena kucing dianggap menyebarkan penyakit toksoplasmosis.

Manfaat Pelihara Kucing

  • Menurunkan Stres

Memelihara dan sering berinteraksi dengan kucing peliharaan bisa mengurangi stres yang sedang dialami seseorang. Dengan memelihara kucing bisa melepaskan hormon oxytocin yang membuat si pemeliharanya merasa lebih santai dan mengurangi kadar stres.

  • Membantu Tubuh Bergerak

Memancing kucing bermain tidak perlu menggunakan alat mahal, cukup gunakan kertas atau tali untuk menarik perhatian kucing. Banyak bermain dengan kucing otomatis membuat tubuh seseorang juga ikut bergerak.

  • Melatih Kesabaran

Dibutuhkan kesabaran lebih bagi seseorang jika ingin memelihara kucing, seperti ketika mempersiapkan peralatan yang harus dipakai. Misalnya kandang, pasir kucing hingga makanan dan juga minumannya, semuanya ini dibutuhkan ketelatenan si pemelihara.

Masih banyak lagi manfaat yang bisa didapatkan seseorang ketika memutuskan untuk memelihara kucing. Namun, perlu diketahui bahwa untuk memelihara kucing terlebih dahulu harus mengetahui cara merawatya dengan benar. Agar nantinya tidak mengalami kesulitan seperti ketika kucing sakit atau tidak mau makan.

Cara Merawat Kucing

  • Pahami Kebutuhan Asupan

Perlu diketahui jika memelihara anak kucing, jumlah gizi yang dibutuhkan dua kali lebih besar dari kucing dewasa, namun bukan artinya memberi makan terus-menerus. Anak kucing mulai belajar makan setelah lima sampai enam minggu dan masih harus menyusu pada induknya. Berikan makanan empat kali sehari, pilih yang mengandung banyak vitamin dan nutrisi.

  • Jangan Beri Makanan Anjing

Makanan anjing tidak memiliki kandungan taurin, nutrisi yang dibutuhkan kucing untuk mencegah penyakit janting dan penglihatan kabur. Hal ini harus diperhatikan jika memang seseorang benar-benar ingin memelihara kucing.

  • Kucing Karnivora Alami

Beri kucing makanan yang berasal dari daging hewan alami, seperti ayam, sapi atau ikan dan hindari pemberian tumbuh-tumbuhan. Makanan dari tumbuh-tumbuhan tidak mampu dicerna dengan baik oleh si kucing, meskipun tidak sedikit pemilik yang memberi makanan berupa sayuran dan nasi, hal ini justru membuat kotorannya bau.

  • Mandikan Teratur

Kucing bisa bau, untuk itu perlu dimandikan secara teratur dan ketika memandikannya gunakan air dingin. Karena jika menggunakan air panas justru akan merusak bulu dan menyebabkan iritasi kulit, jika kucing rewel bisa gunakan tisu basah. Semprotkan juga pewangi agar badannya terhindar dari kutu.

  • Rutin Menyikat Bulu

Sering menyikat bulu dengan sisir khusus juga perlu dilakukan, terlebih ketika kucing peliharaan memiliki bulu yang tebal. Ini dapat membuat nyaman dan membantu menghilangkan rambut mati, kuman dan bakteri pada bulu kucing.

  • Ajak Bermain di Luar

Seperti manusia, kucing juga merupakan makhluk hidup yang memiliki rasa bosan ketika berada di dalam rumah. Ini termasuk manfaat pelihara kucing, yakni mengajaknya bermain di luar rumah, otomatis si pemilik akan menggerakan tubuhnya ketika bermain dengan kucing. Hal ini diklaim efektif untuk menurunkan stres karena beban pikiran berat.